facebook

Amalan di Hari Arafah dan Ketahui Keutamaan 9 Dzulhijjah

Rifan Aditya
Amalan di Hari Arafah dan Ketahui Keutamaan 9 Dzulhijjah
Amalan di Hari Arafah dan Ketahui Keutamaan 9 Dzulhijah - Ilustrasi Islam (Pixabay/oranfireblade-6565232)

Berikut keutamaan dan amalan di hari Arafah yang dirangkum dari berbagai sumber.

Suara.com - Menjelang hari ke-9 Dzulhijjah yang kerap disebut dengan hari Arafah, banyak umat muslim yang memperkuat ibadahnya karena memiliki banyak keistimewaan. Berikut keutamaan dan amalan di hari Arafah yang dirangkum dari berbagai sumber.

Menurut Ulama Imam An Nawawi, berpuasa 9 hari hari pertama bulan Dzulhijjah adalah amalan yang paling utama yang dipungkasi dengan hari raya Idul Adha pada hari ke-10 Dzulhijjah.

Dalam buku 5 Amalan Penyuci Hati dari Ali Akbar bin Aqil dan Abdullah Chris, puasa Arafah adalah salah satu amalan yang bisa menghapus dosa, sesuai riwayat Tirmidzi yang berbunyi:

"Beliau bersabda, 'Puasa hari Arafah, saya berharap kepada Allah, dapat menghapus (dosa) setahun sesudahnya dan setahun sebelumnya." (HR. At-Tirmidzi).

Baca Juga: Sejarah Hari Tarwiyah dan Arafah, Momen Penting Ibadah Haji dan Keutamaannya Bagi Umat Islam

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Daud:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari 'Asyura' (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, awal bulan di hari Senin dan Kamis." (HR. Abu Daud).

Keutamaan di Hari Arafah

Berpuasa selama 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah juga memiliki keutamaan sendiri. Karena, hari tersebut adalah yang utama sepanjang tahun.

Dari Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Tidak ada hari-hari amal saleh yang terdapat di dalamnya yang lebih dicintai Allah selain hari-hari ini, yaitu hari-hari yang sepuluh."

Baca Juga: Wukuf di Arafah 8 Juli, Lebaran di Arab Tanggal 9, Kenapa Idul Adha di Indonesia 10 Juli? Ini Penjelasan MUI

Amalan di hari Arafah

Komentar