Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyebar Hoaks Ibu Gorok Anak saat Bangunkan Sahur di Lubang Buaya

Chandra Iswinarno

Senin, 18 April 2022 | 17:24 WIB
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyebar Hoaks Ibu Gorok Anak saat Bangunkan Sahur di Lubang Buaya
Anak gadis yang disebut ditusuk ibunya karena bangunin sahur bikin video klarifikasi. [TikTok]

Suara.com - Anggota Polsek Cipayung menangkap seorang pria berinisial MRA (23) yang diduga menjadi pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks tentang ibu gorok anak saat bangunkan sahur.

MRA diduga menjadi pelaku yang menyebarkan video dengan menambahkan narasi adanya seorang ibu menggorok leher anaknya saat membangunkan sahur di kawasan Kelurahan Lubang Buaya.

Kapolsek Cipayung Kompol Bambang Cipto mengatakan, MRA ditangkap di Kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Senin (18/4/2022). 

"Pelaku sementara kami amankan. Untuk diduga pelakunya satu warga (tinggal di satu lingkungan) dengan korban," kata Bambang kepada wartawan di Polsek Cipayung, Senin (18/4/2022).

MRA disebut tinggal di satu lingkungan dengan ibu dan anak yang dinarasikannya terjadi penggorokan. Dari hasil penyelidikan, saat kejadian MRA tidak berada di lokasi.

Pengakuannya kepada polisi, dia mendapatkan video berdurasi 30 detik yang merekam seorang anak perempuan dengan luka  di bagian lehernya.

Tanpa pikir panjang, dia langsung mengunggahnya ke media sosial dengan membuat narasi yang jauh berbeda dengan fakta sebenarnya.

"Ternyata, dia itu belum mengecek kebenaran tapi sudah langsung main upload saja, main disebarkan," kata Bambang.

Sementara itu, kepada ibu dan anak dalam video yang menjadi korban penyebaran berita bohong diminta untuk membuat laporan ke Polsek Cipayung.

baca juga

"Kami minta korban untuk segera melapor. Karena sampai sekarang kami belum menerima laporan korban. Sementara pelaku kami amankan di Mapolsek Cipayung," kata Bambang.

Untuk diketahui, Video viral di TikTok menarasikan seorang ibu tega menggorok anak. Dalam unggahannya disebut, sang ibu menggorok anaknya karena dibangunkan saat sahur.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono memastikan, narasi dalam video yang beredar di TikTok tersebut hoaks.

Sebab, kejadian yang sebenarnya ialah ibu berinisial Y tidak sengaja melukai leher anaknya berinisial M saat memotong lontong.

"Saudari Y sedang mempersiapkan makan sahur bersama anaknya M. Kemudian Y memotong lontong dengan pisau kecil dan tidak sengaja mengenai leher anaknya yang ada di dekatnya hingga mengeluarkan darah," ungkap Budi kepada wartawan, Senin (18/4/2022).

Saat kejadian, kata Budi, Y langsung mencari pertolongan ke warga sekitar untuk membawa anaknya ke RS Haji, Pondok Gede.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak yang Disebut Digorok Ibunya karena Bangunin Sahur Klarifikasi, Gayanya Disorot: Nyalahin Netizen, Sok Seleb

Anak yang Disebut Digorok Ibunya karena Bangunin Sahur Klarifikasi, Gayanya Disorot: Nyalahin Netizen, Sok Seleb

Sumbar | Senin, 18 April 2022 | 13:45 WIB

5 Fakta Sebenarnya soal Video Viral Gadis yang Ditusuk Ibu Gegara Sahur, Ternyata Begini

5 Fakta Sebenarnya soal Video Viral Gadis yang Ditusuk Ibu Gegara Sahur, Ternyata Begini

News | Senin, 18 April 2022 | 11:13 WIB

Video Viral di Tiktok! Ibu Tusuk Leher Anaknya Diduga karena Dibangunkan Sahur

Video Viral di Tiktok! Ibu Tusuk Leher Anaknya Diduga karena Dibangunkan Sahur

Sumbar | Senin, 18 April 2022 | 03:35 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×