Sebagian Warga Sri Lanka Mulai Berusaha Masuk Australia Lewat Laut

Siswanto, ABC

Selasa, 14 Juni 2022 | 16:19 WIB
Sebagian Warga Sri Lanka Mulai Berusaha Masuk Australia Lewat Laut
Orang-orang meneriakkan slogan yang menentang Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa di kawasan perumahan setelah pemerintah memberlakukan jam malam menyusul bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di dekat kediaman Presiden di tengah krisis ekonomi negara itu, di Kolombo, Sri Lanka, 3 April 2022. (ANTARA/Reuters/Dinuka Liyanawatte/as)

Suara.com - Lebih dari 300 warga Sri Lanka berusaha masuk ke Australia dalam beberapa pekan terakhir di saat krisis ekonomi di negara tersebut semakin memburuk. Mereka mendapat informasi bahwa mereka akan diizinkan masuk oleh pemerintahan baru Australia di bawah Partai Buruh.

Mereka berada di dalam setidaknya delapan perahu, dua di antaranya adalah yang disebut pada pesan SMS yang dikirim oleh Partai Liberal di hari pemilu 18 Mei lalu yang menyebutkan bahwa kapal itu sudah dihalau kembali ke perairan internasional.

Kebanyakan perahu tersebut berhasil dipergoki oleh Angkatan Laut Sri Lanka, namun dua perahu berhasil masuk  ke perairan Australia.

Sri Lanka sedang menghadapi krisis ekonomi yang parah, dan warganya mulai kekurangan bahan kebutuhan pokok dan obat-obatan, sehingga diperkirakan usaha untuk keluar dari negara tersebut akan semakin banyak dilakukan.

Rekaman yang diperoleh ABC menunjukkan perahu nelayan penuh pencari suaka berada di lautan yang ganas ketika mereka ditemukan oleh Angkatan Laut Sri Lanka.

ABC berbicara dengan beberapa orang yang berada di perahu tersebut yang mengatakan bahwa mereka mendapat informasi akan diizinkan masuk ke Australia oleh pemerintahan baru Australia dari Partai Buruh.

Meski kebijakan Partai Buruh sama dengan kebijakan Partai Koalisi sebelumnya - yaitu tidak seorang pun yang tiba di Australia lewat laut akan diizinkan tinggal di sini - namun para penyeludup manusia menggunakan adanya pemerintahan baru untuk menjual janji-janji muluk.

Dalam pernyataan kepada ABC, Pasukan Penjaga Perbatasan Australia (ABF) mengatakan kebijakan Australia tetap tidak berubah.

"Mereka yang masuk secara ilegal ke Australia menggunakan jalur laut tidak akan diizinkan tinggal permanen di sini," katanya.

baca juga

"Penyeludup manusia adalah tindakan kriminal dan menggunakan segala cara untuk mendapatkan keuntungan atas penderitaan orang lain. Dalam kasus penyeludup manusia, nyawa manusia adalah taruhannya." 

Ratusan orang berada dalam perahu tanpa air minum dan toilet

Pelayaran langsung dari Batticaloa di pantai timur Sri Lanka ke Christmas Island memerlukan waktu sekitar 21 hari.

Ini adalah rute populer yang digunakan oleh pencari suaka setelah perang sipil berakhir di tahun 2009.

Mereka yang berusaha masuk ke Australia sebelumnya adalah kebanyakan warga miskin dan dari kelompok minoritas di Sri Lanka yang mengatakan mereka menghadapi ancaman persekusi di negeri sendiri.

Namun, mereka yang berada di perahu belakangan ini berasal dari berbagai latar belakang etnis dan ekonomi.

"Kami menemukan bahwa beberapa di antara mereka sudah membayar ribuan dolar untuk perjalanan ini, jadi ini pelarian ekonomi," kata perwira angkatan laut Kapten Indika De Silva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Warga Sri Lanka di Ukraina Dibebaskan dari Brutalitas Tentara Rusia

Kisah Warga Sri Lanka di Ukraina Dibebaskan dari Brutalitas Tentara Rusia

News | Rabu, 21 September 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×