Mulai Merebak Dunia, Siapa Saja yang Bisa Mendapatkan Vaksin Cacar Monyet?

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 09:10 WIB
Mulai Merebak Dunia, Siapa Saja yang Bisa Mendapatkan Vaksin Cacar Monyet?
Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay/geralt)

Suara.com - Cacar monyet atau monkeypox telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global. Walau belum ada kasus cacar monyet di Indonesia, publik diminta waspada.

Sementara itu dengan merebaknya cacar monyet di berbagai negara membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksin cacar monyet. Namun sejauh ini beberapa negara yang sudah memulainya adalah Prancis, Inggris hingga Belanda.

Yuk simak penjelasan siapa saja yang bisa mendapatkan vaksin cacar monyet berikut ini. 

Kasus Cacar Monyet di Dunia

WHO telah mencatat ada lebih dari 16.000 kasus cacar monyet di 75 negara. Sementara itu menurut pernyataan pada 23 Juli 2022 lalu, ada lima orang telah meninggal di seluruh dunia sejak wabah dimulai pada Mei.

Jumlah itu mencapai hampir 2.900 kasus yang dikonfirmasi telah datang dari AS. Tercatat New York adalah pusat wabah AS, dengan 900 kasus yang dikonfirmasi pada 22 Juli, sedangkan California memiliki jumlah kasus tertinggi berikutnya, yaitu 356.

Ada dua vaksin yang dapat mencegah infeksi cacar monyet, yakni vaksin cacar ACAM2000 dan vaksin cacar Jynneos dan cacar monyet.

Jynneos yang diberikan dalam dua dosis merupakan suntikan yang lebih disukai untuk digunakan secara luas karena memiliki kemungkinan efek samping lebih kecil. Namun menurut informasi, AS masih membangun tokonya untuk produk itu yang berarti saat ini permintaan melebihi pasokan.

Orang-orang yang terpapar seseorang penderita cacar monyet harus divaksinasi. Ketika diberikan dalam waktu empat hari setelah terpapar, vaksin dapat mencegah cacar monyet secara sepenuhnya. Vaksin juga dapat mengurangi gejala jika diberikan dalam waktu dua minggu setelah terpapar.

Di New York dan Washington, pejabat kesehatan masyarakat telah memperluas kelayakan vaksin. Mereka memasukkan individu berisiko tinggi seperti pekerja seks dan pria yang berhubungan seks dengan pria yang baru saja memiliki banyak pasangan atau anonim sebagai orang-orang yang layak dapat vaksin cacar monyet.

Kelompok Orang Diproritaskan dapat Vaksin Cacar Monyet

1. Pasca-paparan

Kontak dalam rumah tangga- Kontak seksual- Kontak lain dari kasus masyarakat dan petugas kesehatan

2. Pra-paparan pada orang berisiko

  • Petugas kesehatan
  • Petugas laboratorium yang bekerja mengamati orthopox
  • Petugas laboratorium yang menlakukan tes diagnostik cacar monyet
  • Masyarakat berisiko tinggi terpapar atau yang kerap berganti pasangan seksual

Itulah kelompok yang bisa mendapatkan vaksin cacar monyet. Tetap waspada ya kalian semua!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Kesehatan Global, Apa Arti Indonesia Masuk Klasifikasi 1 WHO Cacar Monyet?

Darurat Kesehatan Global, Apa Arti Indonesia Masuk Klasifikasi 1 WHO Cacar Monyet?

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 08:35 WIB

Berapa Lama Masa Inkubasi Cacar Monyet dan Mulai Menularkan ke Orang Lain?

Berapa Lama Masa Inkubasi Cacar Monyet dan Mulai Menularkan ke Orang Lain?

Health | Jum'at, 29 Juli 2022 | 06:44 WIB

Virusnya Cepat Menular Seperti Covid-19, Cacar Monyet Diklaim Belum Ada di Kaltim

Virusnya Cepat Menular Seperti Covid-19, Cacar Monyet Diklaim Belum Ada di Kaltim

Kaltim | Jum'at, 29 Juli 2022 | 07:30 WIB

WHO Meyakini Wabah Cacar Monyet Bisa Diselesaikan dengan Cepat

WHO Meyakini Wabah Cacar Monyet Bisa Diselesaikan dengan Cepat

Jatim | Kamis, 28 Juli 2022 | 22:26 WIB

Ditemukan di Malaysia dan Singapura, Jubir Covid-19: Kasus Cacar Monyet Belum Ditemukan di Indonesia

Ditemukan di Malaysia dan Singapura, Jubir Covid-19: Kasus Cacar Monyet Belum Ditemukan di Indonesia

Batam | Jum'at, 29 Juli 2022 | 07:00 WIB

Cacar Monyet Sudah Sampai Singapura dan Malaysia, Riau Perketat Penjagaan

Cacar Monyet Sudah Sampai Singapura dan Malaysia, Riau Perketat Penjagaan

| Kamis, 28 Juli 2022 | 20:40 WIB

Terkini

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB