Menhub Sebut Mudik Lewat Kapal Laut Sepi Peminat, Padahal Kapasitas Banyak

Erick Tanjung, Achmad Fauzi

Senin, 20 Juni 2022 | 15:34 WIB
Menhub Sebut Mudik Lewat Kapal Laut Sepi Peminat, Padahal Kapasitas Banyak
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui minat masyarakat mudik pakai kapal laut menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kini masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi atau transportasi lainnya.

Maka dari itu, Budi ingin meningkatkan animo masyarakat agar kembali mudik lewat kapal laut. Salah satunya, membuat rute-rute yang jadi favorit masyarakat.

"Kurang minat mudik di laut ini akan kami tingkatkan pak. Jadi kami akan secara keseharian membuat rute laut antara Jakarta ke Semarang dan Surabaya sehingga mereka terbiasa untuk menggunakan," kata Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/6/2022).

Mantan Bos Angkasa Pura II ini menuturkan, banyak keuntungan yang didapat masyarakat, jika mudik dengan kapal laut. Salah satunya, kapasitas yang besar, sehingga bisa menampung banyak penumpang hingga barang.

"Karena kapasitas kita pada saat itu sebenernya besar sekali, tapi tidak terutilisasi, karena belum biasa mereka. Istimewanya untuk laut ini banyak sekali kapasitas yang bisa ditampung," imbuh dia.

Dalam hal ini, Budi memaparkan, total penumpang angkutan umum dalam mudik tahun ini mencapai 13,04 juta orang, jumlah ini ini turun dibandingkan pelaksanaan mudik tahun 2019 yang sebesar 16,84 juta.

Dia merinci, dalam jumlah tersebut penumpang angkutan udara sebesar 3,1 juta orang atau turun 25,6 persen dari 4,2 juta orang di tahun 2019. Kemudian, angkutan kapal penyeberangan juga mengalami penurunan penumpang sebesar 9,5 persen dari 4,1 juta orang menjadi 3,7 juta orang.

Begitu juga penumpang angkutan kapal laut yang juga mengalami penurunan pada mudik tahun ini sebesar 1,97 persen menjadi 1,19 juta orang. Selain itu, penumpang angkutan kereta api alami penurun menjadi 2,06 juta orang di tahun 2022.

Penurunan juga terjadi di angkutan jalan atau darat sebesar 34 persen, dari sebanyak 4,1 juta orang di tahun 2019 menjadi 3,7 juta orang pada tahun 2022.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Animo Tinggi, Menhub Budi Karya Akan Tambah Anggaran Mudik Gratis Tahun Depan

Animo Tinggi, Menhub Budi Karya Akan Tambah Anggaran Mudik Gratis Tahun Depan

Bisnis | Senin, 20 Juni 2022 | 12:56 WIB

30 PMI Ilegal yang Sebagian Besar Asal NTB Kecelakaan di Batam, 7 Orang Hilang

30 PMI Ilegal yang Sebagian Besar Asal NTB Kecelakaan di Batam, 7 Orang Hilang

Bali | Jum'at, 17 Juni 2022 | 12:08 WIB

Menhub Apresiasi UI yang Serahkan Bus Listrik untuk Kegiatan G20

Menhub Apresiasi UI yang Serahkan Bus Listrik untuk Kegiatan G20

Otomotif | Jum'at, 10 Juni 2022 | 21:39 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB