facebook

Profil Ova Emilia, Rektor UGM yang Baru Periode 2022 - 2027

Rifan Aditya
Profil Ova Emilia, Rektor UGM yang Baru Periode 2022 - 2027
Profil Ova Emilia Rektor Baru UGM - Ova Emilia, Rektor Baru UGM masuk ke dalam daftar rektor wanita di Indonesia (ugm.ac.id)

Profil Ova Emilia selaku rektor UGM yang baru menjadi sorotan. Simak ulasan singkatnya di sini!

Suara.com - Universitas Gadjah Mada resmi menetapkan Prof. dr. Ova Emilia, M.Med., Ed., Sp.OG (K), Ph.D sebagai Rektor periode 2022 - 2027 mendatang. Bagaimana profil Ova Emilia tersebut? Siapa Ova Emilia sebenarnya?

Pemilihan ini digelar melalui rapat pleno oleh Majelis Wali Amanat Universitas Gadjah Mada di Balai Senat UGM, pada Jumat 20 Mei 2022 lalu. Untuk mengetahui profil Ova Emilia Anda bisa simak di bawah ini.

Profil Ova Emilia

Profesor Ova Emilia sendiri lahir di Yogyakarta, pada tanggal 19 Februari 1964 lalu. Beliau juga merupakan alumni dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1987. Pendidikan setelah S1 kemudian dilanjutkan di University of Dundee, Skotlandia, pada tahun 1990.

Baca Juga: Segera Mulai Pembangunan Kawasan Kerohanian UGM, Pratikno: Harus Dikawal Sampai Peresmian

Pendidikannya dilanjutkan di Universitas Gadjah Mada, tepatnya pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi pada era tahun 1996 hingga tahun 2000. Berlanjut di tahun 2009, S3 Clinical Teaching di University of New South Wales dijalani, dan pendidikan dokter subspesialis di UGM.

Guru Besar Fakultas Kedokteran

Ova Emilia
Ova Emilia

Nama Prof. Ova Emilia sendiri sebenarnya sudah  lama didengar karena merupakan salah satu guru besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM. Namanya resmi mengisi posisi dekan sejak tahun 2016 silam. Jadi di dunia akademis lingkungan UGM, beliau cukup dikenal.

Pada tahun 2018 lalu, beliau juga ditunjuk sebagai Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia. Tentu ini jadi validasi kapabilitas yang dimilikinya, baik sebagai akademisi maupun seorang yang ulung di bidang organisasional.

Beberapa penghargaan pernah diraih dan menjadi koleksi pada daftar capaiannya. Misalnya First Prize For Young Gynecologist Award pada tahun 1998 lalu, serta SIDA Award tahun 2006 lalu.

Baca Juga: Pembangunan Fasilitas Kerohanian UGM Baru Terealisasi setelah Lama Diwacanakan, Panut Mulyono Beri Pejelasan Ini

Belum lagi keberhasilannya membentuk kurikulum bagi dokter untuk pelayananan KB yang menjadi model pelatihan secara nasional, serta diterapkan di Fakultas Kedokteran di Indonesia. Kurikulum ini dikembangkan tahun 2012 hingga 2020.

Komentar