Kepala BNPT Boy Rafli Amar: Terorisme Adalah Amalan dari Orang-orang yang Bersekutu dengan Setan

Selasa, 02 Agustus 2022 | 16:20 WIB
Kepala BNPT Boy Rafli Amar: Terorisme Adalah Amalan dari Orang-orang yang Bersekutu dengan Setan
Kepala BNPT Boy Rafli Amar: Terorisme Adalah Amalan dari Orang-orang yang Bersekutu dengan Setan. [Suara.com/Ummi Hadyah]

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menyebut jika kelompok teroris adalah orang-orang yang bersekutu dengan setan. Lantaran, jauh dari ajaran agama, kelompok teroris rentan sangat anti terhadap kemanusiaan.

Pernyataan itu diungkap Boy dalam Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional yang digelar BNPT di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (2/8/2022). Awalnya, Boy mengatakan, pentingnya memperkokoh kewaspadaan untuk mencegah intoleransi, radikalisme dan terorisme.

"Bagaimana kita semakin memperkokoh kewaspadaan nasional, kita semakin memperkokoh daya tangkal kita, semakin memperkokoh daya daya cegah kita," ujar Boy dalam sambutannya.

Boy menyebut intoleransi, radikalisme dan terorisme seperti virus Covid-19 yang tidak terlihat keberadaan. Bahkan kemungkinan berada dalam lingkungan masyarakat yang tidak diketahui.

"Virus intoleransi radikalisme terorisme, seperti virus Covid-19, kadang-kadang kita OTG tidak terasa, mungkin yang OTG ada di lingkungan kita, ada di kanan kiri kita ada di rumah kita atau di tetangga kita atau di komunitas kita atau satu almamater. Ini adalah sebuah kondisi realita yang perlu yang perlu kita lihat dari sisi perkembangannya sangat signifikan," tutur Boy.

Mantan Kapolda Papua itu menceritakan Indonesia memiliki pengalaman pahit terkait kejahatan terorisme. Ia pun mengingat peristiwa Bom Bali yang terjadi pada 12 Oktober 2002 silam.

Aksi terorisme tersebut kata Boy adalah sebuah realita bahwa ada anak bangsa Indonesia yang terpapar ideologi terorisme. Bahkan dalam ideologi terorisme itu menggunakan narasi-narasi agama

"Sebuah realita, bahwa ada anak bangsa akhirnya bersekutu dengan ideologi kekerasan, ideologi terorisme yang masuk ke dalam sistem kehidupan masyarakat tidak terasa. yang lebih berbahaya lagi adalah menggunakan narasi-narasi agama, dalil-dalil agama," ucap dia.

Karena itu, Boy menuturkan hal tersebut sebagai sebuah pembajakan terhadap nilai-nilai agama yang tidak dibenarkan.

Baca Juga: Pemimpin Al-Qaeda Ayman Al-Zawahiri Tewas Akibat Serangan Drone AS Di Afghanistan

Boy menegaskan bahwa agama merupakan sebuah rahmat, cinta dan kasih, kedamaian dan kesalehan sosial.

"Harus yakin bahwa agama adalah rahmat, agama adalah cinta dan kasih, agama adalah kedamaian, agama adalah kesalehan sosial, mereka menggunakan mengatasnamakan narasi-narasi agama ini yang berbahaya," tutur Boy.

"Indonesia yang memang 80 persen, katakanlah pemeluk agama Islam tentu ini bisa menjadi kondisi yang sangat potensial dipengaruhi oleh mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab, apalagi menggunakan narasi agama," sambungnya.

Sehingga, kata Boy, pentingnya kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam program moderasi beragama. Semua pihak kata Boy harus meyakinkan bahwa aksi terorisme bukan merupakan amalan atau ajaran agama, namun merupakan ajaran orang-orang yang bersekutu dengan setan dan anti terhadap kemanusiaan.

"Kami kolaborasi dengan pemuka agama, kementerian agama, tokoh-tokoh lintas agama, agar kita yakinkan bahwa bukan itu amalan daripada agama, itu (terorisme) adalah amalan dari orang-orang yang bersekutu dengan setan dan tentu anti terhadap kemanusiaan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI