Profil Samin Tan, Crazy Rich Indonesia yang Divonis Bebas Kasus Suap Eni Saragih

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 13 Juni 2022 | 20:07 WIB
Profil Samin Tan, Crazy Rich Indonesia yang Divonis Bebas Kasus Suap Eni Saragih
Profil samin tan [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kontroversi kasus Samin Tan, bos PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk memasuki babak akhir. Terbaru, diketahui bahwa permohonan kasasi jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditolak oleh MA (Mahkamah Agung) yang menjadikan status Samin Tan resmi bebas. Ketahui profil Samin Tan, crazy rich Indonesia versi majalah ekonomi Amerika Serikat (AS), Forbes, 2011 berikut. 

Sebagaimana diketahui, Samin Tan tersangkut kasus dugaan tindak pidana korupsi dan berhasil ditangkap KPK pada 5 April 2021 lalu.

Ia dicurigai terlibat dalam suap dan gratifikasi pengurusan terminasi kontrak dalam Perjanjian Karya Perusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) kepada Anggota DPR, Eni Maulani Saragih. KPK menduga, Samin Tan memberikan suap sebesar Rp 5 miliar kepada Eni. 

Sebelumnya KPK menetapkan Samin Tan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan pada 6 April 2020, karena dua kali mangkir dalam pemeriksaan setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Tercatat ia mangkir dari pemeriksaan pada 2 Maret dan 28 Februari 2020. 

Samin Tan disangka melanggar peraturan pemerintah dalam Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Kasus yang menjerat Samin Tan dan anggota DPR Eni ini merupakan pengembangan atas kasus suap proyek PLTU Riau-1.

Dalam perkara tersebut, KPK sebelumnya telah menangkap mantan Sekjen Golkar Idrus Marham, dan juga pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo. 

Profil Samin Tan 

Sebelum kasus yang menjerat dirinya, nama Samin Tan pernah masuk dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Tercatat jumlah kekayaannya mencapai 940 juta dolar AS atau setara dengan Rp 13,624 triliun (kurs Rp14,537 per dolar AS). Lewat bisnis batu bara, ia berhasil menumpuk pundi-pundi kekayaannya hingga pernah berurusan dengan bisnis dari keluarga Bakrie. 

Dalam menjalani kerja sama bisnis tersebut, pria kelahiran Teluk Pinang, Riau, pada 3 Maret 1964 ini kemudian pecah kongsi dengan keluarga Bakrie.

Hal itu dikarenakan investasi yang tak berjalan sesuai dengan harapan. Jumlah investasi yang ditransaksikan di bursa London tak tanggung-tanggung, mencapai 1 miliar dolar AS pada Januari 2012 lalu. 

Samin menaruh uang investasinya di Bakrie Bumi Plc, perusahaan milik keluarga Bakrie dengan mitranya Rothschild yang berlokasi London. Tak disangka-sangka saham tiba-tiba saja anjlok yang awalnya mencapai 100 persen turun drastis hingga hanya 20 persen.

Atas kemerosotan harga saham itu, aset miliknya hanya tertinggal 140 juta dolar AS dan merupakan uang pinjaman. 

Tak sampai di situ, Samin Tan juga pernah mengalami kegagalannya saat ingin menguasai induk PT Berau Coal Energy, Tbk (BRAU) yaitu perusahaan Asia Resource Mineral Ltd (ARMS). Namun baginya kegagalan dalam berbisnis merupakan hal yang wajar. 

Selesai sekolah SMA, Samin sempat melanjutkan ke bangku kuliah dengan masuk jurusan akuntansi di Universitas Tarumanegara.

Namun sayangnya ia tak melanjutkan pendidikannya sejak 1987. Ini menjadikan, Samin Tan sebagai sosok miliader Indonesia yang tak lulus kuliah. 

Selama tidak berkuliah, ia memilih bergabung di kantor akuntan public (KAP) Peat Marwick. Saat bekerja, Samin Tan sangatlah cemerlang, kerja keras dan ketekunannya berhasil menjadikannya sebagai partner KPMG di 1995. Kemudian ia bergabung ke perusahaan jasa akuntansi Deloitte&Touche. 

Kepiawaiannya dalam bidang akuntansi tak perlu diragukan lagi. Hingga empat tahun berselang, Samin bersama Surjadinata Sumantri memutuskan untuk mendirikan Renaissance Capital Asia dan menduduki jabatan sebagai direktur utama. Ambisinya yang sangat besar membuatnya kembali menjalin relasi bisnis dengan Bakrie Group. 

PT Bumi Resource Mineral Tbk milik Bakrie Group kemudian memakai PT Renaissance Capital Asia milik Samin untuk mengakuisisi PT Kaltim Prima Coal dari Beyond Petroleum Plc dan Rio Tinto. Kerja sama dan perkembangan bisnisnya yang terus meningkat membuat Samin tak berhenti di situ saja. 

Pada tahun 2006, Samin kembali mendirikan perusahaan bernama PT Republik Energi & Metal. Salah satu pencapaian tertinggi Samin adalah mengambil alih PT Borneo Lumbung Energy dan berhasil mengubah perusahaan tersebut menjadi perusahaan utamanya sekarang.

Di tangan Samin, PT Borneo Lumbung Energy menjadi perusahaan tambang batu bara yang disegani dalam negeri. 

Perusahaan batu baranya memproduksi batu bara jenis metalurgi yang berkualitas tinggi, dan menjadikan satu-satunya perusahaan di tanah air yang memproduksi jenis barang mahal tersebut.

Bahkan perusahaannya itu memiliki cadangan batu bara hingga sebanyak 69,2 juta ton. Produksi tambangnya terus mengalami peningkatan pada 2010 silam. Hal itulah yang kemudian berhasil mengantarkannya menjadi orang terkaya di Indonesia. 

Itulah tadi profil Samin Tan, crazy rich yang didakwa kasus suap kini divonis bebas setelah permohonan kasasi JPU KPK ditolak MA. Semoga menambah pengetahuan! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok, KPK Panggil Anggota DPR Lasmi Terkait Kasus Baru Menjerat Bupati Banjarnegara Nonaktif Budhi Sarwono

Besok, KPK Panggil Anggota DPR Lasmi Terkait Kasus Baru Menjerat Bupati Banjarnegara Nonaktif Budhi Sarwono

News | Senin, 13 Juni 2022 | 19:56 WIB

Sudah Divonis 8 Tahun Penjara dan Tersangka TPPU, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Kembali Dijerat Kasus Baru

Sudah Divonis 8 Tahun Penjara dan Tersangka TPPU, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Kembali Dijerat Kasus Baru

News | Senin, 13 Juni 2022 | 19:28 WIB

Perjalanan Kasus Samin Tan: Didakwa Suap Eni Saragih, Kini Divonis Bebas Oleh MA

Perjalanan Kasus Samin Tan: Didakwa Suap Eni Saragih, Kini Divonis Bebas Oleh MA

News | Senin, 13 Juni 2022 | 17:07 WIB

KPK Sita Dokumen Geledah Rumah Kediaman VP Summarecon Agung di Kasus Suap Izin Apartemen di Yogyakarta

KPK Sita Dokumen Geledah Rumah Kediaman VP Summarecon Agung di Kasus Suap Izin Apartemen di Yogyakarta

News | Senin, 13 Juni 2022 | 15:35 WIB

Samin Tan Bebas, Begini Respons KPK Usai Upaya Kasasi Ditolak MA

Samin Tan Bebas, Begini Respons KPK Usai Upaya Kasasi Ditolak MA

News | Senin, 13 Juni 2022 | 13:36 WIB

MA Tolak Kasasi KPK, Samin Tan yang Sempat jadi Buronan Kasus Korupsi Akhirnya Bebas

MA Tolak Kasasi KPK, Samin Tan yang Sempat jadi Buronan Kasus Korupsi Akhirnya Bebas

News | Senin, 13 Juni 2022 | 13:28 WIB

Terkini

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB