Ketua BKKBN Beberkan Kasus Stunting Tertinggi di Lima Daerah

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 04 April 2022 | 19:09 WIB
Ketua BKKBN Beberkan Kasus Stunting Tertinggi di Lima Daerah
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo menyebut penurunan stunting dari tahun-tahun sebelumnya relatif belum mencapai 14 persen di tahun 2024. Sehingga diperlukan adanya percepatan strategi nasional percepatan pencegahan stunting

"Kalau kita lihat dari penurunan dari tahun tahun sebelumnya, itu relatif belum bisa mencapai angka 14 persen di tahun 2024. Oleh karena itu, tadi sangat jelas disampaikan oleh pak Wapres bahwa tahun 2018, 30,8 kemudian tahun 2021 24,4, sehingga penurunan ini 6 persen dalam waktu 3 tahun, sehingga penurunannya 2 persen lebih dikit ya," ujar Hasto dalam Forum Merdeka Barat bertajuk 'Cegah Stunting, Tingkatkan Daya Saing' dari Youtube FMB9ID_IKP, Senin (4/4/2022

Kata Hasto untuk mencapai target 14 persen membutuhkan penurunan 3 persen menuju percepatan penurunan stunting ke 2024.

"Kalau kami ingin menuju angka 14 persen sesuai dengan arah bapak presiden tahun 2024, maka membutuhkan paling tidak 3 persen sehingga membutuhkan percepatan penurunan menuju ke 2024," ucap dia.

Hasto pun membeberkan beberapa wilayah di Indonesia yang kasus stuntingnya masih tinggi. Yakni Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Aceh, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

"Kalau kita lihat dari yang paling memprihatinkan angkanya masih cukup tinggi menurut Survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) itu di antaranya adalah  seperti NTT, kemudian Sulawesi barat dan Sulawesi Tenggara dan juga Aceh dan NTB dan juga Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Ini menjadi daerah-daerah yang tentu 5 besar tertinggi dan urutan tertinggi," papar dia.

Ia mencontohkan seperti di Jawa tengah Jawa Timur, Jawa barat  presentase kasus stunting tidak tinggi, namun jumlah kasus besar lantaran faktor jumlah penduduk yang besar.

"Sehingga kita harus juga memperhatikan wilayah yang jumlah kasusnya besar karena penduduknya besar sekali  lagi seperti Jawa tengah Jawa timur Jawa barat Banten kemudian juga Sumatera Utara," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan terjadi penurunan stunting dalam tiga tahun terakhir dari 30,8 persen menjadi 24,4 persen di tahun 2021.

baca juga

Ma'ruf menuturkan keberhasilan penurunan stunting tersebut berdasarkan hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 .

"Sebagai hasilnya kita menyambut gembira hasil survei status gizi Indonesia SSGI 2021, yang menunjukkan keberhasilan penurunan stunting dalam 3 tahun terakhir, yaitu dari 30,8 persen tahun 2018 menjadi 24,4 persen tahun 2021," paparnya.

Kendati demikian kata Maruf, pemerintah memiliki target penurunan angka stunting dapat ditekan hingga 14 persen hingga 2023.

"Komitmen pemerintah tentu tidak lantas berhenti dengan capaian tersebut, target kita sekarang angka stunting dapat ditekan hingga 14 persen pada 2024," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf: Indonesia Alami Masalah Gizi Kronis Pada Anak dan Ibu Hamil

Wapres Maruf: Indonesia Alami Masalah Gizi Kronis Pada Anak dan Ibu Hamil

News | Senin, 04 April 2022 | 15:55 WIB

Benarkah Rendahnya Konsumsi Daging Sapi Sebabkan Anak Stunting? Simak Dulu Penjelasan Ahli Gizi

Benarkah Rendahnya Konsumsi Daging Sapi Sebabkan Anak Stunting? Simak Dulu Penjelasan Ahli Gizi

Health | Sabtu, 02 April 2022 | 15:39 WIB

Ganjar Pamer Program 5Ng: Angka Stunting di Jateng Paling Rendah se-Nasional

Ganjar Pamer Program 5Ng: Angka Stunting di Jateng Paling Rendah se-Nasional

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 06:03 WIB

Angka Prevalensi Stunting Tinggi, BKKBN Ungkap 3 Penyebabnya

Angka Prevalensi Stunting Tinggi, BKKBN Ungkap 3 Penyebabnya

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 05:26 WIB

Terkini

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:28 WIB

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Purbaya dan Perry Tak Lagi Menjabat, Uang Rupiah Bertanda Tangannya Tetap Laku?

Purbaya dan Perry Tak Lagi Menjabat, Uang Rupiah Bertanda Tangannya Tetap Laku?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:24 WIB

Wajib Coba! Intip Spot Nongkrong Baru di Kemayoran: Ada Donat Jepang dan Pancake Fluffy

Wajib Coba! Intip Spot Nongkrong Baru di Kemayoran: Ada Donat Jepang dan Pancake Fluffy

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:22 WIB

Kenalan dengan Saham Apple (AAPL), Salah Satu Saham Teknologi Populer Dunia

Kenalan dengan Saham Apple (AAPL), Salah Satu Saham Teknologi Populer Dunia

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:20 WIB

×