Soroti Soal BLT Minyak Goreng, Legislator DPR RI: Ini Sebenarnya Teguran Buat Menperin!

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 13 April 2022 | 10:06 WIB
Soroti Soal BLT Minyak Goreng, Legislator DPR RI: Ini Sebenarnya Teguran Buat Menperin!
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto. (Dok: DPR)

Suara.com - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyatakan, bahwa program bantuan langsung tunai atau BLT minyak goreng di tengah masyarakat sebenarnya dapat dimaknai sebagai bentuk teguran.

"Program BLT ini dapat dibaca sebagai teguran kepada Menperin, yang sampai hari ini, hampir satu bulan, belum mampu menurunkan harga minyak goreng sawit (MGS) curah seharga HET sebesar Rp 14 ribu per liter atau Rp 15.500 per kg," kata Mulyanto dalam keterangan di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Menurut Mulyanto, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS nasional) harga rata-rata MGS curah masih bertengger di sekitar angka Rp 19.950 per kilogram.

Menurut dia, bila saja harga MGS curah sudah mencapai HET, tentu Pemerintah tidak harus bersusah-payah mengucurkan program BLT minyak goreng tersebut.

Ia berpendapat bahwa selama harga MGS curah ini masih di atas HET, sebenarnya BLT tersebut lebih dinikmati oleh pengusaha MGS ketimbang rakyat kecil karena dalam praktiknya, selisih antara harga jual dengan HET MGS tersebut langsung ditutup oleh dana BLT tersebut.

"Uang yang diterima rakyat kecil dari BLT ini sebenarnya cuma numpang lewat saja. Untuk selanjutnya uang tersebut masuk ke kantong pengusaha MGS," paparnya sebagaimana dilansir Antara.

Untuk itu, Mulyanto mendesak agar Menperin serius menyelesaikan tata niaga MGS curah ini agar harganya segera mencapai HET, serta jangan mengandalkan pendekatan BLT yang bersifat jangka pendek.

Dengan kata lain, ujar dia, pemerintah secara struktural harus mampu mengendalikan harga MGS curah sehingga tidak kalah dan jangan mau dipermainkan oleh kalangan pengusaha nakal.

Ia menyatakan, akar masalah saat ini adalah tata kelola minyak goreng sawit (MGS) yang oligopolistik sehingga pasokan dan harganya dikuasai oleh segelintir pengusaha.

Pemerintah telah menyalurkan bantuan tunai pedagang kaki lima, warung, dan nelayan (BT-PKLWN) kepada 356.825 penerima melalui TNI dan Polri sejak 15 Maret 2022 hingga 8 April 2022.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam media briefing di Jakarta, Jumat (8/4), memaparkan, selain BT-PKLWN sebesar Rp 600 ribu, pemerintah juga akan memberikan BT-PKLWN sebesar Rp 300 ribu sebagai bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada 2,5 juta penerima, yang utamanya adalah PKL atau warung makanan dan gorengan di 514 kabupaten/kota.

Bantuan tersebut diberikan sebesar Rp 300 ribu per penerima per tiga bulan, sehingga masing-masing penerima mendapatkan BLT minyak goreng Rp 100 ribu per bulan. Namun, penyalurannya akan dilakukan secara langsung untuk tiga bulan pada Ramadhan ini dan paling lama satu minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Dia menuturkan perhitungan bantuan BLT minyak goreng Rp 100 ribu per bulan dengan asumsi kebutuhan minyak goreng 0,23 liter per minggu jika berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Dengan demikian dalam satu bulan ada kebutuhan satu liter minyak goreng per orang, sehingga jika dalam satu keluarga terdiri dari empat orang besarannya kira-kira Rp 100 ribu," jelasnya.

Susiwijono menyebutkan BLT minyak goreng tak hanya diberikan melalui program BT-PKLWN, namun juga akan diberikan melalui program bantuan sosial (bansos) pangan di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) kepada 20,65 juta penerima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadhan di Makassar, Jalangkote Jarang Ditemui karena Minyak Goreng Mahal

Ramadhan di Makassar, Jalangkote Jarang Ditemui karena Minyak Goreng Mahal

News | Rabu, 13 April 2022 | 09:55 WIB

Kemenag Kepri Expo 2022 Jual Minyak Goreng Rp 18 Ribu Per Liter, Lokasi Bazar di WTB Batam

Kemenag Kepri Expo 2022 Jual Minyak Goreng Rp 18 Ribu Per Liter, Lokasi Bazar di WTB Batam

Batam | Rabu, 13 April 2022 | 07:00 WIB

Gibran Pastikan Penyaluran BLT Minyak Goreng Selesai Sebelum Lebaran

Gibran Pastikan Penyaluran BLT Minyak Goreng Selesai Sebelum Lebaran

Surakarta | Rabu, 13 April 2022 | 04:26 WIB

Kominfo Pastikan Persediaan STB Tidak Langka Seperti Minyak Goreng

Kominfo Pastikan Persediaan STB Tidak Langka Seperti Minyak Goreng

Tekno | Selasa, 12 April 2022 | 21:13 WIB

Tanpa Digoreng, Ini Resep Semur Ayam dan Tahu untuk Menu Sahur yang Lebih Sehat

Tanpa Digoreng, Ini Resep Semur Ayam dan Tahu untuk Menu Sahur yang Lebih Sehat

Lifestyle | Selasa, 12 April 2022 | 19:56 WIB

Pengamat Ungkap BLT Jokowi Sudah Tepat: Banyak Digunakan di Negara Eropa

Pengamat Ungkap BLT Jokowi Sudah Tepat: Banyak Digunakan di Negara Eropa

News | Selasa, 12 April 2022 | 16:23 WIB

Jauh di Atas HET, Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Cibinong Bogor Rp 22 Ribu per Kilogram

Jauh di Atas HET, Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Cibinong Bogor Rp 22 Ribu per Kilogram

Bogor | Selasa, 12 April 2022 | 15:17 WIB

Terkini

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB