Suara.com - Peristiwa kebakaran sebuah bengkel sepeda motor di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang terjadi pada Selasa (12/4/2022) menewaskan 5 orang sekaligus, kesemuanya adalah keluarga dari pemilik bengkel tersebut.
Pihak kepolisan Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok masih mendalami penyebab kebakaran ini. Baru - baru ini, polisi menemukan fakta baru bahwa sebenarnya keluarga tersebut tidak terkunci dari luar, melainkan pintunya terkunci dari dalam.
Berikut ini fakta - fakta kebarakan maut yang menewaskan 5 orang anggota keluarga pemilik bengkel di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara:
![Kebakaran di Warakas, Jakarta Utara, menewaskan satu keluarga pada, Selasa (12/4/2022). [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/12/69143-kebakaran-di-warakas.jpg)
1. Kebakaran terjadi pada Selasa dini hari
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/4/2022) dini hari. Sehingga sedikit orang yang mengetahui perstiwa tersebut. Dengan seketika api melalap habis bengkel tersebut dan menewaskan 5 orang yang merupakan satu keluarga.
Selang beberapa jam, akhirnya pemadang kebakaran mendapat laporan bahwa terlah terjadi kebarakan di daerah Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
2. Api berhasil dipadamkan oleh Damkar
Setelah mendapat laporan sekitar pukul 02.37 WIB, akhirnya 10 unit mobil Damkar 50 personil pemadam kebakaran dengan sigap memadamkar api yang sudah berkobar tersebut. Akhirnya pada pukul 03.55 WIB api berhasil dipadamkan. Namun, naas pemilik bengkel tewas dilalap api.
3. Lima orang tewas dalam kebakaran ini
Saat api membakar bengkel yang juga digunakan sebagai tempat tinggalnya tersebut, 5 orang yang ada di dalam bengkel tersebu tidak bisa melarikan dari dari kobaran api, karena pintunya terkunci. Dan sepertinya mereka tidak menemukan dimana posisi kunci tersebut.
Bahkan warga sekitar mendengar teriakan 5 orang tersebut, berikut juga dengan suara mereka saat menggedor - gedor pintu yang sedang terkunci tersebut. Hingga akhirnya, Jon Vaber Tampubolon (50), Delma Wati Simanjuntak (50), Darius (25), Ave (15), dan Lois (10) meninggal di tempat.
4. Korban akan dimakamkan di kampung halamannya
Satu keluarga yang tewas akibat kebarakan tersebut, merupakan orang yang berasal dari Medan Sumatera Barat. Dan rencananya, mereka akan di bawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan.
5. Polisi masih dalami kasus kebarakan ini
Tim Puslabfor melakukan olah TKP dengan mengambil beberapa barang bukti sisa - sisa kebakaran. Yakni instalasi kelistrikan dan abu arang sisa kebakaran. Abu sebanyak 500 gram dibawa oleh Tim Puslabfor untu dibawa ke laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kebakaran.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Menimbulkan Kerugian Besar, Sumsel Punya Pekerjaan Rumah Kendalikan Karhutla
Sumsel | Jum'at, 15 April 2022 | 15:23 WIB
Mobil Angkut Pertamax Tabrak Pagar Lalu Kebakaran, Empat Orang Terluka
Malang | Jum'at, 15 April 2022 | 13:39 WIB
Kronologi Bocah SMP di Kuansing Bakar Sekolah, Kesal Ditegur Guru, Terinspirasi Film Action
Riau | Jum'at, 15 April 2022 | 12:28 WIB
Update Kebakaran Maut di Warakas, 5 Jenazah Dibawa ke Sumatera Utara
News | Jum'at, 15 April 2022 | 11:03 WIB
Fakta Baru Kasus Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Warakas, 5 Korban Tewas Bukan karena Bengkel Digembok dari Luar
News | Jum'at, 15 April 2022 | 10:50 WIB
Tunjungan Plaza Kebakaran, Penghuni Gedung Sebelah Malah Santai Rekam Sambil Bukber, Publik: Indo Pride!
News | Jum'at, 15 April 2022 | 10:02 WIB
Terkini
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB