Gelar Pertemuan, Cina Berambisi Dukung Pembangunan di Afganistan

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 31 Maret 2022 | 10:25 WIB
Gelar Pertemuan, Cina Berambisi Dukung Pembangunan di Afganistan
DW

Suara.com - Ambisi Cina untuk memiliki andil besar dalam stabilitas dan pembangunan Afganistan di bawah Taliban, sekaligus meningkatkan statusnya, diperlihatkan dalam pertemuan multinasional yang diadakan mulai Rabu (30/03).

Cina, Rusia, Pakistan, Iran, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan direncanakan akan mengirim perwakilan ke pertemuan multinasional pada Rabu (30/03).

Sebuah pertemuan terpisah dari "Extended Troika" yang diadakan secara bersamaan antara utusan khusus untuk Afganistan dari Cina, Amerika Serikat, dan Rusia, kata Kementerian Luar Negeri Cina.

"Cina, AS, Rusia, dan Pakistan adalah negara-negara yang memiliki pengaruh signifikan dalam masalah di Afganistan,” kata juru bicara kementerian Wang Wenbin tentang pertemuan Troika pada briefing harian, Selasa (29/03).

Pembicaraan itu akan "bergema positif dengan pertemuan ketiga menteri luar negeri negara-negara tetangga Afganistan, yang diharapkan dapat lebih memperkuat konsensus semua pihak ... untuk membantu Afganistan mencapai perdamaian, stabilitas, dan pembangunan pada tahap awal," kata Wang.

Menteri Luar Negeri Wang Yi akan mewakili Cina dan menteri luar negeri yang ditunjuk Taliban, Amir Khan Muttaqi, akan mewakili Afganistan dalam pertemuan regional.

Qatar dan Indonesia ditunjuk menjadi perwakilan sebagai tamu undangan. Perwakilan Khusus AS untuk Afganistan Tom West akan mewakili AS pada pembicaraan Extended Troika, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri yang enggan menyebut identitas mengatakan pada Selasa (29/03).

Pakistan juga akan hadir dan Cina diyakini juga mengundang perwakilan Taliban, kata juru bicara itu.

Pertemuan berlangsung di Tunxi, Cina

baca juga

Kepentingan kelompok diselaraskan pada kebutuhan Taliban memenuhi komitmennya untuk membangun pemerintahan yang benar-benar inklusif, tidak ada tempat bagi terorisme, stabilitas ekonomi, dan menghormati hak asasi manusia, hak perempuan, dan hak-hak minoritas, kata juru bicara.

Cina belum mengakui pemerintah garis keras baru Afganistan, tetapi juga telah menahan diri untuk kritik keras Taliban.

Pertemuan diadakan di Tunxi, sebuah kota kuno di provinsi Anhui, memungkinkan para perwakilan dari negara-negara lain untuk tidak menjalani karantina virus corona selama 21 hari yang diwajibkan bagi para pelancong internasional ke ibu kota Beijing dan kota-kota besar Cina lainnya.

Langkah Cina menjangkau sumber daya alam Afganistan

Sebulan sebelum Taliban mengambil alih kekuasaan, Wang menjamu delegasi kelompok itu dalam sebuah pertemuan pada 28 Juli 2021 di kota pelabuhan Tianjin, Cina.

Wang menyebut kelompok itu sebagai kekuatan "penting" bagi perdamaian dan rekonstruksi di Afganistan.

Wang juga melakukan kunjungan dadakan di Kabul pada pekan lalu untuk bertemu dengan para pemimpin Taliban, di tengah kemarahan komunitas internasional atas langkah kelompok itu yang melarang pembukaan sekolah bagi anak perempuan di atas kelas enam.

Cina mengandalkan pendekatan semacam itu untuk menangkis tuduhan dari negara-negara muslim tentang perlakuannya terhadap minoritas Uighur.

Perhatian utama Cina lainnya adalah mengejar peluang dalam mengeksploitasi cadangan sumber daya Afganistan yang luas dan belum berkembang, terutama tambang Mes Aynak yang diyakini menyimpan cadangan tembaga terbesar di dunia.

Pemerintah Afganistan telah melihat kekayaan mineral negara itu, yang diperkirakan bernilai $1 triliun, sebagai kunci untuk masa depan yang makmur, tetapi tidak ada yang mampu mengembangkannya di tengah perang dan kekerasan yang berkelanjutan.

Sekarang, banyak negara, termasuk Iran, Rusia, dan Turki sedang mencari cara untuk berinvestasi, mengisi kekosongan yang tersisa setelah penarikan pasukan AS.

Pada pertemuan pekan ini, Cina akan berusaha untuk memposisikan dirinya sebagai negara yang selalu menyalurkan bantuan kemanusiaan dan proyek pembangunan ekonomi di Afganistan dan secara terbuka akan menyerukan AS untuk mencairkan aset dan rekening pemerintah Afganistan, kata ilmuwan politik Universitas Columbia Alexander Cooley, seorang ahli di Asia Tengah.

"Cina diam-diam menegaskan dirinya sebagai kekuatan eksternal terkemuka di kawasan ini,” kata Cooley.

"Dengan melakukan itu, ia akan memposisikan dirinya sebagai pengkritik kebijakan regional Amerika Serikat dan sebagai pemimpin alternatif dari koalisi kemanusiaan yang terdiri dari tetangga Afganistan.” ha/yf (AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×