Dibebani Utang Menggunung, Ekonomi Sri Lanka Ambruk Total

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 15:14 WIB
Dibebani Utang Menggunung, Ekonomi Sri Lanka Ambruk Total
Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, pada Senin (16/5/2022) meminta rakyatnya tabah menghadapi krisis yang diperkirakan semakin parah beberapa bulan ke depan. [AFP/Ishara S Kodikara]

Suara.com - Ekonomi Sri Lanka yang dibebani utang besar telah ambruk setelah terjadi kekurangan pangan, bahan bakar, dan listrik selama berbulan-bulan. Demikian pemberitahuan Perdana Menterinya kepada anggota parlemen pada Rabu (22/6/2022) waktu setempat.

Dalam komentar yang menggarisbawahi situasi genting negara itu, sementara Sri Lanka berusaha minta bantuan dari kreditor internasional.

PM Ranil Wickremesinghe mengatakan kepada Parlemen bahwa negara Asia Selatan itu “sedang menghadapi situasi jauh lebih serius ketimbang kekurangan BBM, gas, listrik, dan pangan. Ekonomi kita sudah ambruk total.”

Sementara krisis Sri Lanka dianggap yang terburuk sejauh ini, penegasan Wickremesinghe bahwa ekonominya ambruk total tidak mengutip perkembangan baru secara spesifik.

Tampaknya pernyataan ini dimaksudkan untuk menekankan kepada para pengecamnya dan anggota oposisi parlemen bahwa dia mewarisi sebuah tugas yang sulit yang tidak bisa diperbaiki segera, sementara ekonomi jatuh akibat utang besar, hilangnya pendapatan dari sektor pariwisata, dan dampak lainnya akibat pandemi, dan juga harga komoditas yang meningkat.

Para anggota parlemen dari kedua partai oposisi utama kini memboikot parlemen minggu ini untuk memprotes Wickremesinghe yang menjadi PM hanya sebulan lalu, dan juga menjabat sebagai menteri keuangan, karena tidak berhasil memenuhi janjinya untuk memulihkan ekonomi.

Wickremesinghe mengatakan, Sri Lanka kini tidak mampu membeli bahan bakar impor, akibat utang besar yang ditanggung oleh perusahaan minyak negara itu.

Wickremesinghe mulai menjabat menyusul protes berhari-hari disertai kekerasan sehubungan dengan krisis ekonomi negara itu yang memaksa pendahulunya mengundurkan diri. Dalam komentarnya pada Rabu dia menuduh pemerintahan sebelumnya gagal untuk bertindak ketika cadangan valuta asing Sri Lanka menyusut.

Krisis valuta asing ini telah menyusutkan impor, menyebabkan kekurangan parah pangan, BBM, dan listrik serta kebutuhan penting lainnya seperti obat-obatan. Penduduk Sri Lanka terpaksa harus antre panjang untuk memperoleh kebutuhan pokok mereka. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Ribu Warga Sri Lanka Antre Bikin Paspor Demi Tinggalkan Negaranya

Ratusan Ribu Warga Sri Lanka Antre Bikin Paspor Demi Tinggalkan Negaranya

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2022 | 13:58 WIB

Selain Sri Lanka, Ini 8 Negara yang Bangkrut Karena Hutang

Selain Sri Lanka, Ini 8 Negara yang Bangkrut Karena Hutang

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2022 | 13:54 WIB

Penyebab Sri Lanka Bangkrut: dari Subsidi Besar Hingga Hutang Triliyunan

Penyebab Sri Lanka Bangkrut: dari Subsidi Besar Hingga Hutang Triliyunan

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 10:22 WIB

Tak Mampu Bayar Utang 7 Miliar Dolar AS, PM Sri Lanka: Kami Jatuh ke Titik Terendah

Tak Mampu Bayar Utang 7 Miliar Dolar AS, PM Sri Lanka: Kami Jatuh ke Titik Terendah

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 19:36 WIB

Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Wickremesinghe Akui Negaranya Telah Runtuh

Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Wickremesinghe Akui Negaranya Telah Runtuh

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2022 | 18:58 WIB

5 Fakta Sri Lanka, Negara Pertama di Dunia yang Melantik Wanita sebagai PM

5 Fakta Sri Lanka, Negara Pertama di Dunia yang Melantik Wanita sebagai PM

Your Say | Senin, 20 Juni 2022 | 21:37 WIB

Dinilai Menjauh dari Tiongkok, Krisis Ekonomi Dekatkan Sri Lanka ke India

Dinilai Menjauh dari Tiongkok, Krisis Ekonomi Dekatkan Sri Lanka ke India

Video | Minggu, 19 Juni 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:47 WIB

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:42 WIB

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:08 WIB

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:04 WIB

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:45 WIB

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:44 WIB

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:35 WIB