Sebagai Salah Satu PTS Terbaik, Simak Terobosan Gunadarma Selama Pandemi Covid-19

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 30 Juni 2022 | 10:00 WIB
Sebagai Salah Satu PTS Terbaik, Simak Terobosan Gunadarma Selama Pandemi Covid-19
ilustrasi buku catatan. (Pexels.com)

Suara.com - Universitas Gunadarma adalah salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia berdasarkan survei webometrics tahun 2020. Sebagai PTS terbaik ke-6 di Indonesia, tentunya Universitas Gunadarma selalu menghadirkan banyak terobosan dari mahasiswa berprestasi.

Bahkan ketika pandemi Covid-19, universitas ini juga memberikan banyak penemuan baru yang membantu perawatan pasien. Prestasi ini menjadi hal yang membanggakan karena menunjukkan kualitas SDM yang unggulan. Hal ini juga membuktikan bila mahasiswa Indonesia mempunyai kemampuan dan bakat yang berguna bagi banyak orang. 

Universitas Gunadarma sebagai PTS terbaik

Perjalanan Universitas Gunadarma sebagai PTS terbaik tidaklah sebentar. Universitas ini didirikan pada 7 Agustus 1981 dan terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikannya hingga saat ini. Penilaian peringkat PTS terbaik dilakukan oleh Webometrics, sebuah lembaga survey asal Spanyol dengan menerapkan empat indikator, yaitu presence, visibility, transparency atau openness, dan excellence atau scholar.

Indikator presence dilihat berdasarkan jumlah halaman domain web utama universitas dengan besar nilai 5 persen. Indikator visibility dinilai berdasarkan jumlah jaringan eksternal yang dikaitkan pada halaman web universitas dengan besaran nilai 50 persen. Sedangkan indikator transparency atau openness dinilai dari jumlah kutipan berdasarkan 110 authors atau penulis teratas dengan nilai 10 persen. Indikator terakhir yaitu excellence dinilai berdasarkan jumlah makalah yang pernah diterbitkan selama periode lima tahun dengan nilai 10 persen.

Ilustrasi mengajar. (Pexels.com)
Ilustrasi mengajar. (Pexels.com)

Terobosan Universitas Gunadarma

Gelar PTS terbaik tidak hanya diberikan pada Universitas Gunadarma tanpa alasan. Universitas yang mempunyai beberapa kampus tersebar di Jabodetabek ini mampu memberikan terobosan baru yang segera bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Bahkan ketika masa pandemic covid-19, Universitas Gunadarma mampu memberikan beberapa terobosan penting seperti berikut ini.

Robot ventilator

Terobosan pertama yang berhasil diciptakan oleh Universitas Gunadarma adalah robot ventilator. Ventilator adalah alat bantu pernapasan yang dibutuhkan untuk pasien yang kesulitan bernapas. Alat ini menjadi salah satu alat kesehatan penting selama covid-19 dan keberadaannya sempat langka. Penemuan robot ventilator ini tentu menjadi satu hal yang menggembirakan karena bisa langsung digunakan dan berguna bagi banyak orang.

baca juga

Proyek robot ventilator ini diinisiasi oleh Insinyur Yohanes Kurnia dan dibantu oleh dokter Bhakti Gunawan dan Profesor Adang Suhendra. Ada tiga fakultas yang terlibat pada proyek ini yaitu fakultas teknik industri, fakultas ilmu komputer, dan fakultas kedokteran. Ketiga instruktur ini dibantu dengan mahasiswa berhasil menciptakan robot ventilator yang bisa langsung diproduksi secara massal untuk memenuhi permintaan jumlah ventilator.

Lalu mengapa diberi nama robot ventilator? Ventilator yang dikembangan oleh mahasiswa Universitas Gunadarma ini bisa dibuat dengan pengatur otomatis. Fitur pada ventilator seperti mengatur frekuensi pernapasan atau respiratory rate dan pengatur tingkat kebutuhan volume oksigen atau tidal volume semuanya dilakukan secara otomatis. Dengan pengaturan otomatis, suplai oksigen pada tubuh pasien bisa disesuaikan dan disinkronkan berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Selain itu, robot ventilator ini juga dilengkapi dengan sensor untuk memonitor suplai oksigen yang dihasilkan. Fitur ini memudahkan saat pengecekan tekanan maupun volume oksigen dan juga detak jantung sehingga bisa disesuaikan secara otomatis sesuai kebutuhan pasien. Otomatisasi pada robot ventilator ini membantu menurunkan resiko kegagalan fungsi pada ventilator.

Keunggulan robot ventilator ini tidak hanya terletak pada sistem otomatisnya saja, namun juga pada penggunaan bahan material dan nilai produksi. Ventilator dibuat dengan bahan material produksi dalam negeri sehingga siap diproduksi secara masal. Selain itu, robot ventilator ini juga dibuat dengan sistem knockdown dan low-cost untuk menghasilkan produk yang efisien dan cepat serta murah. Robot ventilator juga dibuat dengan fitur portabel dan ukuran yang kecil sehingga meningkatkan efisiensinya.

Berdasarkan tim pengembang, robot ventilator ini dibuat sebanyak 5 prototipe. Namun model yang dipilih adalah prototipe ke-5. Universitas Gunadarma berharap terus berusaha agar robot ventilator ini bisa mendapatkan sertifikasi standar kesehatan nasional sehingga bisa segera diproduksi secara masal.

ilustrasi menulis catatan. (Pexels.com)
ilustrasi menulis catatan. (Pexels.com)

Powered Air Purifying Respirator

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPRD Bandung Diduga Minta Jatah Kursi Sekolah untuk Anaknya, Pengamat Minta Disdik Jabar Bentuk Tim Investigasi

Anggota DPRD Bandung Diduga Minta Jatah Kursi Sekolah untuk Anaknya, Pengamat Minta Disdik Jabar Bentuk Tim Investigasi

Jabar | Senin, 27 Juni 2022 | 14:52 WIB

Ribuan Pesepeda dari Penjuru Tanah Air Meriahkan Milad ke-57 UMP

Ribuan Pesepeda dari Penjuru Tanah Air Meriahkan Milad ke-57 UMP

Purwokerto | Senin, 27 Juni 2022 | 10:02 WIB

Unpad Jajaki Kerja Sama dengan Kampus di Belgia untuk Internasionalisasi Pendidikan

Unpad Jajaki Kerja Sama dengan Kampus di Belgia untuk Internasionalisasi Pendidikan

Tantrum | Minggu, 26 Juni 2022 | 21:57 WIB

Cari PTN yang Fleksibel? Simak Ulasan Kampus Universitas Terbuka Berikut

Cari PTN yang Fleksibel? Simak Ulasan Kampus Universitas Terbuka Berikut

Your Say | Minggu, 26 Juni 2022 | 17:15 WIB

Selesaikan Kuliah S-1 Hukum di UMS 30 Tahun, Boyamin Saiman Terharu dan Berkaca-kaca Saat Diwisuda

Selesaikan Kuliah S-1 Hukum di UMS 30 Tahun, Boyamin Saiman Terharu dan Berkaca-kaca Saat Diwisuda

Surakarta | Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:56 WIB

Cek Hasil SBMPTN Bareng-Bareng, Videonya Bikin Heboh

Cek Hasil SBMPTN Bareng-Bareng, Videonya Bikin Heboh

Jogja | Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:18 WIB

Terkini

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka

Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:19 WIB

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:15 WIB

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:14 WIB

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tak Semua Dikabulkan, Ini 3 Poin Gugatan Praperadilan Roy Suryo yang Ditolak Hakim

Tak Semua Dikabulkan, Ini 3 Poin Gugatan Praperadilan Roy Suryo yang Ditolak Hakim

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:40 WIB

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:35 WIB

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:32 WIB

×