Istri Ferdy Sambo jadi Saksi Kunci, Komnas Perempuan: Kesehatan Mentalnya Penting untuk Berikan Keterangan

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:57 WIB
Istri Ferdy Sambo jadi Saksi Kunci, Komnas Perempuan: Kesehatan Mentalnya Penting untuk Berikan Keterangan
Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Putri, istri dari Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, disebut menjadi saksi kunci kematian Brigadir J yang diduga ditembak Bharada E. Baku tembak terjadi karena dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J ke Putri di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Terkait saksi kunci yang sekaligus sebagai perempuan berhadapan dengan hukum, Komnas Perempuan menegaskan pemulihan kondisi mental Putri menjadi sangat penting. Dalam kondisi emosi yang stabil, Putri dapat memberikan keterangannya untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

"Sebagai saksi dan atau pelapor kasus kekerasan seksualnya dia memiliki hak untuk dilindungi, ia memiliki hak untuk pulih. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan, agar ia mampu memberikan keterangan. Dengan memberikan keterangan dalam kondisi yang sehat gitu ya, dalam kondisi emosi yang stabil gitu ya, maka itu akan membantu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, kan begitu," kata Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (3/8/2022).

Karenanya dalam penanganan atas peristiwa yang menimpa Putri diminta tidak dilakukan tergesa-gesa. Komnas Perempuan mengambil posisi menunggu kondisi Putri dalam keadaan stabil untuk diperiksa.

"Komnas Perempuan sendiri, ada prinsip di dalam penanganan korban kekerasan seksual itu kan tidak memperburuk kondisi ya. Jadi kami mempercayai keterangan yang disampaikan melalui penyidik maupun hasil observasi maupun penanganan yang dilakukan oleh psikolog. Kami berkomunikasi dengan hal itu dan kami membatasi karena semakin banyak orang yang bertemu dengan ibu P (Putri) sementara dia belum siap itu akan memperburuk kondisinya itu," ujar Siti.

Sejak awal kasus tersebut mencuat Komnas Perempuan baru menemui Putri sebanyak satu kali pada 16 Juli lalu.

"Yang datang saat itu adalah Ketua Komisioner Komnas Perempuan Andy Yentriyani, menemui dan berkomunikasi dengan ibu P di ruang tidur beliau. Dan memang kondisinya beliau masih sangat terpukul, shock dan belum mampu menyampaikan atau menceritakan pengalaman traumatik yang dialami," kata Siti.

"Dan memang pada saat itu tujuan komnas perempuan tidak untuk mencari informasi atau seterusnya tapi untuk memberikan support bahwa beliau tidak sendiri," sambungnya.

Sebelumnya, Ketua Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan Putri menjadi saksi kunci guna mengungkap fakta sebenarnya dibalik kematian Brigadir.

"Hanya ibu Putri yang bisa memberikan keterangan, itupun kita belum ketemu dia," kata Taufan Selasa (2/8) kemarin.

Putri menjadi saksi kunci dalam peristiwa ini, karena dalam kasus tersebut hanya dirinya yang mengetahui persis peristiwa baku tembak berawal. Saat peristiwa itu terjadi, polisi juga mengklaim rekaman kamera CCTV dalam keadaan rusak.

"Bagaimana kami menyimpulkannya kalau kami enggak bisa mendapatkan seluruh bukti-bukti pendukung lainnya yang bisa membantu kami menyimpulkan," kata Taufan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Sebut Kematian Brigadir J Bukan Kasus Kriminal Biasa: Kita Kawal Semua!

Mahfud MD Sebut Kematian Brigadir J Bukan Kasus Kriminal Biasa: Kita Kawal Semua!

Sumbar | Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:33 WIB

Diperintahkan Jokowi Agar Buka-bukaan soal Kasus Brigadir J, Komnas HAM: Kalau Ada Apa-apa, Saya Bilang ke Pak Mahfud

Diperintahkan Jokowi Agar Buka-bukaan soal Kasus Brigadir J, Komnas HAM: Kalau Ada Apa-apa, Saya Bilang ke Pak Mahfud

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Kematian Brigadir J Bukan Kasus Kriminal Biasa, Mahfud MD: Harus Bersabar

Kematian Brigadir J Bukan Kasus Kriminal Biasa, Mahfud MD: Harus Bersabar

Bogor | Rabu, 03 Agustus 2022 | 19:42 WIB

Terkini

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB