Pelaku Mutilasi di Semarang Ternyata Residivis Pencabulan 2015, Korban Orang yang Sama

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 26 Juli 2022 | 12:12 WIB
Pelaku Mutilasi di Semarang Ternyata Residivis Pencabulan 2015, Korban Orang yang Sama
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - IS menjadi tersangka pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ia ternyata merupakan residivis kasus pencabulan di Kabupaten Tegal pada 2015 silam.

Adapun korban pencabulan dan pembunuhan yang dilakukan IS ternyata merupakan orang yang sama. Sang korban bernama Kholidatunn'imah (24), warga Kabupaten Tegal.

Kholidatunn'imah rupanya menjadi korban pencabulan IS saat dirinya berumur 16 tahun. Kala itu, IS berhasil dijebloskan ke penjara akibat perbuatan bejatnya mencabuli anak di bawah umur.

IS pun dihukum 10 tahun penjara, lalu mendapatkan keringanan. Saat menjalani hukuman enam tahun penjara, ia akhirnya bebas. Tak disangka, IS kembali mencari Kholidatunn'imah.

"Pelaku ini dihukum 10 tahun, setelah menjalani enam tahun bebas, kembali mencari korban," kata Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi dalam konferensi pers di Markas Polres Semarang, Selasa (26/7/2022).

Kholidatunn'imah yang bekerja di perusahaan konveksi, yakni PT Wory di Kabupaten Semarang kemudian bertemu kembali dengan pelaku yang mencabulinya. Nyawanya dihabisi di indekos tempatnya tinggal di Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Semarang pada 17 Juli 2022.

Berdasarkan penjelasan Luthfi, Kholidatunn'imah terlibat perselihan dengan pelaku. IS yang tersinggung lantas mencekik Kholidatunn'imah hingga tewas. Setelah membunuh, pelaku memutilasi korban.

"Karena bingung, pelaku kemudian memutuskan untuk memotong-motong tubuh korban menjadi beberapa bagian," jelas Luthfi.

Bagian tubuh Kholidatunn'imah pertama kali ditemukan warga di sekitar aliran Sungai Klero, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang pada Minggu, 24 Juli 2022.

baca juga

Dari hasil pemeriksaan di lokasi penemuan, lanjut dia, petugas menemukan kartu ATM yang menjadi titik awal pengungkapan identitas korban.

Setelah itu, beberapa potongan tubuh lainnya mulai ditemukan. Mulai dari kepala yang ditemukan sekitar 11 km dari titik penemuan pertama.

Kemudian anggota tubuh yang ditemukan itu antara lain dua tangan, masing-masing kanan dan kiri, serta potongan tulang. Dari situlah polisi bergerak setelah menduga potongan tubuh manusia tersebut sebagai korban mutilasi.

Sosok Kholidatunn'imah sendiri telah memiliki seorang anak berusia lima tahun dan suami yang bekerja sebagai TKI di Taiwan.

Sementara itu, pelaku atas perbuatan jahatnya, dijerat dengan pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Residivis Pencabulan, Pelaku Mutilasi di Kabupaten Semarang Sempat Dihukum 10 Tahun

Residivis Pencabulan, Pelaku Mutilasi di Kabupaten Semarang Sempat Dihukum 10 Tahun

Jogja | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:53 WIB

6 Perkembangan Kasus Penembakan Istri TNI di Semarang, Otak Pelaku Diduga Suami Korban

6 Perkembangan Kasus Penembakan Istri TNI di Semarang, Otak Pelaku Diduga Suami Korban

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:26 WIB

Dua Orang Dibacok di SPBU Simpang 4 Banjarbaru, Pelaku Masih Buron, Korban Alami Luka Serius

Dua Orang Dibacok di SPBU Simpang 4 Banjarbaru, Pelaku Masih Buron, Korban Alami Luka Serius

Kaltim | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:25 WIB

Siapa Kopda M? Oknum Anggota TNI yang Diduga Otak Penembakan Istri Sendiri

Siapa Kopda M? Oknum Anggota TNI yang Diduga Otak Penembakan Istri Sendiri

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:05 WIB

Sejumlah Biduan Dangdut di Kota Malang Jadi Korban Penipuan Arisan Ngadu ke Polisi

Sejumlah Biduan Dangdut di Kota Malang Jadi Korban Penipuan Arisan Ngadu ke Polisi

Malang | Selasa, 26 Juli 2022 | 10:37 WIB

Velmariri Bambari, Ibu Rumah Tangga yang Cari Keadilan untuk Korban Kekerasan Seksual

Velmariri Bambari, Ibu Rumah Tangga yang Cari Keadilan untuk Korban Kekerasan Seksual

Video | Selasa, 26 Juli 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:48 WIB

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

×