5 Fakta Rektor ITK yang Dituding Rasis Gegara Unggahannya di Facebook

Nur Afitria Cika Handayani

Sabtu, 30 April 2022 | 16:58 WIB
5 Fakta Rektor ITK yang Dituding Rasis Gegara Unggahannya di Facebook
Unggahan rektor ITK yang viral di media sosial. [Twitter]

Suara.com - Nama seorang guru besar sekaligus rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Professor (Prof.) Budi Santosa Purwokartiko mencuat di lini masa media sosial dan menjadi bahasan publik hingga akademisi karena telah diduga melakukan tindakan rasis.

Sebuah tulisan Prof. Budi Santosa dibagikan oleh warganet dan menjadi viral. Diduga tulisan tersebut memuat unsur rasisme lantaran menyinggung kehidupan beragama umat Islam.

Lantas bagaimana kejelasan terkait ulah rektor ITK tersebut? Simak deretan fakta berikut.

1. Tulisan Professor Budi Santosa di Facebook Viral

Tulisan Rektor ITK yang diduga rasis (Twitter/ismailfahmi)
Tulisan Rektor ITK yang diduga rasis (Twitter/ismailfahmi)

Diketahui bahwa Prof. Budi Santosa mengunggah tulisan panjang melalui status akun Facebook pribadinya, Budi Santosa Purwokartiko yang diduga bermuatan rasis. 

Tulisan tersebut berisikan pengalaman guru besar tersebut saat mewawancarai beberapa mahasiswa untuk seleksi beasiswa LPDP. Ia menyinggung soal prestasi yang ditorehkan oleh para mahasiswa tersebut.

"Saya berkesempatan mewawancara beberapa mahasiswa yang ikut mobilitas mahasiswa ke luar negeri. Program Dikti yang dibiayai LPDP ini banyak mendapat perhatian dari para mahasiswa. Mereka adalahanak-anak pinter yang punya kemampuan luar biasa," tulisnya pada (27/04/2022).

Tak hanya itu, ia mengapresiasi mereka lantaran tidak pernah terlibat dalam demonstrasi namun memperoleh Indeks Prestasi (IP) yang tinggi.

"Tidak satu pun saya mendapatkan mereka ini hobi demo. Yang ada adalah mahasiswa dengan IP yang luar biasa tinggi di atas 3.5 bahkan beberapa 3.8 dan 3.9," lanjutnya.

Bagian tulisan Prof. Budi Santosa selanjutnya dituding memuat rasisme lantaran menyinggung kehidupan beragama. Ia membandingkan mahasiswa LPDP tersebut yang ia nilai lebih unggul karena berbicara hal-hal yang membumi, bukan kehidupan setelah kematian.

"Mereka bicara tentang hal-hal yang membumi: apa cita-citanya, minatnya, usaha2 untuk mendukung cita2nya, apa kontribusi untuk masyarakat dan bangsanya, nasionalisme dsb. Tidak bicara soal langit atau kehidupan sesudah mati," lanjutnya lagi.

2. Singgung penggunaan istilah Islami

Prof. Budi Santosa juga turut menyindir mahasiswa yang menggunakan istilah-istilah Islami dalam tulisannya. Ia menilai mahasiswa yang ia wawancarai lebih unggul ketimbang mahasiswa yang menggunakan istilah yang memuat konsep-konsep dalam ajaran Islam.

" Pilihan kata2nya juga jauh dari kata2 langit:insaallah, barakallah, syiar, qadarullah, dsb.," lanjut Budi dalam tulisannya.

3. Sebut hijab sebagai alat penutup kepala 'manusia gurun'

Tak berhenti di situ, Budi Santosa juga menggunakan istilah 'penutup kepala manusia gurun' yang diduga menyindir hijab, pakaian perempuan beragama Islam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria Tua 15 Tahun Tinggal di Gubuk Reot Sendirian, Aksi Baim Wong Bikin Terharu

Viral Pria Tua 15 Tahun Tinggal di Gubuk Reot Sendirian, Aksi Baim Wong Bikin Terharu

Jogja | Sabtu, 30 April 2022 | 16:56 WIB

Viral Aksi Bocah Mau Iktikaf di Masjid, Barang Bawaannya Mencengangkan

Viral Aksi Bocah Mau Iktikaf di Masjid, Barang Bawaannya Mencengangkan

Your Say | Sabtu, 30 April 2022 | 15:40 WIB

Video Viral! Mau Surprise Bawain Makanan Sahur ke Kost, Malah Pergoki Pacar Begituan dengan Cewek Lain

Video Viral! Mau Surprise Bawain Makanan Sahur ke Kost, Malah Pergoki Pacar Begituan dengan Cewek Lain

Sumbar | Sabtu, 30 April 2022 | 15:27 WIB

Profil Rektor ITK Budi Santosa Purwokartiko yang Tulisannya Dituding Rasis

Profil Rektor ITK Budi Santosa Purwokartiko yang Tulisannya Dituding Rasis

News | Sabtu, 30 April 2022 | 15:12 WIB

Viral Standar Uang THR untuk Anak-anak, Diurutkan Umur sampai untuk Anak Tetangga, Wajib Simak!

Viral Standar Uang THR untuk Anak-anak, Diurutkan Umur sampai untuk Anak Tetangga, Wajib Simak!

Hits | Sabtu, 30 April 2022 | 15:11 WIB

Pj Sekda Sukoharjo Positif Covid-19

Pj Sekda Sukoharjo Positif Covid-19

Surakarta | Rabu, 23 Desember 2020 | 16:47 WIB

Terkini

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatra

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

Bukan Sekadar Pertemuan Biasa, Ini Agenda Utama Prabowo Panggil Bos Himbara hingga Rosan ke Istana

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:20 WIB

Kabar Baik! 97 Persen Huntara Rampung, Pengungsi di Aceh-Sumbar Tak Lagi Tinggal di Tenda

Kabar Baik! 97 Persen Huntara Rampung, Pengungsi di Aceh-Sumbar Tak Lagi Tinggal di Tenda

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:04 WIB

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

PDIP Sindir Balik Jazilul PKB: Apa Anda Galau Ingin Adu Domba Kami dengan Pemerintah?

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:02 WIB

Kasus Hanania Travel: Awkarin Tunda Pemeriksaan Saksi dan Davina Karamoy Diperiksa Polisi

Kasus Hanania Travel: Awkarin Tunda Pemeriksaan Saksi dan Davina Karamoy Diperiksa Polisi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:58 WIB

Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?

Jazilul Desak PDIP Tegas jadi Partai Oposisi atau Koalisi, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:47 WIB

Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi

Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:47 WIB

Polisi Periksa Davina Karamoy di Kasus Hanania Travel, Korban Tembus 1.286 Orang

Polisi Periksa Davina Karamoy di Kasus Hanania Travel, Korban Tembus 1.286 Orang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:35 WIB

Donald Trump: Kalau Iran Tak Bersikap Baik, Amerika Akan Jatuhkan Bom di Atas Kepala Mereka

Donald Trump: Kalau Iran Tak Bersikap Baik, Amerika Akan Jatuhkan Bom di Atas Kepala Mereka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:27 WIB