Kronologi Terungkapnya Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB Malang

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 19 April 2022 | 14:01 WIB
Kronologi Terungkapnya Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB Malang
Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Tewas di Pasuruan, Akun Instagram Banjir Ucapan Duka. [Instagram/@bagus.lazuardi87]

Suara.com - Kasus mahasiswa kedokteran Universitas Brawijaya Malang, bernama Bagus Prasetya Lazuardi (25) yang ditemukan tewas di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan telah terungkap. Mahasiswa yang berasal dari Tulungagung meninggal karena dibunuh.

Kronologi kasus pembunuhan mahasiswa UB ini juga telah terungkap, mulai dari penemuan jasad, tertangkapnya pelaku, hingga reka adegan di TKP.

Berikut kronologi lengkap terungkapnya kasus pembunuhan terhadap Bagus Prasetya Lazuardi:

Awal Mula Jasad Mahasiswa UB Ditemukan

Pada Selasa (12/04/2002), jasad mahasiswa UB tersebut ditemukan di balik semak-semak dilahan kosong pinggir jalan raya Pasuruan-Malang, dalam kondisi sudah membusuk dan kulitnya mengitam.

Jasad mahasiswa UB pertama kali ditemukan oleh seorang penjual kopi yang bernama Sunarti (57). Jasad korban ditemukan tanpa tanda pengenal.

Kasatreksrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo mengungkapkan identitas korban baru terungkap, setelah polisi mengidentifikasi sidik jari korban dengan aplikasi Mobile Automatic Multi Beometric Identification System.

Ayah korban, Tutit Lajuardi melaporkan ke Polsek Tulungagung bahwa Bagus Prasetya Lazuardi menghilangkan sejak Kamis (07/04/2002). Laporan dari ayah korban memperkuat terjadinya pembunuhan.

Penyelidikan Polisi

baca juga

Pihak kepolisian setempat mendatangi rumah pacar korban, yaitu TS di Malang pada Selasa 12/04/2002). Hal ini karena Bagus Prasetya Lazuardi terakhir terlihat keluar bersama pacarnya yaitu TS, menaiki mobil Toyota Innova.

Akan tetapi, muncul kejanggalan ketika mobil Toyota Innova tersebut menghilang.

Saat diinterogasi, TS mengatakan kepada pihak kepolisian setempat bahwa  dirinya langsung dipulangkan ke rumahnya. Ia mengakui terakhir bertemu korban pada Kamis (07/04/2022).

Polisi juga mengungkapkan bahwa korban dengan pacarnya hanya keluar sebentar untuk mencari makan, lalu langsung pulang.

Hasil Autopsi

Terungkapnya penyebab kematian mahasiswa kedokteran UB Malang itu setelah hasil autopsi keluar di RS Pusdik Gasum, Porong, Sidoarjo, Rabu (13/04/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Cinta Mahasiswa Kedokteran UB Bagus Prasetya Lazuardi Berujung Maut, Saksi Ungkap Fakta Mencengangkan

Kisah Cinta Mahasiswa Kedokteran UB Bagus Prasetya Lazuardi Berujung Maut, Saksi Ungkap Fakta Mencengangkan

Malang | Selasa, 19 April 2022 | 12:28 WIB

Selain Asmara, ZI Rampas Mobil dan Kuras Isi Rekening Bagus Prasetya Lazuardi

Selain Asmara, ZI Rampas Mobil dan Kuras Isi Rekening Bagus Prasetya Lazuardi

Malang | Selasa, 19 April 2022 | 10:46 WIB

Ibu Gorok Anak di Brebes Alami Gangguan Jiwa Berat, Ternyata Ini Penyebabnya

Ibu Gorok Anak di Brebes Alami Gangguan Jiwa Berat, Ternyata Ini Penyebabnya

Jawa Tengah | Selasa, 19 April 2022 | 08:34 WIB

Mahasiswa Kedokteran UB Bagus Prasetya Lazuardi Tewas di Tangan Ayah Tiri Sang Kekasih

Mahasiswa Kedokteran UB Bagus Prasetya Lazuardi Tewas di Tangan Ayah Tiri Sang Kekasih

Malang | Selasa, 19 April 2022 | 08:22 WIB

Babak Baru Kasus Pembunuhan Pegawai Dishub Makassar, Perempuan RA Kembali Akan Dipanggil Polisi

Babak Baru Kasus Pembunuhan Pegawai Dishub Makassar, Perempuan RA Kembali Akan Dipanggil Polisi

Sulsel | Selasa, 19 April 2022 | 06:36 WIB

Cemburu dan Cintai Anak Tiri Sendiri Jadi Motif Pelaku Habisi Bagus Prasetya Mahasiswa Kedokteran UB Malang

Cemburu dan Cintai Anak Tiri Sendiri Jadi Motif Pelaku Habisi Bagus Prasetya Mahasiswa Kedokteran UB Malang

Jatim | Selasa, 19 April 2022 | 05:20 WIB

Terkini

Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik

Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:13 WIB

Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal

Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:12 WIB

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:04 WIB

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:58 WIB

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:55 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:49 WIB

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:46 WIB

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:42 WIB

×