Sampai Tangannya Bergetar, Perjuangan Seorang Ibu Penjual Buah Lawan Kedinginan di Tengah Laut Bikin Publik Terenyuh

Dany Garjito, Fita Nofiana

Jum'at, 27 Mei 2022 | 19:56 WIB
Sampai Tangannya Bergetar, Perjuangan Seorang Ibu Penjual Buah Lawan Kedinginan di Tengah Laut Bikin Publik Terenyuh
Perjuangan ibu jualan di lautan (Instagram/memomedsos)

Suara.com - Video seorang ibu menjual buah di atas kapal membuat publik terenyuh.

Pasalnya dengan tangan yang gemetar akibat kedinginan, ibu tersebut tetap melayani pembeli di atas perahunya.

Video tersebut beredar di media sosial yang juga diunggah oleh akun Instagram @memomedsos.

"Perjuangan seorang ibu jualan buah di tengah laut hingga gemetaran," tulis akun tersebut.

Jualan Meski Sudah Kedinginan

Pada video unggahan akun Instagram @memomedsos, terlihat perempuan paruh baya menjajakan jualannya di atas perahu.

Ibu-ibu jualan buah di atas perahu (Instagram/memomedsos)
Ibu-ibu jualan buah di atas perahu (Instagram/memomedsos)

Meski berdirinya tak stabil karena perahu yang mengangkut digoyang ombak, perempuan paruh baya itu tetap menjajakan buah-buahan ke kapal besar di sampingnya.

Padahal dalam video tersebut terlihat si ibu gemetaran akibat kedinginan.

Bagaimana tidak, angin laut terlihat cukup kencang dan permukaan kapal perahu kapal kemungkinan habis hujan.

baca juga

"Sampai gemetar karena kedinginan," tulis akun Instagram @memomedsos.

Perjuangan ibu jualan di lautan (Instagram/memomedsos)
Perjuangan ibu jualan di lautan (Instagram/memomedsos)

Video tersebut sontak mendapatkan berbagai respons dari warganet.

"Paling enggak bisa lihat beginian, ibu aja keingetnya," komentar warganet.

"Semoga anak-anaknya pada sukses dan berbakti," imbuh warganet lain.

"Perjuangan tak sebanding dengan mereka yang di beliin gorden milyaran ibu. Perjuangan ibu lebih berkah," balas warganet lain.

"Semoga buah hati ibu tidak pernah membentak dan selalu bersyukur memiliki ibu hebat dan semoga buah hati ibu bisa sukses dan berbakti pada ibu," tambah warganet.

"Semoga ibu diberikan rezeki yang berkali-kali lipat," tulis warganet di kolom komentar.

"Duh kasihan si ibu kedinginan sampai gemeteran gitu," timpal lainnya.

Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai lebih dari ribuan kali dan bisa disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gabut Usai Makan Wanita Bikin Tulisan Pakai Biji Cabai, Warganet: Enggak Tega Nyuci

Gabut Usai Makan Wanita Bikin Tulisan Pakai Biji Cabai, Warganet: Enggak Tega Nyuci

Your Say | Jum'at, 27 Mei 2022 | 18:32 WIB

Emak-emak Jual Buah di Tengah Laut, Basah Kuyup hingga Gemetaran Layani Pembeli

Emak-emak Jual Buah di Tengah Laut, Basah Kuyup hingga Gemetaran Layani Pembeli

Riau | Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:48 WIB

Perawat Beri Tahu Alasan Pakai Jilbab ke Belakang, Dimajuin Auto Mode Bocil

Perawat Beri Tahu Alasan Pakai Jilbab ke Belakang, Dimajuin Auto Mode Bocil

Your Say | Jum'at, 27 Mei 2022 | 17:31 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×