Indonesia Menganut Presidensial, Megawati ke Kader PDIP: Kalau Masih Ada Ngomong Koalisi-Koalisi, Out!

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 21 Juni 2022 | 14:03 WIB
Indonesia Menganut Presidensial, Megawati ke Kader PDIP: Kalau Masih Ada Ngomong Koalisi-Koalisi, Out!
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Bidik layar)

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri menegaskan bahwa dirinya tak segan-segan menendang kader keluar dari partai jika bicara koalisi di Pilpres 2024. Menurut dia dalam sistem negara presidensil tak dikenal namanya koalisi.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato sambutannya di acara Rapat Kerja Nasional atau Rakernas ke-2 PDIP di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

"Ini yang saya tegaskan itu mestinya diquote benar oleh media, kita sistem nya adalah presidensial bukan sistem parlementer. Akibatnya kan saya suka bingung lho bapak Presiden, kok bilang koalisi koalisi koalisi, tidak ada, tidak ada. Kalau kerja sama yes," kata Megawati.

Megawati mengatakan, koalisi hanya ditemukan pada pemilihan perdana menteri. Terlebih bagi negara-negara yang menganut sistem parlementer.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa di Indonesia tak ada yang namanya perdana menteri. Sehingga kader tak perlu lagi bicara soal koalisi partai.

"Ini tata kenegaraan kita ini, tata negara kita tau gak? Kalau masih ada yang ngomong di PDI Perjuangan urusan koalisi-koalisi, out!, berarti gak ngerti sistem ketatanegaraan kita," tuturnya.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan hal tersebut sebagai sebuah kritik yang membangun. Ia pun meminta pernyataannya dikutip dengan benar.

"Bukannya saya ini, ini kritik membangun lho jangan mainin saya diguling-guling, di goreng-goreng. Ini tata pemerintahan dan tata kenegaraan Republik Indonesia lho saya udah gak tahan. Lho kok jadi gini piye," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipuji Jokowi Cantik, Megawati Soekarnoputri Langsung Tersipu Tutupi Wajahnya

Dipuji Jokowi Cantik, Megawati Soekarnoputri Langsung Tersipu Tutupi Wajahnya

Lampung | Selasa, 21 Juni 2022 | 14:04 WIB

Megawati Ngaku Cantik dan Kharismatik Seperti Soekarno: Perempuan Melirik Bapak, Laki-laki Lirik Saya

Megawati Ngaku Cantik dan Kharismatik Seperti Soekarno: Perempuan Melirik Bapak, Laki-laki Lirik Saya

Sumbar | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:56 WIB

Dipertimbangkan PDI Perjuangan untuk Maju di Pilgub 2024, Respon Gibran: Banyak Saran dan Masukan, Ya nanti dulu

Dipertimbangkan PDI Perjuangan untuk Maju di Pilgub 2024, Respon Gibran: Banyak Saran dan Masukan, Ya nanti dulu

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:23 WIB

Dijagokan Jadi Cagub 2024, Gibran: Saya Fokus di Solo Dulu, Garap ASEAN Para Games

Dijagokan Jadi Cagub 2024, Gibran: Saya Fokus di Solo Dulu, Garap ASEAN Para Games

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:20 WIB

Presiden Jokowi: Subsidi BBM Besar Sekali, Bisa Dipakai untuk Membangun IKN Nusanntara

Presiden Jokowi: Subsidi BBM Besar Sekali, Bisa Dipakai untuk Membangun IKN Nusanntara

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:15 WIB

Wow! Ganjar Pranowo dan Bambang Pacul Akhirnya Salaman di Rakernas PDI Perjuangan

Wow! Ganjar Pranowo dan Bambang Pacul Akhirnya Salaman di Rakernas PDI Perjuangan

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juni 2022 | 13:03 WIB

Pesan Megawati Kepada Kader PDI Perjuangan: Jangan Selalu Lihat Survei!

Pesan Megawati Kepada Kader PDI Perjuangan: Jangan Selalu Lihat Survei!

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juni 2022 | 12:51 WIB

Megawati Tidak Mengerti Kenapa Partainya Disebut Sombong

Megawati Tidak Mengerti Kenapa Partainya Disebut Sombong

News | Selasa, 21 Juni 2022 | 12:46 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×