PAN Sebut Kemungkinan Parpol Lain Mau Gabung Koalisi Indonesia Bersatu Kecil

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 18:05 WIB
PAN Sebut Kemungkinan Parpol Lain Mau Gabung Koalisi Indonesia Bersatu Kecil
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) bertumpu tangan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kanan) pada acara silaturahmi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Plataran Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2022). Kegiatan silaturahmi nasional itu merupakan sebuah ikhtiar partai-partai KIB yaitu Partai Golkar, PAN, dan PPP untuk menunjukkan tradisi politik yang baru. [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww]

Suara.com - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PAN dan PPP untuk menghadapi Pilpres 2024 disebut masih terbuka untuk partai politik lain bergabung.

Namun, peluang keinginan bergabungnya partai politik lain ke dalam koalisi tersebut dianggap kecil.

"Peluang partai lain, ini kan memang masih terbuka, masih terbuka, dan bisa saja partai-partai lain akan gabung ke KIB. Tapi dugaan saya kok kecil kemungkinannya," kata Bendahara Umum DPP PAN Totok Daryanto dalam diskusi bertajuk 'Peta Koalisi Pasca Kelahiran KIB', Jumat (15/7/2022).

Lebih lanjut, ia mengemukakan tuntutan dari demokrasi kekinian lebih ingin membuka kotak pandora dua pasangan calon presiden dan wakil presiden saja.

"Mungkin ada keinginan kalau misal tiga calon itu akan lebih demokratis, ya banyak yang kalau kita dengarkan, kita baca dari diskusi-diskusi publik, banyak keinginan seperti itu," tuturnya.

Lebih lanjut, Totok menilai kekinian partai-partai lain di luar KIB juga sedang sibuk membangun koalisi sendiri-sendiri.

"Bagi KIB ya kita terbuka, tapi apakah partai lain akan gabung apa tidak, kalau sementara saya lihat itu kesannya mereka ingin membangun koalisi sendiri-sendiri yang sampai sekarang prosesnya masih dinamis dan kita belum tahu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Partai Golkar menyiratkan adanya partai lain yang akan bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu. Namun partai mana yang akan bergabung tersebut, Golkar tidak memberi tahu.

"InsyaAllah iya," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin di DPP Golkar, Jakarta Barat, Minggu (10/7/2022).

Ia hanya mengatakan, KIB masih membuka pintu lebar bagi partai yang ingin masuk.

"Karena pintunya masih sangat terbuka, kami membuka diri dan berharap juga dari partai lain yang bergabung dengan KIB," kata Nurul.

Ia lantas menegaskan bahwa KIB bukan merupakan koalisi yang ekslusif dan membatasi diri hanya untuk tiga partai yang telah bergabung, yakni Golkar, PAN dan PPP.

"Jadi kami tidak ekslusif tapi inklusif ingin merangkul sebanyak-banyaknya dan membuka pintu kami ingin semua partai ingin bergabung dengan senang hati dengan tangan terbuka," kata Nurul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPP ke Demokrat: Kalau Mau Gabung KIB Dekati Semua Parpolnya, Bukan Hanya Satu Saja

PPP ke Demokrat: Kalau Mau Gabung KIB Dekati Semua Parpolnya, Bukan Hanya Satu Saja

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 13:05 WIB

PPP Nilai Golkar Perlu Ajak Demokrat Gabung KIB untuk Pilpres 2024

PPP Nilai Golkar Perlu Ajak Demokrat Gabung KIB untuk Pilpres 2024

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:19 WIB

Ajak Gabung ke KIB, PPP: Demokrat Jangan Seperti Orang Patah Harapan

Ajak Gabung ke KIB, PPP: Demokrat Jangan Seperti Orang Patah Harapan

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 18:46 WIB

Terkini

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB