Cerita Banjir Air Mata Saksi di Sidang Etik, Ferdy Sambo Diam Tak Acuh

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 09:09 WIB
Cerita Banjir Air Mata Saksi di Sidang Etik, Ferdy Sambo Diam Tak Acuh
Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo (tengah) usai menjalani sidang kode etik di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sidang etik yang dilakukan untuk mengadili mantan Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo beberapa waktu lalu diwarnai dengan tangisan dari para saksi. Suasana sidang penuh ketegangan dan isak tangis, namun Sambo tetap acuh.

Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di dalam ruang sidang. Ia menyebut sidang tersebut dipenuhi dengan air mata.

"Ya suasana sidangnya sebagaimana pengadilan. Ya suasananya ada tegangannya, ada tenangnya, ya dinamis lah. Dan penuh air mata," jelas Yusuf.

Sidang yang berlangsung selama 17 jam itu akhirnya memutuskan bahwa adanya pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada Ferdy Sambo atas kasus penembakan sang anak buah, Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu. Hakim menjatuhkan hukuman kepada Sambo atas golongan perbuatan tercelanya dari setiap kesaksian yang ia ungkap selama proses penyelidikan hingga penetapannya sebagai tersangka.

Di dalam ruang sidang tersebut, Yusuf mengungkap bahwa Sambo tak menunjukkan kesedihan hingga meneteskan air mata, namun menunjukkan rasa bersalah. Justru, beberapa saksi yang diduga mengetahui skenario pembunuhan Brigadir J tersebut tampak menyesal hingga tak kuasa menahan air mata.

Keterlibatan Sambo dalam pembunuhan Brigadir J tersebut tidak dapat dipandang sebelah mata. Pasalnya, Sambo yang berperan sebagai pembuat skenario penembakan ini sempat memberi statemen palsu soal kesaksiannya dalam peristiwa tersebut, sebelum akhirnya dirinya ditetapkan sebagai tersangka bersama Bharada E, Brigadir RR, KM, dan sang istri, Putri Chandrawathi.

Sebelum masuk ke ruang sidang, Sambo masih diterima selayaknya anggota Polri dengan formal. Ia pun masih diberi hormat oleh para anggota polisi yang ikut dalam sidang tersebut. Sidang yang dilakukan tertutup tersebut memperlihatkan Sambo yang berada tepat di depan hakim dan jaksa seolah tegar menghadapi hukuman yang dijatuhkan kepadanya.

Air matanya tak ada yang jatuh, namun dirinya tetap bergeming menghadapi sidang yang membuatnya harus menghentikan karirnya sebagai anggota Polri dengan pangkat Bintang 2 atau berpangkat Irjen. Di dalam sidang tersebut, dihadirkan 15 saksi yang diduga ikut terlibat dan mengetahui skenario pembunuhan Brigadir J dan rata-rata merupakan petinggi Polri. Tak hanya itu, Bharada E pun turut hadir secara daring dalam sidang tersebut karena dirinya dipertimbangkan untuk menjadi justice collaborator, sehingga perlindungan terhadapnya dilakukan secara ekstra.

Yusuf pun mengungkap bahwa kehadiran saksi tersebut membuat polisi menerima laporan dan kesaksian baru, sehingga diharapkan kasus ini dapat cepat selesai dan diputuskan siapa saja yang akan menjadi tersangka.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ISESS: Jika Polri Terapkan Asas Persamaan Hukum, Mestinya Ferdy Sambo Ditampilkan Pakai Baju Tahanan

ISESS: Jika Polri Terapkan Asas Persamaan Hukum, Mestinya Ferdy Sambo Ditampilkan Pakai Baju Tahanan

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:35 WIB

Kejagung Siap Beberkan Perkembangan Berkas Perkara Ferdy Sambo Senin Siang Nanti

Kejagung Siap Beberkan Perkembangan Berkas Perkara Ferdy Sambo Senin Siang Nanti

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:15 WIB

Heboh Wajah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tanpa Make Up, Netizen: Semua Akan Glowing Saat Punya Uang

Heboh Wajah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tanpa Make Up, Netizen: Semua Akan Glowing Saat Punya Uang

Bogor | Senin, 29 Agustus 2022 | 06:00 WIB

Kata Kompolnas yang Ikuti Sidang Etik Ferdy Sambo; Tegang! Hakim Sempat Bentak Saksi: Bicara yang Jelas, Jangan Berbelit

Kata Kompolnas yang Ikuti Sidang Etik Ferdy Sambo; Tegang! Hakim Sempat Bentak Saksi: Bicara yang Jelas, Jangan Berbelit

News | Minggu, 28 Agustus 2022 | 17:52 WIB

Soal Banding Ferdy Sambo Usai Dipecat dalam Sidang Etik Polisi, Kapolri: Kita Lihat Saja Nanti

Soal Banding Ferdy Sambo Usai Dipecat dalam Sidang Etik Polisi, Kapolri: Kita Lihat Saja Nanti

Jatim | Minggu, 28 Agustus 2022 | 16:28 WIB

Banjir Air Mata di Sidang Etik Ferdy Sambo, Siapa Saja yang Menangis?

Banjir Air Mata di Sidang Etik Ferdy Sambo, Siapa Saja yang Menangis?

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 16:13 WIB

Terkini

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

Warisan Mao Zedong! Fakta Great Hall of the People yang Jadi Lokasi Pertemuan Trump-Xi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

Daftar Pengadaan Mewah di Sekolah Rakyat: Sepatu sampai Bingkai Foto Prabowo Bernilai Miliaran

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:33 WIB

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

Apa Itu Thucydides Trap? Konsep Geopolitik yang Bikin Trump Terdiam di Depan Xi Jinping

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:26 WIB

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:18 WIB

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:55 WIB