- Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Bank Indonesia mencatat kenaikan harga komoditas pangan nasional pada Jumat, 18 September 2026.
- Lonjakan harga tertinggi terjadi pada berbagai jenis cabai di pasar tradisional, dengan kenaikan mencapai hingga 5,38 persen.
- Komoditas lain seperti daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng curah turut mengalami kenaikan harga di pasaran.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional secara nasional kembali bergerak naik pada Jumat (18/9/2026).
Kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dipantau melalui laman bi.go.id/hargapangan pukul 08.54 WIB, harga cabai merah keriting naik 5,38 persen menjadi Rp66.550 per kilogram.
Kenaikan tersebut setara Rp3.400 per kilogram dibandingkan harga perdagangan sebelumnya.
Harga cabai rawit merah juga naik 3,5 persen menjadi Rp93.150 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar naik 2,56 persen menjadi Rp56.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang mencapai Rp65.750 per kilogram atau naik 1,94 persen.
Selain cabai, harga sejumlah komoditas pangan lainnya juga meningkat. Daging ayam ras segar naik 0,47 persen menjadi Rp42.650 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 naik tipis 0,11 persen menjadi Rp142.950 per kilogram.
![Pedagang melayani pembeli telur ayam di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/06/09/87472-telur-harga-telur-ayam-harga-bahan-pokok.jpg)
Harga telur ayam ras segar juga meningkat 0,67 persen menjadi Rp30.050 per kilogram.
Pergerakan harga beras terpantau beragam. Beras kualitas bawah I naik 0,68 persen menjadi Rp14.900 per kilogram. Beras kualitas bawah II tercatat Rp14.700 per kilogram atau tidak mengalami perubahan.
Beras kualitas medium I justru turun 0,3 persen menjadi Rp16.550 per kilogram. Sebaliknya, beras kualitas medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.
Sementara itu, harga beras kualitas super I berada di Rp17.850 per kilogram dan beras kualitas super II Rp17.300 per kilogram. Keduanya tercatat tidak mengalami perubahan harga.
PIHPS Bank Indonesia merupakan sistem informasi yang menghimpun dan menyebarluaskan data harga pangan strategis dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk survei pasar tradisional, harga yang dicatat merupakan harga eceran hasil transaksi pedagang dan konsumen.
Pada komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah naik tipis 0,24 persen menjadi Rp20.500 per kilogram.
Sementara minyak goreng kemasan bermerek 1 berada di Rp24.350 per kilogram dan kemasan bermerek 2 Rp23.500 per kilogram. Kedua jenis minyak kemasan tersebut tidak mengalami perubahan harga.
Harga gula pasir kualitas premium justru turun 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram. Adapun gula pasir lokal bertahan di Rp19.100 per kilogram.
Harga bawang merah ukuran sedang juga turun 1,59 persen menjadi Rp37.100 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang tercatat Rp39.300 per kilogram dan tidak mengalami perubahan.