Suara.com - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memutuskan untuk memberlakukan kembali pembayaran cuti bagi pekerja lepas yang terinfeksi COVID-19. Pembayaran sebesar 750 dolar (sekitar Rp7,5 juta) mulai berlaku minggu ini dan dihitung mundur per 1 Juli.
Program yang berlaku bagi pekerja lepas yang tidak berhak atas cuti sakit ini sebelumnya telah dihentikan oleh pemerintahan terdahulu.
Berbicara setelah rapat kabinet pekan lalu, PM Albanese menyebut keputusan untuk memberlakukan kembali program ini diambil sebagai pengakuan atas risiko varian COVID-19 baru yang lebih menular.
"Saya ingin memastikan tak ada warga kita yang terlupakan, memastikan mereka yang rentan mendapatkan perawatan," ujarnya.
"Saya ingin tidak ada rakyat kita yang dihadapkan pada pilihan antara mengisolasi diri dan kehilangan pendapatan," tambahnya.
Pembayaran ini juga berlaku untuk mereka yang harus tinggal di rumah karena merawat seseorang yang terinfeksi COVID-19, termasuk anak-anak di bawah 16 tahun, penyandang disabilitas, serta kontak dekat.
Program ini berakhir bulan lalu meskipun sejumlah pihak telah memperingatkan bahwa jutaan orang akan tertular COVID-19 dalam beberapa minggu ke depan.
Desakan untuk memberlakukan kembali pembayaran COVID muncul dari Partai Liberal/Nasional yang beroposisi, Partai Hijau, serikat pekerja dan praktisi medis.
PM Albanese tadinya tidak akan mengembalikan pembayaran COVID dengan dalih pemerintahnya hanya meneruskan kebijakan pemerintahan sebelumnya.
"Bukan kami yang membuat keputusan [penghentian pembayaran COVID]. Pemerintah sebelumnya yang melakukannya dengan berkonsultasi dengan negara bagian dan teritori," katanya.
"Di saat kondisi kesehatan masyarakat berubah, kami pun menanggapinya secara kolektif dengan negara bagian dan teritori," ujar PM Albanese.
Ia menyebut pembayaran ini akan berlaku sampai akhir September 2022, menelan anggaran 780 juta dolar yang dibagi 50-50 antara federal dan negara bagian.
Sejumlah pihak menyambut baik keputusan ini karena dinilai sebagai cara terbaik untuk melindungi pekerja Australia dari COVID-19.
"Ini bagian penting dari pertahanan kita sebagai sebuah negara. Yaitu bagaimana mendukung semua orang," kata Ketua Dewan Serikat Buruh Australia Sally McManus.
"Kami menyambut baik langkah Perdana Menteri yang mendukung para pekerja dan menjaga semua orang tetap aman saat ini," katanya.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Ulasan The Family Plan 2: Sisi Jenaka Mark Wahlberg yang Mengocok Perut!
Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:07 WIB
Ubah Patah Hati Jadi Motivasi, Intip Makna Lagu Terbaru BoyNextDoor 'Viral'
Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:48 WIB
Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital
Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:39 WIB
Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia
Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:33 WIB
Selamat! 12 Finalis Desainer Muda IYFDC 2026 Terpilih, Berpeluang Sekolah Mode di Italia
Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:27 WIB
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB
Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI
Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:17 WIB
Niat Puasa Daud: Makna, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam
Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:09 WIB
Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram
Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:04 WIB
Jadwal Australian Open 2026 Hari Ini: Anthony Ginting Beraksi, Ada Reuni Rinov Rivaldy vs Gloria
Sport | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:02 WIB
Terkini
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB