Geger Bendera HTI Berkibar di Acara Deklarasi Anies Presiden, Black Campaign buat Jatuhkan Anies Jelang Pilpres?

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 08 Juni 2022 | 15:14 WIB
Geger Bendera HTI Berkibar di Acara Deklarasi Anies Presiden, Black Campaign buat Jatuhkan Anies Jelang Pilpres?
Geger Bendera HTI Berkibar di Acara Deklarasi Anies Presiden, Black Campain buat Jatuhkan Anies Jelang Pilpres? (Suara.com/Arga)

Suara.com - Ratusan orang yang tergabung dalam Majelis Sang Presiden baru saja menggelar deklarasi untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai Presiden RI periode 2024-2029 mendatang. Merujuk informasi Jaringan Nasional Mileanies Pusat, nama kelompok itu terbilang baru di jaringan relawan Anies.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menyebut ada indikasi 'black campain' terhadap sosok Anies. Sebab, dalam deklarasi tersebut sempat ada ketegangan lantaran ada empat bendera yang diduga sebagai atribut HTI.

Tidak hanya itu, para peserta yang hadir mengklaim memiliki latar belakang yang beragam. Mulai dari eks narapidana terorisme, eks HTI, hingga eks FPI.

"Saya tidak tahu apakah memang itu sebagai relawan resmi Anies, atau apakah memang bentuk bagian dari black campaign kepada Anies," ucap Ujang dalam sambungan telepon, Rabu (8/7/2022).

Oleh karena itu, lanjut Ujang, menjadi penting melakukan pencarian informasi lebih dalam terkait kelompok Majelis Sang Presiden. Tidak hanya itu, perlu ada pelacakan terkait motif deklarasi terhadap Anies Baswedan tersebut.

Seseorang tengah membawa bendera HTI untuk dicabut dari panggung acara deklarasi Anies Baswedan jadi Presiden 2024 di Jakarta, Rabu (8/6/2022). (Yosea Arga Pramudita).
Seseorang tengah membawa bendera HTI untuk dicabut dari panggung acara deklarasi Anies Baswedan jadi Presiden 2024 di Jakarta, Rabu (8/6/2022). (Yosea Arga Pramudita).

"Harus dicari dulu, oleh karena itu ini penting bagi kita semua untuk melihat apakah memang itu relawan resmi Anies yang tercatat, katakanlah dia Anies atau memang sengaja melakukan deklarasi itu untuk black campaign terhadap Anies, itu kan bisa terjadi," jelas Ujang.

Ujang memandang, persoalan ini tidak seserdehana yang dibayangkan. Tentunya, akan ada imbas -- entah positif maupun negatif -- terhadap Anies setelah acara deklarasi berlangsung.

"Oleh karena itu saya melihat, bahwa persoalan ini tidak sesederhana yang kita lihat akan berimpact atau berdampak kepada Anies sendiri," papar dia.

Jika acara deklarasi yang digelar Majelis Sang Presiden benar-benar sebagai upaya black campain, tentunya hal itu akan merugikan Anies Baswedan. Menurut Ujang, genderang perang menuju kontestasi Pilpres 2024 telah ditabuh.

baca juga

Merujuk pada latar belakang para peserta yang hadir, Ujang menduga ada semacam desain untuk menarasikan bahwa Anies dekat dengan kelompok 'kanan'. Bisa jadi, nantinya Anies akan dituduh dekat dengan kelompok radikal.

"Tentunya akan berdampak pada Anies. Tentu akan merugikan Anies sendiri karena nanti Anies akan dituduh sebagao capres yang memang berhaluan kanan, yang dituduh radikal," beber Ujang.

Dalam acara deklarasi sempat diwarnai ketegangan lantaran ada empat bendera diduga sebagai atribut HTI di atas panggung. Ujang menilai, ada semacam upaya untuk menurunkan elektabilitas Anies.

"Saya punya keyakinan ini adalah desain untuk mendegradasi atau menurunkan elektabilitas atau popularitas Anies kalau desainnya seperti itu. Karena sudah ada rancangan yang terencana," sebut dia.

Respons Relawan Anies

Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies Pusat, Muhammad Ramli Rahim mengatakan, relawan Anies Baswedan mencapai 100 kelompok. Sedangkan, Majelis Sang Presiden terbilang sebagai nama baru dan belum terkenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Fakta Aksi FPI Palsu yang Dukung Anies Baswedan Maju Capres, Peserta Ngaku Dibayar Rp150 Ribu

6 Fakta Aksi FPI Palsu yang Dukung Anies Baswedan Maju Capres, Peserta Ngaku Dibayar Rp150 Ribu

News | Rabu, 08 Juni 2022 | 14:37 WIB

Jaringan Nasional Milieanies Anggap Terdapat Kejanggalan di Acara Deklarasi Dukung Anies

Jaringan Nasional Milieanies Anggap Terdapat Kejanggalan di Acara Deklarasi Dukung Anies

Video | Rabu, 08 Juni 2022 | 14:00 WIB

Dishub Tunggu Kepgub Anies untuk Implementasi Tarif Integrasi Transportasi Rp10 Ribu

Dishub Tunggu Kepgub Anies untuk Implementasi Tarif Integrasi Transportasi Rp10 Ribu

News | Rabu, 08 Juni 2022 | 14:07 WIB

Berapa Total Keuntungan Dari Formula E? Jakpro: Lagi Dihitung Sekarang

Berapa Total Keuntungan Dari Formula E? Jakpro: Lagi Dihitung Sekarang

News | Rabu, 08 Juni 2022 | 13:58 WIB

Terkini

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

×