Ini Daftar Negara yang Dibayang-bayangi Resesi Seks Selain China

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 22 Agustus 2022 | 19:43 WIB
Ini Daftar Negara yang Dibayang-bayangi Resesi Seks Selain China
Ilustrasi daftar negara resesi seks. (Pixabay/pexels)

Suara.com - Berita tentang resesi seks yang sedang terjadi di China menjadi isu panas belakangan ini. Angka yang ditunjukkan Biro Statistik Nasional China terbaru menunjukkan angka kelahiran di Negeri Tirai Bambu ini mencapai titik terendah sejak tahun 1960-an. Selain China, ini daftar negara diteror resesi seks lainnya.

Dalam laporannya, Global Times menulis tingkat kelahiran di China pada tahun 2020 hanya 8,52 per seribu orang. Itu adalah angka paling rendah dalam 43 tahun terakhir, menurut laporan Biro Statistik Nasional China.

Tak hanya itu, badan resmi pemerintah China itu mencatat tingkat pertumbuhan alami populasi masyarakat menyumbang 1,45 per seribu, sehingga menjadi nilai terendah dalam 43 tahun terakhir. 

Sementara, angka kelahiran baru di China dengan jumlah populasi sekitar 1,4 miliar diperkirakan akan mencetak rekor kelahiran terendah tahun ini dan mengindikasikan China sedang dilanda resesi seks.

Pada Oktober tahun lalu, Liga Pemuda Komunis China melaporkan 50 persen wanita yang tinggal di perkotaan China tak ingin menikah dengan sepertiga responden mengungkap tak percaya dengan pernikahan dan yang lainnya menyebut tak pernah merasakan jatuh cinta.

Ahli demografi China juga mengungkapkan penurunan angka kelahiran tersebut anjlok hingga di bawah 10 juta, dari angka semula yang menunjukkan 10,6 juta bayi lahir pada tahun 2021. 

Dalam ilmu kedokteran, resesi seks diartikan sebagai merosotnya gairah pasangan untuk melakuka hubungan seksual, menikah, serta memiliki anak.

Fenomena ini ternyata tidak hanya dialami China saja, tapi juga di beberapa negara lain, sehingga menjadi masalah demografi serius yang menimbulkan dampak dalam berbagai aspek kehidupan. 

Daftar Negara Diteror Resesi Seks

baca juga

1. Amerika 

Daily Mail melaporkan, anak muda Amerika di bawah usia 35 tahun berhubungan seks jauh lebih sedikit daripada generasi sebelumnya dan digambarkan sebagai 'resesi seks', menurut penelitian baru dari Institute for Family Studies  (IFS).

Penurunan terjadi selama lebih dari satu dekade, tapi masalah diperparah dengan pandemi virus corona dan lockdown.

Di antara anak di bawah 35 tahun yang belum pernah menikah, pendapat tentang seks pranikah cukup stabil selama 15 tahun terakhir, dengan 70 persen setuju dan 30 persen tidak setuju. 

2. Jepang

Menurut data Kementerian Kesehatan yang dilaporkan Reuters, pada tahun 2021, Jepang mencatat rekor angka kelahiran terendah yaitu 811.604 dan mejadi paling rendah sejak tahun 1899. Angka ini berbanding terbalik dengan jumlah kematian yang meningkat naik jadi 1.439.809.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Resesi Seks? Ini Dampak Efek Negatifnya

Apa Itu Resesi Seks? Ini Dampak Efek Negatifnya

Lifestyle | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 06:50 WIB

Harga Emas Turun, Resesi Masih 'Hantui' Ekonomi Amerika Serikat

Harga Emas Turun, Resesi Masih 'Hantui' Ekonomi Amerika Serikat

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:28 WIB

Resesi Eropa di Depan Mata Jika Konflik Rusia dan Ukraina Tak Segera Berakhir

Resesi Eropa di Depan Mata Jika Konflik Rusia dan Ukraina Tak Segera Berakhir

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 07:54 WIB

4 Dampak Resesi AS ke Indonesia, Barang Ekspor Bisa Makin Murah

4 Dampak Resesi AS ke Indonesia, Barang Ekspor Bisa Makin Murah

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:07 WIB

Indonesia Masuk Daftar Negara Terancam Resesi, Sri Mulyani Tetap Tenang

Indonesia Masuk Daftar Negara Terancam Resesi, Sri Mulyani Tetap Tenang

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 18:10 WIB

Sri Mulyani Buka-bukaan Strategi Indonesia Buat Atasi Ancaman Resesi

Sri Mulyani Buka-bukaan Strategi Indonesia Buat Atasi Ancaman Resesi

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 15:27 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×