facebook

Presiden Jokowi Sebut Kecerobohan Anggota Polri Bisa Merusak Kepercayaan Masyarakat

Dwi Bowo Raharjo
Presiden Jokowi Sebut Kecerobohan Anggota Polri Bisa Merusak Kepercayaan Masyarakat
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Polri harus bekerja dengan baik agar dapat dipercaya oleh masyarakat. (tangkap layar/ist)

Jokowi menyampaikan apresiasi dan penghargaannya atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat.

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Polri harus bekerja dengan baik agar dapat dipercaya oleh masyarakat. Mereka diminta bekerja dengan presisi dan hati-hati agar tidak merusak kepercayaan yang telah diberikan masyarakat terhadap institusi Polri.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya selaku Inspektur Upacara dalam HUT Ke-76 Bhayangkara yang dipusatkan di Kampus Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (7/5/2022).

"Setiap kecerobohan, apa pun di lapangan, sekecil apa pun, itu bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Oleh karena itu, bekerjalah dengan hati-hati, bekerjalah dengan presisi," kata Jokowi melalui tayangan yang disaksikan secara virtual, Selasa.

Dalam peringatan HUT Ke-76 Bhayangkara, Jokowi menyampaikan apresiasi dan penghargaannya atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat, serta membela bangsa dan negara.

Baca Juga: Rangkaian HUT Bhayangkara ke-76, Polda Sulawesi Selatan Gelar Off-Road 2022

Presiden menyatakan bahwa ia dan seluruh rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada Polri, mengingat organisasi Polri yang menembus sampai ke tingkat desa.

Anggota Polri kata Jokowi, bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap harinya, sehingga mereka selalu dalam penilaian rakyat.

Jokowi kemuidan menyampaikan survei terbaru yang diterbitkan oleh media Kompas, yakni menunjukkan bahwa 58,3 persen responden menilai tindakan anggota Polri sudah sesuai dengan visi Presisi.

"Tapi ingat, ada 28,6 persen menyatakan belum selesai," tegas Presiden.

Lebih jauh, Kepala Negara menyampaikan masih banyak tugas yang harus dihadapi dengan dukungan dari Polri, yakni pandemi Covid-19, ketidakpastian global, krisis energi, krisis pangan dan krisis keuangan.

Baca Juga: Polri Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Umat ACT

Oleh sebab itu, Polri harus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lebih kokoh dalam menghadapi tantangan tersebut.

Komentar