Syarat Makan di Lounge In The Sky Jakarta, Bukan Cuma Punya Duit Jutaan Rupiah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 30 Maret 2022 | 09:52 WIB
Syarat Makan di Lounge In The Sky Jakarta, Bukan Cuma Punya Duit Jutaan Rupiah
Lounge In The Sky (Antara)

Suara.com - Lounge In The Sky Jakarta lagi populer karena menghadirkan sensasi makan di restoran di ketinggian 50 meter. Namun untuk bisa menikmatinya harus memenuhi syarat tertentu. Punya duit banyak belum tentu bisa makan di Lounge In The Sky.

Dikutip dari Antara, harga layanan di Lounge In The Sky mulai dari Rp1,6 juta.

Director DITS Asia, Plat Ong, mengatakan tamu yang diizinkan makan di ketinggian hanya mereka yang sudah berusia minimal 17 tahun, tinggi minimal 145 cm dan berat maksimal 150 kilogram. 

"Kalau di bawah 145 cm, takutnya sabuk tidak terlalu kencang dan bisa longgar," kata Plat kepada media dalam pembukaan Lounge In The Sky, Senin (28/3/2022).

Selai itu tamu juga harus dalam kondisi sehat. Mereka akan menandatangani surat keterangan untuk menyatakan tak mengidap penyakit kronis, penyakit jantung, darah tinggi, atau sakit tulang punggung. 

Perempuan yang sedang hamil juga tidak boleh menaiki platform ini. 

Tamu restoran harus menaati aturan demi keselamatan bersama, seperti dilarang merokok di udara, termasuk rokok elektrik. Maka, tak ada asbak yang disediakan di meja restoran.

Tak perlu khawatir kebelet buang air saat berada di langit Jakarta, sebab setiap tamu akan diberi waktu khusus untuk ke toilet menjelang keberangkatan. 

Namun, restoran melayang ini bisa jadi diturunkan secara darurat bila ada kondisi yang mendesak seperti menangani kondisi medis tamu. 

Idealnya, platform melayang ini diangkat dengan crane hingga ketinggian 50 meter.

Bila cuaca buruk, seperti angin kencang dan hujan, platform akan diturunkan hingga 25 meter. 

Setelah cuaca kembali mendukung, restoran kembali dinaikkan ke tinggi semula. 

Saat ANTARA mencoba naik, Senin (28/3), platform sempat diturunkan karena hujan turun mendadak. 

Namun tak lama setelah itu, restoran kembali ke ketinggian 50 meter karena hujan segera berhenti.

Restoran melayang yang saat ini akan beroperasi hingga Desember 2022 menyediakan 32 bangku, dibagi dalam delapan meja yang dikelilingi empat bangku. 

Model restoran dalam Lounge In The Sky berbeda dengan Dinner In The Sky di mana pengunjung duduk mengelilingi bar berbentuk persegi.

Karena dibagi-bagi dalam kursi dan meja bundar, tamu bisa mendapatkan lebih banyak privasi dan bisa menerapkan pembatasan jarak dengan orang lain. 

Untuk reservasi, Anda harus memesan minimal dua orang yang akan ditempatkan di meja yang sama.

"Satu meja ada empat kursi, maka minimal reservasi dua orang, alasannya kami tak mencampur tempat duduk dengan orang lain," katanya.

Bagi Anda yang takut ketinggian, disarankan untuk memilih kursi di bagian dalam yang lebih dekat dengan platform bar. Di situ, Anda bisa berpegangan dengan besi yang menghubungkan platform dengan area dapur. 

Tapi, latar belakang yang lebih menarik untuk berfoto didapat bila memilih kursi bagian luar. Jika Anda mengincar angle foto atau video yang menarik, pertimbangkan untuk memilih kursi bagian luar meski mungkin terasa lebih menegangkan untuk mereka yang takut ketinggian.

Ong punya kiat agar pengalaman makan di ketinggian terasa maksimal. Kenakan baju yang nyaman. 

Kadang kala angin bertiup agak kencang saat berada di ketinggian, jika Anda tak kuat diterpa angin, coba pakai baju yang lebih tertutup agar tak kedinginan. 

Hal yang sama bisa diterapkan pada alas kaki. Pakailah sepatu atau sandal yang ukurannya pas agar tidak ada risiko longgar dan terjatuh dari ketinggian.

Tamu yang datang ke restoran melayang ini hampir bisa dipastikan akan mengabadikan pengalaman unik saat mengudara di langit Jakarta. 

Jika membawa kamera atau ponsel untuk merekam video dan menjepret pemandangan Anda dengan latar belakang gedung dan lalu lintas di area Semanggi, hati-hati agar gawai tidak terlepas dari tangan dan terjatuh.

Lebih baik pakai casing ponsel yang memiliki pegangan atau ceruk untuk tali yang bisa diselipkan ke pergelangan tangan untuk memastikan ponsel tetap aman meski tangan Anda bergerak kesana kemari. 

Terakhir, jangan sia-siakan kesempatan untuk buang air sebelum naik ke platform agar Anda bisa menikmati sensasi unik tanpa terganggu hasrat ke toilet.

Akan ada 2 sesi setiap hari kerja, dan 3 sesi pada akhir pekan, dengan durasi 60 menit.

Presiden Direktur PT Malka Manah Cipta, Darma Mangkuluhur Hutomo dalam pembukaan, Senin (28/3), berharap restoran melayan ini menjadikan Mangkuluhur City sebagai pusat gaya hidup bagi generasi muda Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam rangka menghidupkan kembali sektor pariwisata yang telah terdampak oleh pandemi selama lebih dari dua tahun.

Peluncuran restoran ini dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Ketua MPR Bambang Soesatyo, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, juga pesohor seperti Baim Wong dan Atta Halilintar serta Aurel Hermansyah.

Bambang berharap hadirnya destinasi baru pencinta kuliner ini dapat menyerap tenaga kerja, menambah penyerapan perekonomian Indonesia, serta memberikan pilihan bagi masyarakat Indonesia untuk bisa merasakan atraksi kelas dunia tanpa harus jauh-jauh pergi ke luar negeri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang

Kejar Target Tembus Top 50 Kota Global, Pramono Anung 'Gerilya' ke Tiongkok hingga Jepang

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:56 WIB

Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM

Desak Transisi Energi Adil, Massa Gelar Aksi di Depan Kantor ESDM

Foto | Rabu, 22 April 2026 | 16:55 WIB

Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano

Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 16:38 WIB

Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh

Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:16 WIB

Efek Jera ala Tanah Abang: Pencuri iPhone Diarak Sambil Dikalungi Tulisan 'Saya Copet'

Efek Jera ala Tanah Abang: Pencuri iPhone Diarak Sambil Dikalungi Tulisan 'Saya Copet'

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:56 WIB

Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM

Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 14:55 WIB

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:34 WIB

Jadwal Padat dan Pindah Venue, Persija Jakarta Tetap Bidik 3 Poin Lawan PSIM Yogyakarta

Jadwal Padat dan Pindah Venue, Persija Jakarta Tetap Bidik 3 Poin Lawan PSIM Yogyakarta

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 12:49 WIB

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

Mengapa Tawuran di Jakarta Tak Pernah Usai? Sosiolog: Mereka Butuh Didengarkan, Bukan Dikhotbahi

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:17 WIB

PSIM Yogyakarta Ingin Tumbangkan Persija, Ze Valente Siap Mengamuk

PSIM Yogyakarta Ingin Tumbangkan Persija, Ze Valente Siap Mengamuk

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:05 WIB

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:02 WIB

Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul

Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:58 WIB

Misteri Absennya Tim Hukum Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Sengaja Diulur?

Misteri Absennya Tim Hukum Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Sengaja Diulur?

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:44 WIB

Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman

Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:38 WIB

Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah

Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:05 WIB

6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?

6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:05 WIB

Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen

Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:59 WIB

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:51 WIB

IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget

IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:34 WIB