facebook

Gelaran GSBD 2022 Kenalkan Warisan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah
Gelaran GSBD 2022 Kenalkan Warisan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Gelar Seni Budaya Daerah 2022. (Dok: Pemkab Mojokerto)

Kegiatan ini dapat menjadi kesempatan dalam mengembangkan kesenian dan budaya.

Suara.com - Gelar Seni Budaya Daerah (GSBD) tahun 2022 secara resmi diselenggarakan pada 22-28 Mei 2022, kegiatan ini dihadirkan sebagai bentuk pengenalan warisan budaya dan pariwisata di Kabupaten Mojokerto.

Acara yang digelar di Kawasan Wisata Ubalan Waterpark, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ini mengusung tema 'Adyatama Sandya Nusantara' yang berati keutaman seni budaya Nusantara dan berbagai pagelaran seni budaya lainnya.

Selain itu, ada juga penampilan tarian, bantengan, band musik, musik keroncong, pameran lukisan, festival mewarnai tingkat TK, festival gambar bercerita tingkat SD, stand macam-macam makanan dan minuman, souvenir serta kerjainan khas Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dapat menjadi kesempatan dalam mengembangkan kesenian dan budaya yang ada di Kabupaten Mojokerto, khususnya di lingkup pelajar. Selain itu juga mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mojokerto.

Setelah menyampaikan sambutan serta membuka secara resmi GSBD 2022, Bupati Ikfina meninjau pameram UMKM dan melihat pameran lukisan sekaligus untuk menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Dalam kesempatan ini, Bupati Ikfina didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, Kepala Disbudporapar, Norman Handito, dan Forkopimca Pacet.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Tenaga Pendidik PAUD, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Gandeng Ubaya

Bupati Ikfina menuturkan juga bahwa GSBD 2022 merupakan agenda runtin Pemkab Mojokerto melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar).

"Gelar Seni Budaya Daerah merupakan ajang untuk mengenalkan warisan budaya, untuk penguatan martabat, jati diri dan sumber inspirasi dalam proses mengenal sejarah bagi kehidupan berbudaya di Kabupaten Mojokerto," ucap Ikfina saat membuka GSBD 2022, Minggu (22/5/2022).

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Gelar Seni Budaya Daerah 2022. (Dok: Pemkab Mojokerto)
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Gelar Seni Budaya Daerah 2022. (Dok: Pemkab Mojokerto)

Selain meningkatkan kehidupan berbudaya, Ikfina menekankan, dalam mengembangkan peninggalan sejarah kerajaan Majapahit beserta tradisi, keragaman budaya, dan adat-istiadat, terdapat wadah yang dapat menyalurkan tradisi budaya.

"Maka perlu memperbanyak ruang kreatif dan berbagai event guna mengembangkan nilai tradisi budaya yang ada di tengah masyarakat," ungkapnya.

Diharapkan, lanjut Ikfina Ia event tahunan GSBD 2022 ini dapat menumbuhkan ketertarikan masyarakat Kabupaten Mojokerto terhadap nilai sejarah dan seni budaya yang akan berdampak pada ekonomi masyarakat.

"Kita berharap dengan kegiatannya para budayawan, para seniman dan wisata Kabupaten Mojoketo ini akan berdampak positif terhadap tingkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto," ungkap Ikfina.

Lebih lanjut, Bupati Ikfina mengajak semua pihak terkait dalam membangun dan mengenalkan wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto agar menjadi tujuan para wisatawan dari luar wilayah ke Kabupaten Mojokerto.

"Ayo kita berfikir bersama bagaimana wisata dan budaya di Kabupaten Mojokerto ini kita tata menjadi bagus dan indah, kemudian orang kalau datang itu ya ingin wisata kemana, wisata ke Kabupaten Mojokerto," ujarnya.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Gelar Seni Budaya Daerah 2022. (Dok: Pemkab Mojokerto)
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Gelar Seni Budaya Daerah 2022. (Dok: Pemkab Mojokerto)


Selain itu, Ikfina bersyukur dengan terselenggaranya GSBD tahun 2022 ini, dapat menjadi peluang silahturahmi para seniman dan menjadi ajang promosi wisata Kabupaten Mojokerto.

"Saya berharap GSBD tahun 2022 ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang sebagai event pariwisata dan masuk dalam kategori wisata budaya atau culture tourism. Harapan ke depannya bisa menjadi event nasional bahkan internasional sehingga masuk dalam kalender wisata," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Norman Handito dalam laporannya menyampaikan, serangkaian acara pada pagelaran GSBD tahun 2022 ini. Mulai pegelaran seni musik keroncong dari Grup Keroncong Jelita, juga ada pameran lukisan dari kelompok pelukis Mojokerto.

Kemudian festival band dari SMABA dan lomba mewarnai tingkat TK se-Kabupaten Mojokerto, dan dilanjutkan dengan pertunjukan bantengan, serta Block Etnik yang menampilkan seni musik.

"Nanti juga ada festival band Agus Kuprit dan Rita, dan di akhir GSBD tanggal 28 Mei nanti ada festival band dari Mc'an and the Gank," kata Norman.

Komentar