Meresahkan! Murka Tak Dikasih Uang, Tukang Palak di Palembang Main Pecahkan Kaca Truk Pakai Parang

Ruth Meliana Dwi Indriani, Elvariza Opita

Sabtu, 09 Juli 2022 | 09:53 WIB
Meresahkan! Murka Tak Dikasih Uang, Tukang Palak di Palembang Main Pecahkan Kaca Truk Pakai Parang
Tukang palak di Palembang pecahkan kaca truk pakai parang akibat murka tak diberi uang. (Instagram/@majeliskopi08)

Suara.com - Sebuah video meresahkan yang direkam di Kota Palembang, Sumatera Selatan sedang menggegerkan media sosial. Pasalnya seorang pemuda bertopi sampai hati merusakkan kaca truk hanya karena murka tidak diberi uang oleh sopir.

Hal ini seperti yang terlihat pada video unggahan akun Instagram @majeliskopi08. Tampak pula keterangan waktu peristiwa meresahkan tersebut, yakni pada Kamis (7/7/2022) kemarin.

Pemuda bertopi tersebut tampaknya sudah dikenali oleh orang-orang sekitar sebagai tukang palak yang suka bersikap sok jagoan. Bahkan ternyata pemuda itu juga membawa parang dan tak segan berusaha melukai korban demi mendapat uang.

"Aksi pemalakan di lampu merah Macan Lindungn Palembang Sumatera Selatan," tulis @majeliskopi08 di kolom caption, seperti dikutip Suara.com pada Sabtu (9/7/2022).

Dalam video terdengar sopir dan kernetnya yang sudah mengantisipasi kedatangan pemuda itu, tetapi mereka juga menolak untuk membuka kaca atau memberikan uang.

Tak disangka, pemuda itu lantas nekat memukulkan parang yang dibawanya ke kaca di sebelah kernet. Bukan cuma untuk memukul, parang itu ternyata juga ikut terlempar masuk dan menjadi barang bukti dari penyerangan yang terjadi.

"Tak diberi uang, pemalak pecahkan kaca truk dengan parang," ungkap @majeliskopi08 melanjutkan.

Kaca dan bodi truk terlihat terus dipukuli demi mengungkapkan amarah sang tukang palak. Mengutip kolom komentar, sopir dan kernet ini juga sudah berusaha mengejar pemuda pelaku kekerasan tersebut namun gagal.

Tukang palak di Palembang pecahkan kaca truk pakai parang akibat murka tak diberi uang. (Instagram/@majeliskopi08)
Tukang palak di Palembang pecahkan kaca truk pakai parang akibat murka tak diberi uang. (Instagram/@majeliskopi08)

Video lantas beralih menunjukkan sopir dan kernet yang mengabadikan kondisi kendaraan mereka, termasuk sebuah parang yang terlempar masuk saat tukang palak itu memecahkan kaca tadi.

baca juga

Aksi meresahkan ini jelas menuai sorotan dari banyak warganet. Yang lebih mengerikan lagi, tukang palak ini ternyata bukan satu-satunya yang beroperasi terutama di kawasan jalan lintas Sumatera.

Bahkan mereka berani untuk memalak sekalipun di jalan yang ramai, sebagaimana lokasi kejadian di video yang tampak dipadati oleh kendaraan lain seperti bus dan mobil.

"Mau heran tapi lintas Sumatera," kata warganet.

"Ada kunci Inggris ngapa kaga di kepruk," komentar warganet.

"Jalan lintas sumatra gitu loh, sampah yang kayak gini tolong di musnahkan pak polisi. Kasihan pejuang rupiah ntar pulang ga bawa duit buat anak bini nya," ujar warganet.

"Ngeri yaa sekarang orang emosian. Berani ngerusak ampe ngilangin nyawa juga berani," tutur warganet.

"Macan lindungan, dari aku kecil sampe sekarang udah tua, gitu terus, padahal udah ditangkepin, tetap saja tidak bikin jera, mungkin biar aman dikarungin trus cemplungin ke musim," timpal yang lainnya.

Namun beruntung setidaknya baik sopir dan kernet masih sama-sama aman dari serangan lebih lanjut si tukang palak. Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Tips Menghadapi Tukang Palak

Ilustrasi preman (Pixabay)
Ilustrasi preman (Pixabay)

Tukang palak semacam ini, sayangnya, bisa ditemui di banyak daerah. Bahkan di pasar atau angkutan umum sekalipun tak luput dari kehadiran preman yang bersikap jagoan dan memalak orang lain.

Lalu apa yang bisa kita lakukan kalau berhadapan dengan tukang palak seperti itu?

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Gertak balik
  2. Belajar bela diri
  3. Hindari tempat yang tidak aman
  4. Jangan takut untuk berteriak dan meminta tolong
  5. Ambil langkah hukum jika memungkinkan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Muhammadiyah di Sumsel Gelar Salat Idul Adha, Jemaah Padati Masjid-Masjid Dan Lapangan

Warga Muhammadiyah di Sumsel Gelar Salat Idul Adha, Jemaah Padati Masjid-Masjid Dan Lapangan

Sumsel | Sabtu, 09 Juli 2022 | 09:42 WIB

Viral Video Kekerasan Antar Perempuan, Keluarga Korban Siap Lapor ke Pihak Berwajib

Viral Video Kekerasan Antar Perempuan, Keluarga Korban Siap Lapor ke Pihak Berwajib

News | Sabtu, 09 Juli 2022 | 09:00 WIB

Nahas, Lima Petani Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk yang Berada di Tengah Sawah

Nahas, Lima Petani Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk yang Berada di Tengah Sawah

News | Sabtu, 09 Juli 2022 | 07:34 WIB

Emak-emak Nonton Sepak Bola di Lapangan, Berakhir Berantem sampai Dilerai Tentara, Publik: Enggak Ada Lawan

Emak-emak Nonton Sepak Bola di Lapangan, Berakhir Berantem sampai Dilerai Tentara, Publik: Enggak Ada Lawan

News | Sabtu, 09 Juli 2022 | 08:30 WIB

Terekam CCTV, Aksi Maling Bawa Kabur Sepeda Motor Dalam Hitungan Detik

Terekam CCTV, Aksi Maling Bawa Kabur Sepeda Motor Dalam Hitungan Detik

News | Sabtu, 09 Juli 2022 | 08:35 WIB

Punya Teman Tak Tahu Diri, Saat Ditraktir Malah Pesan Makanan untuk Dibawa Pulang, Warganet: Temannya Sejenis Parasit

Punya Teman Tak Tahu Diri, Saat Ditraktir Malah Pesan Makanan untuk Dibawa Pulang, Warganet: Temannya Sejenis Parasit

News | Sabtu, 09 Juli 2022 | 07:40 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×