5. Saat penyembelihan, salah satu hal yang paling penting yaitu potong 3 saluran pada leher bagian depan hewan, yaitu saluran nafas, saluran makanan, dan pembuluh darah.
6. Sebelum hewan kurban mati, dilarang keras untuk melakukan penusukan terhadap jantungnya, menguliti, memotong kaki-kakinya, memotong ekornya, dan lain sebagainya. Untuk mengecek apakah hewan kuraban sudah mati atau belum, dapat menggunakan tiga reflek, yaitu memeriksa refleks mata, refleks kuku, dan refleks ekor. Setiap bagian hewan kurban yang terpotong ketika hewannya belum mati, maka bagian tersebut akan dianggap sebagai bangkai dan tidak dapat dimakan.
Setelah Menyembelih Hewan Kurban
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan setelah menyembelih hewan kurban yaitu:
1. Periksa organ dalam hewan kurban, jika panitia menemukan adanya ketidakwajaran, sebaiknya segera menghubungi ahli kesehatan.
2. Jangan memotong-motong daging sambil merokok. Daging yang telah disembelih memiliki sel-sel tubuh yang terbuka yang dapat menyerap aroma-aroma termasuk asap rokok.
3. Jangan mencuci jeroan di sungai karena dikhawatirkan air sungai tidak bersih atau telah terkontaminasi bakteri. Jeroan sebaiknya dicuci dengan menggunakan air bersih dari selang.
4. Daging yang hendak dibagikan sebaiknya dikemas dengan menggunakan plastik berwarna bening/putih. Karena pada umumnya tas plastik berwarna hitam adalah hasil dari daur ulang.
Saat Memotong Hewan Kurban
Agar daging tetap higienis, ada beberapa syarat peralatan yang harus dipenuhi saat memotong, yaitu:
1. Gunakan pisau tajam, panjang, tidak berkarat.
2. Pastikan alas plastik, wadah daging, dan talenan harus bersih.
3. Kandang penampungan hewan harus kering dan teduh.
4. Tempat penyembelihan kondisinya harus kering dan wajib terpisah dari sarana umum.
5. Sediakan tempat khusus untuk pemotongan daging dan pastikan penanganan jeroan terpisah dari penanganan daging.
Teknik Penyimpanan Daging Kurban
1. Bersihkan daging dengan baik, daging sapi dan kambing sebaiknya tidak perlu dicuci karena justru akan merusak kualitas daging dan menyebabkan bakteri menyebar.
2. Pisahkan makanan mentah dengan makanan matang agar tidak terjadi kontaminasi silang.
3. Masak daging secara sempurna.
4. Setelah matang, tempatkan makanan pada temperatur yang sesuai.
5. Gunakan air dan bahan mentah yang aman.
Demikian tadi ulasan mengenai teknik menyembelih hewan kurban. Pastikan Anda memperhatikan hal-hal yang telah disebutkan di atas, sebelum menyembelih hewan kurban.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari