Aksi Maling HP Gelayutan di JPO Pasar Mayestik, Pelaku Sempat Melawan Bawa Balok saat Dikepung Warga

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 25 Mei 2022 | 17:22 WIB
Aksi Maling HP Gelayutan di JPO Pasar Mayestik, Pelaku Sempat Melawan Bawa Balok saat Dikepung Warga
Viral maling HP gelantungan di JPO Mayestik lantaran panik setelah dikejar warga. (Instagram)

Suara.com - Maling ponsel genggam yang bergelayutan dan hendak melompat dari atas jembatan penyebrangan orang (JPO) di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru disebut membawa balok. Benda itu digunakan untuk melindungi diri dari ancaman warga yang mengejarnya.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (24/5/2022) dini hari. Usai terkepung warga, maling yang belum diketahui identitiasnya tersebut berlari ke arah JPO di depan Pasar Mayestik dan bergelayutan di sana hampir 30 menit.

"Dia bawa balok, bawa kayu di atas. Dikepung di JPO kanan kiri banyak orang," kata warga bernama Tarsidi saat dijumpai di lokasi, Rabu (25/5/2022) sore.

Sementara itu, warga yang berada di bawah JPO terus membujuk pelaku agar tidak nekat melompat. Bahkan, aparat polisi dan TNI yang hendak menyelamatkan diancam oleh pelaku untuk melompat dari atas JPO.

"Jadi si maling mau disamperin polisi dia ancam mau loncat, polisi mau naik ragu-ragu. Jadi seperti polisinya ragu-ragu takut si maling loncat beneran," sambung dia.

Lokasi maling gelayutan di JPO Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, setelah kepergok satpam dan warga, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Lokasi maling gelayutan di JPO Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, setelah kepergok satpam dan warga, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Terpergok Satpam

Warga lainnya yang bernama Willy mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Sang maling kabur dari arah sebuah apotek di Pakubuwono menuju Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Willy mengatakan, apotek yang disasar oleh pelaku sudah dua kali kebobolan. Aksi itu menyasar ponsel genggam milik karyawan dan terekam kamera pengawas CCTV.

Dari rekaman kamera CCTV pula, wajah pelaku terekam dalam dua insiden sebelumnya. Ketika hendak melancarkan aksinya, satpam yang berjaga pun telah melakukan pengawasan -- dan lagi-lagi wajah si pelaku kembali terekam.

baca juga

Pelaku, kata Willy, sempat hendak membuka pagar aptotek. Namun satpam yang sudah berjaga langsung memergoki aksi tersebut dan meneriaki sang pelaku dengan kata: "maling".

Lokasi maling gelayutan di JPO Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, setelah kepergok satpam dan warga, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Lokasi maling gelayutan di JPO Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, setelah kepergok satpam dan warga, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Sontak teriakan itu mengundang warga sekitar untuk melakukan pengejaran. Pelaku kemudian kabur ke arah JPO yang tepat berada di depan Pasar Mayestik.

"Pelaku kabur ke arah JPO. Warga ikut kejar, nah pelaku terjebak di bawah," beber Willy.

Willy menambahkan, pelaku langsung berlari ke atas JPO karena sudah terkepung oleh warga. Tidak tinggal diam, warga tetap melakukan pengejaran hingga membikin sang maling terdesak.

Karena tidak ada kesempatan lagi, si maling kemudian melakukan aksi nekatnya dengan bergelayutan di atas JPO. Bahkan, dia sempat hendak melompat sebelum aparat kepolisian dari Polsek Metro Kebayoran Baru dan anggota TNI datang melakukan pencegahan.

Viral maling HP gelantungan di JPO Mayestik lantaran panik setelah dikejar warga. (Instagram)
Viral maling HP gelantungan di JPO Mayestik lantaran panik setelah dikejar warga. (Instagram)

Viral

Aksi maling bergelayutan di JPO Pasar Mayestik sempat viral setelah rekaman video pelaku yang mengancam mau meloncat dari JPO diunggah akun Instagram @lensa_berita_jakarta. Dalam Keterangannya disebut perisiwa itu terjadi pada Selasa (24/5/2022) kemarin.

"Pria ini diduga maling HP di kawasan Pakubuwono," tulis akun @lensa_berita_jakarta seperti dikutip Suara.com.

Dalam video terlihat terduga pelaku dalam kondisi telanjang dada bergelantung di atas JPO. Sedangkan warga sekitar yang melakukan pengejaran berkumpul di JPO.

Di sisi lain, tampak salah satu anggota polisi berupaya mengevakuasi terduga pelaku dengan menarik bagian celananya.

Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Doni membenarkan adanya peristiwa ini. Kekinian pelaku telah digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa.

"Sudah diamankan di polsek. Sedang ditangani," ujar Doni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikejar Satpam dan Warga, Maling HP di Kebayoran Baru Gelayutan di JPO Hampir 30 Menit

Dikejar Satpam dan Warga, Maling HP di Kebayoran Baru Gelayutan di JPO Hampir 30 Menit

Jakarta | Rabu, 25 Mei 2022 | 17:02 WIB

Sebelum Gelayutan di Atas JPO Pasar Mayestik, Maling HP Terpergok Satpam Apotek hingga Dikejar Warga

Sebelum Gelayutan di Atas JPO Pasar Mayestik, Maling HP Terpergok Satpam Apotek hingga Dikejar Warga

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:54 WIB

Sempat Gelantungan dan Nyaris Bugil, Maling HP Ancam Loncat dari Atas JPO Gegara Panik Dikejar Warga

Sempat Gelantungan dan Nyaris Bugil, Maling HP Ancam Loncat dari Atas JPO Gegara Panik Dikejar Warga

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 12:43 WIB

Diburu Petugas Damkar Selama 40 Menit di Gorong-gorong, Maling HP di Pasar Rebo Ternyata Beraksi saat Subuh

Diburu Petugas Damkar Selama 40 Menit di Gorong-gorong, Maling HP di Pasar Rebo Ternyata Beraksi saat Subuh

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 19:39 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×