Viral Video Lawas SBY Ungkap Alasan Pernah Tidak Menaikkan Harga BBM: Selalu Ditolak oleh Kalangan DPR

Reza Gunadha, Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 02 April 2022 | 12:29 WIB
Viral Video Lawas SBY Ungkap Alasan Pernah Tidak Menaikkan Harga BBM: Selalu Ditolak oleh Kalangan DPR
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keterangan pers terkait KLB Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Suara.com - Sebuah cuplikan video lama yang memperlihatkan Presiden Republik Indonesia Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan alasan pernah tidak menaikkan harga BBM menjadi viral di media sosial.

Video lawas tersebut diunggah kembali oleh seorang warganet melalui akun Twitter @AREAJULID pada Sabtu (2/4/2022).

Dalam video tersebut, SBY mengungkapkan alasan pernah tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat masa pemerintahannya dahulu.

Usulan pemerintah untuk menaikkan harga BBM dulu selalu ditolak oleh DPR.

"Dulu setiap pemerintah mengusulkan kenaikan BBM selalu ditolak oleh kalangan DPR," ungkap Presiden Indonesia Keenam dikutip Suara.com, Sabtu (2/4/2022).

Menurutnya, sejumlah fraksi sudah tidak setuju sejak awal apabila SBY menaikkan harga BBM.

"Sejumlah fraksi bahkan sejak awal tidak pernah setuju kalau saya menaikkan harga BBM," lanjutnya.

Saat itu, sejumlah fraksi menolak usulan pemerintah karena kalau harga BBM naik, kemiskinan akan membengkak.

"Alasannya, kami menolak usulan pemerintah karena kalau BBM dinaikkan inflasi naik, kemiskinan membengkak," kata SBY.

baca juga

Saat era pemerintahannya, SBY tiba-tiba justru diminta untuk menaikkan harga BBM.

"Justru sekarang mengapa tiba-tiba kami dipaksa menaikkan harga BBM. Tidakkah meningkatkan kemiskinan, tidakkah membebani masyarakat kita," ujar SBY.

"Oleh karena itu saya punya pandangan yang berbeda. Kalau harus saya naikkan lagi harga BBM tahun ini beban rakyat terlalu berat. Kasihan mereka," tandas SBY.

Video lawas pernyataan SBY terkait kenaikan harga BBM itu diketahui disampaikan oleh SBY dalam salah satu wawancara pada Agustus 2014 silam.

Cuplikan video lawas SBY yang membahas alasan pernah tidak menaikkan harga BBM itu lantas menuai beragam respons.

"Yang lain pada naik. Yang terus turun rasa percaya masyarakat kepada pemerintah (ya meskipun sejak awal emang ga pernah percaya). Sedih dah kalo diceritain," komentar salah satu warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salah Gunakan 'Surat Sakti', Empat Orang di Sukabumi Selewengkan BBM Bersubsidi Jenis Solar

Salah Gunakan 'Surat Sakti', Empat Orang di Sukabumi Selewengkan BBM Bersubsidi Jenis Solar

Jabar | Sabtu, 02 April 2022 | 10:47 WIB

Penjualan Kendaraan di Indonesia Bisa Terganggu Akibat Naiknya Harga BBM

Penjualan Kendaraan di Indonesia Bisa Terganggu Akibat Naiknya Harga BBM

Otomotif | Jum'at, 01 April 2022 | 22:08 WIB

Solar di SPBU Sering Kosong, Antrean Truk Isi BBM di Kota Pasuruan Mengular

Solar di SPBU Sering Kosong, Antrean Truk Isi BBM di Kota Pasuruan Mengular

Malang | Jum'at, 01 April 2022 | 18:44 WIB

Tak Mampu Beli Pertamax, Masyarakat di Kota Semarang Beralih ke BBM Beroktan Rendah

Tak Mampu Beli Pertamax, Masyarakat di Kota Semarang Beralih ke BBM Beroktan Rendah

Jawa Tengah | Jum'at, 01 April 2022 | 18:43 WIB

Pemakaian BBM Diprediksi Meningkat Saat Ramadhan, Pertamina Tambah SPBU untuk Penuhi Kesediaan Stok

Pemakaian BBM Diprediksi Meningkat Saat Ramadhan, Pertamina Tambah SPBU untuk Penuhi Kesediaan Stok

Batam | Jum'at, 01 April 2022 | 19:00 WIB

Terkini

Dino Patti Djalal Bantah Isu Temui Dubes Singapura, Ungkap Sedang Berada di Australia

Dino Patti Djalal Bantah Isu Temui Dubes Singapura, Ungkap Sedang Berada di Australia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat

Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Tebing 30 Meter Longsor di Magetan, Jalan Antardesa Terputus dan Listrik Padam

Tebing 30 Meter Longsor di Magetan, Jalan Antardesa Terputus dan Listrik Padam

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Zymuno Essential Dorong Pemenuhan Nutrisi & Deteksi Dini

Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Zymuno Essential Dorong Pemenuhan Nutrisi & Deteksi Dini

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Drakor The Substitute Tayang 23 November, Ungkap Sisi Gelap Dunia Sekolah

Drakor The Substitute Tayang 23 November, Ungkap Sisi Gelap Dunia Sekolah

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Tidur Tak Berkualitas Bisa Bikin Lelah dan Picu Masalah Kesehatan, Ini Penjelasan Dokter

Tidur Tak Berkualitas Bisa Bikin Lelah dan Picu Masalah Kesehatan, Ini Penjelasan Dokter

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas

Singapura Niat Pakai Energi Nuklir untuk Listrik Setelah Indonesia Mau Sunat Kiriman Gas

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla

Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:26 WIB

419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

419 Hunian Tetap Semeru di Lumajang Kosong, Pemkab Verifikasi untuk Penataan

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Kendal Tornado FC Gagal Gusur Deltras, Manajemen Tetap Gas Target Liga 1

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:17 WIB

×