Viral Oknum Satpam Hajar Kepala Mahasiswa Pakai Kayu, Diduga Akibat Salah Tempat Parkir, Tuai Pro Kontra

Dany Garjito, Elvariza Opita

Kamis, 23 Juni 2022 | 12:50 WIB
Viral Oknum Satpam Hajar Kepala Mahasiswa Pakai Kayu, Diduga Akibat Salah Tempat Parkir, Tuai Pro Kontra
Oknum satpam IAIN Ternate hajar mahasiswa pakai kayu diduga gara-gara salah tempat parkir. (Instagram/@majeliskopi08)

Suara.com - Seorang petugas keamanan di IAIN Ternate, Maluku Utara sedang menjadi bulan-bulanan warganet. Pasalnya ia terekam jelas memukul kepala seorang mahasiswa dengan kayu bekas tempat duduk.

Tak hanya itu, aksi kekerasan ini menjadi sorotan karena diduga dilakukan usai menegur mahasiswa tersebut untuk memindahkan kendaraannya.

Aksinya ini seperti yang terekam di video unggahan akun Instagram @majeliskopi08. Terlihat seorang oknum petugas keamanan yang mengamuk kepada mahasiswa sampai mereka harus dipisahkan paksa oleh beberapa orang.

Tak terdengar apa yang diperdebatkan satpam itu. Hanya terdengar ia suara beberapa orang yang meneriaki satpam itu agar tak lagi memukul mahasiswa tersebut.

Meski berhasil diusir pergi, satpam yang mengamuk itu masih sempat membanting kayu yang dipakainya untuk memukul sambil berteriak, "Anak tuh kesini!"

Bukan cuma berteriak, oknum satpam itu juga menunjuk-nunjuk sang korban dan mendesaknya untuk mendatanginya. Namun tampaknya ia kemudian berhasil dihalau untuk menjauhi lokasi, sementara korban langsung dikerubungi untuk dipastikan kondisinya.

Kronologi Pemukulan Mahasiswa

Seorang saksi mata berinisial AK menyebut peristiwa berdarah ini terjadi pada Rabu (22/6/2022), tepatnya sekitar pukul 10.00 WIT di area parkir kampus.

Awalnya RJ, mahasiswa yang menjadi korban, berboncengan dengan temannya ke kampus. Namun setibanya di parkiran kampus, RJ lalu ditegur oleh oknum petugas keamanan tersebut.

baca juga

"Korban dan temannya ditegur oknum security untuk tidak memarkir motor di lokasi tersebut," jelas @majeliskopi08, dikutip Suara.com, Kamis (23/6/2022).

Oknum satpam IAIN Ternate hajar mahasiswa pakai kayu diduga gara-gara salah tempat parkir. (Instagram/@majeliskopi08)
Oknum satpam IAIN Ternate hajar mahasiswa pakai kayu diduga gara-gara salah tempat parkir. (Instagram/@majeliskopi08)

Lalu entah apa yang menyebabkan security itu mengamuk, tetapi yang jelas emosinya tersulut hingga langsung mengambil kayu bekas kursi dan memukulkannya ke kepala RJ.

Tampak di video tersebut darah yang mengalir dari sisi kepalanya, menunjukkan seberapa keras tindak penganiayaan yang sudah dilakukan oleh oknum security tersebut.

Kasus Kekerasan Berakhir Damai

Mengutip akun Instagram @terangmedia, kasus kekerasan yang terjadi pada Rabu pagi ini akhirnya berujung damai. Meski sebelumnya keluarga RJ sudah melaporkan penganiayaan yang diterima ke Polsek Ternate Utara.

Iptu Junaidi dari Polsek Ternate Utara pun datang ke IAIN Ternate untuk memediasi kedua belah pihak beserta keluarga masing-masing.

"Alhamdulillah dari hasil mediasi, pihak keluarga korban pun bersepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan," jelas Junaidi.

Pihak kampus juga membenarkan perihal kesepakatan damai ini. Namun pihak kampus juga siap membantu biaya pengobatan korban.

"Selama tiga hari ke depan pengobatannya seperti apa, kami akan kontrol setiap saat," ujar Wakil Rektor III IAIN Ternate, Mubin Noho.

Tanggapan Warganet

Ilustrasi kekerasan di lembaga pendidikan. (shutterstock)
Ilustrasi kekerasan di lembaga pendidikan. (Shutterstock)

Publik tentu memberikan reaksi keras atas penganiayaan yang terjadi. Banyak yang menegaskan, sekalipun mahasiswa itu mungkin juga bersalah namun tidak sepatutnya security sampai membalasnya dengan melakukan kekerasan.

"Pecat aja, malu-malu in IAIN, laporkan dan proses hukum, jangan mau damai," komentar warganet.

"Kadang mahasiswa yang bikin emosi. Dan kadang satpam yang tempramen," kata warganet.

"Apapun masalahnya kalo memukul walau dia bener akan jadi salah," ujar warganet lain.

"Begini nih jadinya Kalo ada masalah di rumah di bawa-bawa di tempat kerja," tutur warganet.

"Kasihan pak Satpam ..besok nganggur.." imbuh warganet.

"Gitu aja langsung mukul, ngeri kali," timpal yang lainnya.

Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joki Kuda di Bromo yang Viral Memalak Wisatawan Minta Maaf

Joki Kuda di Bromo yang Viral Memalak Wisatawan Minta Maaf

Malang | Kamis, 23 Juni 2022 | 10:29 WIB

Wanita Ini Pilih Nikah dengan Boneka, Mengaku Punya Anak yang Terbuat dari Kain

Wanita Ini Pilih Nikah dengan Boneka, Mengaku Punya Anak yang Terbuat dari Kain

Lifestyle | Kamis, 23 Juni 2022 | 10:46 WIB

Keterlaluan, di Saat Harga Bumbu Dapur Naik, Emak-emak ini Malah Gondol Cabai Pedagang 5 Kilogram

Keterlaluan, di Saat Harga Bumbu Dapur Naik, Emak-emak ini Malah Gondol Cabai Pedagang 5 Kilogram

Hits | Kamis, 23 Juni 2022 | 10:50 WIB

Nyesek! Istri dan Anak Rela Traveling Dunia Cari Suami yang 'Hilang' 6 Bulan, Eh Kepergok Seligkuh di Bandara

Nyesek! Istri dan Anak Rela Traveling Dunia Cari Suami yang 'Hilang' 6 Bulan, Eh Kepergok Seligkuh di Bandara

Hits | Kamis, 23 Juni 2022 | 10:45 WIB

Diduga Cabuli Putri Tirinya, Oknum Kades Didesak Ratusan Warga untuk Mundur: Anak Harusnya Dilindungi

Diduga Cabuli Putri Tirinya, Oknum Kades Didesak Ratusan Warga untuk Mundur: Anak Harusnya Dilindungi

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 10:44 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×