Kenali Gejala dan Cara Pencegahan Cacar Monyet yang Mudah Menular

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 14:01 WIB
Kenali Gejala dan Cara Pencegahan Cacar Monyet yang Mudah Menular
Ilustraasi Cacar Monyet, Monkeypox- Pencegahan Cacar Monyet (Pixabay)

Suara.com - Masyarakat dihebohkan dengan penemuan virus cacar monyet di Indonesia yang menimpa seorang warga Jawa Tengah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah menyatakan jika warga yang diduga tertular penyakit cacar monyet tersebut statusnya masih sebatas suspek atau hanya bergejala. Untuk itu, kenali gejala dan pencegahan cacar monyet

Penyakit cacar monyet ini mulai menjadi perhatian masyarakat dunia sejak di beberapa negara kasusnya mengalami peningkatan. Penyakit ini sendiri disebabkan oleh sebuah virus yang mudah menular.  

Mengenal Penyakit Cacar Monyet 

Cacar monyet adalah sebuah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus monkeypox. Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Kala itu terjadi dua wabah penyakit mirip cacar yang terjadi pada kelompok hewan kera. Oleh karena itu, penyakit ini disebut juga dengan ‘monkeypox’. 

Beberapa tahun setelah penemuan itu, tepatnya pada tahun 1970, ditemukan kasus cacar monyet pada manusia pertama kali di Kongo, Afrika. Kemudian, pada tahun 2022 ini, wabah cacar monyet kembali menyebar luas.

Bahkan hingga ke berbagai negara termasuk Asia. Atas kejadian inj organisasi kesehatan dunia (WHO) menetapkan status penyakit monkeypox sebagai darurat kesehatan global. 

Pencegahan Cacar Monyet 

Sejauh ini, belum ditemukan pengobatan khusus untuk penderita penyakit cacar monyet. Pada umumnya, penderita akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu selama 2–4 minggu setelah terinfeksi penyakit ini. Pengobatan yang diberikan hanya bertujuan untuk mengurangi gejalanya saja. 

Meski biasanya gejala cacar monyet tidak terlalu berat, namun penderita sebaiknya tetap melakukan perawatan di rumah sakit. Dakam beberapa kasus yang ditemukan, cacar monyet ini dapat menimbulkan perburukan kondisi dan juga menyebabkan komplikasi, seperti pneumonia dan ensefalitis. 

Hingga saat ini, belum ada vaksin khusus yang dapat diberikan untuk mencegah penyakit cacar monyet. Menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan adalah salah satu langkah yang sangat penting untuk menurunkan risiko tertularnya penyakit ini. 

Dikutip dari laman Alodokter, berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah terlutarnya cacar monyet: 

  • Menghindari kontak langsung dengan hewan yang dicurigai telah terinfeksi cacar monyet 
  • Menghindari konsumsi daging hewan liar maupun daging hewan yang tidak dimasak sampai matang 
  • Merawat serta mengisolasi penderita cacar monyet hingga ia dinyatakan sembuh guna mencegah penularan yang lebih parah 
  • Menerapkan perilaku hidup yang bersih dan sehat, misalnya dengan rajin mencuci tangan dan kaki menggunakan air dan sabun. Terutama saat setelah aktivitas di luar rumah.  
  • Menggunakan alat perlindungan diri, contohnya sarung tangan dan juga masker, saat berdekatan dengan penderita cacar monyet 
  • Menghindari bepergian ke suatu daerah atau negara dengan jumlah kasus cacar monyet yang tergolong tinggi 

Gejala Cacar Monyet 

Pada manusia, gejala cacar monyet tampak sama seperti gejala cacar air, namun akan lebih ringan. Gejala dimulai dengan badan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan juga kelelahan. 

Perbedaan utama gejala cacar air dan cacar monyet yaitu pada penderita akan cacar monyet ini menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati) sedangkan cacar air biasa tidak. 

Sementara, masa inkubasi cacar monyet ini biasanya berkisar dari 6 sampai 13 hari tetapi dapat pula 5 sampai 21 hari. Selain gejala-gejala tersebut, berikut ini beberapa gejala umum yang akan dirasakan oleh penderita cacar monyet: 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Hasil Pemeriksaan Lesi Kulit Suspek Cacar Monyet Jawa Tengah Dinyatakan Negatif

Kabar Baik! Hasil Pemeriksaan Lesi Kulit Suspek Cacar Monyet Jawa Tengah Dinyatakan Negatif

Jawa Tengah | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Infeksi Cacar Monyet Bisa Lebih Parah pada Anak-Anak

Infeksi Cacar Monyet Bisa Lebih Parah pada Anak-Anak

| Sabtu, 06 Agustus 2022 | 11:44 WIB

7 Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air

7 Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air

| Sabtu, 06 Agustus 2022 | 09:07 WIB

Alami Cacar Monyet pada Bayi? Orangtua Jangan Panik!

Alami Cacar Monyet pada Bayi? Orangtua Jangan Panik!

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:44 WIB

IDI Ungkap Sebab Cacar Monyet Banyak Ditemukan di Kelompok Gay

IDI Ungkap Sebab Cacar Monyet Banyak Ditemukan di Kelompok Gay

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:42 WIB

Terkini

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB