Restoran Indonesia di Australia Naikkan Harga Makanan Akibat Mahalnya Bahan Pangan

Siswanto, ABC

Kamis, 28 Juli 2022 | 15:26 WIB
Restoran Indonesia di Australia Naikkan Harga Makanan Akibat Mahalnya Bahan Pangan
Ilustrasi Restoran Seafood. (pixabay.com/molvado)

"Harga makanan di restoran kami terpaksa kami naikkan kira-kira sejak tiga bulan lalu," ujarnya.

"Konsumen memang mengeluh, kok harganya naik, tapi kita ngasih penjelasan, dan mereka bisa lihat sendiri di pasar bagaimana kondisi harga-harga saat ini," jelasnya.

"Kenaikan harga di kami itu maksimum 20 persen, jadi misalnya tadinya harga satu menu 15 dolar sekarang menjadi 18 dolar," ujar Misniarti.

Ia mengatakan ia sudah mencoba bertahan dengan menciptakan menu-menu yang bisa mempertahankan harga, tapi merasa upayanya tidak akan cukup untuk mempertahankan bisnisnya.

Misniarti menyebutkan pengusaha restoran juga tidak mungkin mengurangi porsi menunya demi menyesuaikan kenaikan harga bahan dan bumbu.

"Jadi mau enggak mau mau kita harus kreatif, bagaimana caranya tetap bisa bertahan, yaitu dengan melayani catering yang kita antar," jelas Misniarti.

Apalagi sekarang ini, katanya, banyak orang yang mencoba buka usaha restoran baru dengan menu-menu baru atau bisnis rumahan yang juga menawarkan 'catering'.

"Itu semua bersaing dengan kita. Cost mereka jauh dari cost kita," katanya.

Melihat adanya penurunan konsumen

Baik Ling Ling maupun Misniarti mengakui adanya penurunan jumlah konsumen di restoran-restoran Indonesia saat ini akibat konsumen yang memilih untuk mengurangi makan di luar. 

baca juga

"Kedatangan customer juga ada penurunan, mereka lebih saving karena masyarakat Indonesia di sini lagi gencar-gencarnya beli rumah dan sekarang interest rate lagi naik," ujar Ling Ling.

"Jadi saya, suami dan staf restoran diskusi, mau tidak mau kita harus naikin harga. Tapi kita naikin cuma 1 dolar, enggak sampai 10 persen. Itu pun takut-takut," kata Ling Ling.

Mengurangi makan di luar adalah salah satu pilihan Triantie Nini, seorang warga asal Indonesia.

"Kenaikan harga lumayan berasa akhir-akhir ini. Apalagi kita family yang punya anak," katanya.

"Dari segi makanan kita tidak bisa menguranginya karena anak butuh makanan bergizi. Nappy [popok] juga 'kan naik, tapi tetap tak bisa dikurangin juga budget-nya," katanya.

"Nah memang jadinya makan di luar atau entertainment yang lebih dikurangi," ujar Nini.

Ia menyebutkan, untuk sekali makan siang saat ini biasanya mereka akan menghabiskan $60 - 70 bersama suami dan anak balita mereka.

"Kalau ke restoran Indonesia atau Malaysia, harganya tidak jauh beda, sekitar 40 - 50 dolar."

Meski mengakui memasak sendiri sendiri lebih murah, namun Nini mengatakan harga bahan makanan seperti daging ayam sudah naik di toko halal langganannya.

"Kami menghabiskan sekitar 1.600 - 2.000 dolar per bulan untuk makan," kata Nini yang sudah empat tahun tinggal di Australia.

Dhamar Haryadi, seorang warga asal Indonesia yang tinggal di Kota Brisbane juga merasa jika ingin memasak sendiri, harga bahan-bahan makanan saat ini juga sudah mahal.

"Harga telur selusin pada empat bulan yang lalu masih bisa dapat 3 dolar, sekarang paling murah 3,89 dolar," tambahnya.

Menurut pengamatan Misniarti,  bagi keluarga muda dengan dua orang tua yang sama-sama bekerja, membeli makanan di restoran masih lebih efisien secara biaya dan waktu ketimbang memasak sendiri.

"Lebih menguntungkan bagi mereka untuk beli makanan jadi atau catering daripada masak sendiri," katanya.

Laporan ABC News menyatakan laju inflasi pada beberapa komponen barang akan mengalami perlambatan.

"Penurunan harga minyak mentah baru-baru ini menunjukkan inflasi bahan bakar otomotif akan melambat tajam pada kuartal mendatang," kata ekonom Marcel Thieliant dari Capital Economics.

"Begitu pula penurunan harga pangan global menunjukkan bahwa inflasi pangan sudah mencapai puncaknya dalam waktu dekat [dan tidak akan naik lagi[," jelasnya.

Simak artikel ABC Indonesia lainnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:24 WIB

Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!

Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:20 WIB

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI

DPR | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:17 WIB

Ketergantungan pada Marketplace Mulai Dipertanyakan, Saatnya Melirik Alternatif Baru

Ketergantungan pada Marketplace Mulai Dipertanyakan, Saatnya Melirik Alternatif Baru

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang

Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:31 WIB

Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting

Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:17 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

×