7 Fakta Anak Kembar Siam dengan Otak Menyatu Sukses Dipisahkan di Brasil, Pakai Bantuan Virtual Reality

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 03 Agustus 2022 | 11:16 WIB
7 Fakta Anak Kembar Siam dengan Otak Menyatu Sukses Dipisahkan di Brasil, Pakai Bantuan Virtual Reality
Ilustrasi Bayi Kembar (pexels.com)

Suara.com - Kasus dua orang bayi kembar siam di Brasil yang mengalami kondisi langka menjadi perhatian dunia medis. Anak kembar siam tersebut lahir dengan kepala dan otak yang menyatu. Beberapa pembuluh darah pun juga menyatu.

Meskipun demikian, kasus kondisi anak kembar siam itu telah menjadi terobosan terbaru dalam dunia medis. Keduanya berhasil dipisahkan melalui operasi.

Dokter yang menangani kasus itu menggambarkan kondisi tersebut sebagai operasi paling kompleks yang mereka siapkan. Apalagi, mereka sampai melakukan proses operasi dengan bantuan virtual reality atau realitas virtual.

Berikut ini fakta anak kembar siam Brazil yang berhasil dipisahkan:

Profil Anak Kembar Siam

Kedua anak kembar siam tersebut bernama Arthur dan Bernardo. Mereka berusia sekitar tiga tahun saat menjalani operasi kompleks ini, di mana keduanya lahir pada 2018 di Roraima, Brasil Utara. 

Mengalami Kondisi Langka Selama 3 Tahun

Kembar siam kedua anak ini disebut sebagai kembar kraniopagus, yakni suatu kondisi yang langka di mana keduanya saling menyatu di tengkorak.

Mereka mengalami kondisi tersebut selama hampir 3 tahun. Sebagian besar hidup mereka dihabiskan di Rumah Sakit Rio de Janeiro dengan tempat tidur khusus.

baca juga

Jalani Serangkaian Operasi

Kedua kembar siam tersebut akhirnya mampu dipisahkan dan melihat satu sama lain. Hal ini setelah melakukan serangkaian operasi yang panjang selama hidup mereka di rumah sakit.

Keduanya telah menjalani enam prosedur operasi kecil. Operasi-operasi kecil itu dilakukan untuk mempersiapkan operasi maraton di Rio de Janeiro.

Berhasil Dipisahkan Usai Jalani Puncak Operasi 27 Jam

Setelah serangkaian 8 operasi, akhirnya dilaksanakan operasi maraton hingga total 27 jam operasi untuk memisahkan keduanya. Proses ini sampai melibatkan banyak petugas medis yang berada di dua negara berbeda.

Beberapa Pembuluh Darah Vital Harus Dibagi

Badan Amal Medis di London, Gemini Untwined, yang membantu melakukan prosedur tersebut dan menggambarkannya sebagai “pemisahan paling kompleks”. Terlebih, faktor kematian cukup tinggi mengingat bayi kembar itu harus berbagi pembuluh darah.

"Mereka memiliki versi kondisi yang paling serius dan sulit, dengan risiko kematian tertinggi untuk keduanya," kata ahli bedah saraf Gabriel Mufarrej dari Institut Otak Negeri Paulo Niemeyer (IECPN) di Rio, tempat prosedur dilakukan. 

Melibatkan Tim Medis Hampir 100 orang

Dalam proses operasi maraton, sebanyak 100 petugas medis dilibatkan. Mereka semua terdiri dari dua negara yang berbeda, dan bersiap untuk tahap akhir operasi rumit pada 7 dan 9 Juni. Hal ini sesuai dengan pernyataan Gemini Untwined.

Dibantu Virtual Reality

Proses operasi dilakukan dengan menggunakan pemindaian otak dan mencoba realitas virtual trans-atlantik. Selain itu, bantuan virtual reality juga dilakukan untuk membantu 100 pertugas medis dari dua negara berbeda, dalam melakukan operasi melalui headset.

"Anda dapat membayangkan betapa meyakinkannya hal itu bagi para ahli bedah. Melakukannya dalam realitas virtual benar-benar merupakan hal yang luar biasa," tandas pihak Gemini Untwined.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Kembar Siam: Berikut Beberapa Bagian Tubuh yang Bisa Menyatu

Kondisi Kembar Siam: Berikut Beberapa Bagian Tubuh yang Bisa Menyatu

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 17:55 WIB

Mengenal Kondisi Bayi Kembar Siam, Penyebab, Serta Apakah Bisa Dipisahkan?

Mengenal Kondisi Bayi Kembar Siam, Penyebab, Serta Apakah Bisa Dipisahkan?

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:30 WIB

Mengenal 8 Jenis Bayi Kembar Siam dan Ciri-cirinya yang Jarang Diketahui

Mengenal 8 Jenis Bayi Kembar Siam dan Ciri-cirinya yang Jarang Diketahui

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:56 WIB

5 Fakta Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Dengan Otak Menyatu, Bagaimana Kondisinya Kini?

5 Fakta Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Dengan Otak Menyatu, Bagaimana Kondisinya Kini?

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:29 WIB

Hasil Persib Vs Madura United, 4 Gol Diborong Pemain Kelahiran Brazil, Ciro Alves Mulai Debut Dibayangi Lulinha Top Skor Liga 1

Hasil Persib Vs Madura United, 4 Gol Diborong Pemain Kelahiran Brazil, Ciro Alves Mulai Debut Dibayangi Lulinha Top Skor Liga 1

Semarang | Sabtu, 30 Juli 2022 | 18:01 WIB

Virtual Reality Permudah Siswa Temukan Minat dan Pengalaman Kerja

Virtual Reality Permudah Siswa Temukan Minat dan Pengalaman Kerja

Metro | Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:09 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:33 WIB

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 09:32 WIB

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

×