Banjir Besar Landa Pakistan, Nyaris Setengah Juta Orang Mengungsi Di Kamp

Bangun Santoso

Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:35 WIB
Banjir Besar Landa Pakistan, Nyaris Setengah Juta Orang Mengungsi Di Kamp
Ilustrasi banjir (Unsplash.com/ Chris Gallagher)

Suara.com - Hampir setengah juta orang di Pakistan memadati kamp-kamp pengungsian setelah kehilangan rumah mereka dalam banjir dahsyat.

Menteri Urusan Perubahan Iklim Pakistan Sherry Rehman, pada Senin (29/8/2022) waktu setempat, mengingatkan Pakistan berada di “garis depan” krisis iklim dunia setelah musim hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya menyelimuti negara itu sejak pertengahan Juni lalu. Lebih dari 1.130 orang telah meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Sejak dua hari lalu, hujan mulai berhenti dan banjir di sebagian daerah mulai surut. Tetapi warga Pakistan di banyak kota masih berjuang mengatasi kerusakan rumah dan bisnis akibat banjir itu.

Dalam salah satu insiden banjir terburuk, sedikitnya 11 orang meninggal pada Senin ketika perahu yang digunakan para relawan penyelamat untuk mengevakuasi 24 orang, terbalik di perairan Sungai Indus yang meluap di dekat kota Bilawal Pur di wilayah selatan. Belum diketahui jumlah pasti orang yang masih hilang dalam musibah itu.

Sherry dan pakar meteorologi mengatakan kepada Associated Press bahwa musim hujan sedianya baru terjadi pada September ini. Namun musim hujan telah tiba sejak awal musim panas lalu, dan lebih deras dari biasanya sehingga menimbulkan dampak yang luas.

“Pakistan terbiasa dengan hujan lebat dan banjir,” ujar Rehman, “tetapi tidak yang seperti ini.” Ia menambahkan, “apa yang kami lihat dalam delapan minggu terakhir ini adalah hujan yang tidak henti-hentinya, yang tidak pernah terjadi dalam musim hujan sebelumnya.”

Hujan deras adalah yang terbaru dari serangkaian bencana yang menurut Rehman diperburuk oleh perubahan iklim, termasuk gelombang panas, kebakaran hutan dan ledakan danau glasial.

Kerusakan alam yang kini terjadi mencerminkan bagaimana negara-negara miskin seringkali harus membayar harga mahal untuk perubahan iklim yang sebagian besar disebabkan oleh negara-negara yang lebih maju. Sejak tahun 1959, Pakistan hanya bertanggung jawab atas 0,4 persen emisi CO2. Sementara Amerika Serikat menyumbang 21,5 persen dari total emisi, disusul oleh China dengan 16,5 persen, dan Uni Eropa yang berkontribusi sebesar 15 persen pada emisi CO2 dunia.

“Iklim tidak mengenal batas dan dampaknya dapat dirakan secara tidak proporsional,” ujar Rehman. “Ketika Anda melihat sistem tekanan yang rendah datang dari Teluk Bengal, hal itu menghantam kami lebih buruk dibanding negara-negara lain. Jadi kita berada di garis depan dalam krisis global ini.”

baca juga

Otoritas Manajemen Bencara Nasional mengatakan banjir pada musim panas kali ini telah menewaskan lebih dari 1.136 orang dan melukai 1.636 lainnya. Lebih dari satu juta rumah hancur akibat banjir tersebut.

Hingga laporan ini disampaikan, sedikitnya 498.000 orang di negara berpenduduk 220 juta jiwa ini masih berada di kamp-kamp pengungsian. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Ms. Marvel Episode 4: Kamala Pergi ke Pakistan Demi Neneknya

Sinopsis Ms. Marvel Episode 4: Kamala Pergi ke Pakistan Demi Neneknya

Your Say | Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:33 WIB

Ratusan Rumah di Mukomuko Terendam, Tempat Pelelangan Ikan Ikut Terdampak Banjir

Ratusan Rumah di Mukomuko Terendam, Tempat Pelelangan Ikan Ikut Terdampak Banjir

Jogja | Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Waspada, Dalam Sehari Ada 37 Bencana Terjadi di Kota Bogor

Waspada, Dalam Sehari Ada 37 Bencana Terjadi di Kota Bogor

Jabar | Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:12 WIB

Banjir Bandang Pakistan Tewaskan 1.000 Jiwa, PM Minta Orang Kaya Bantu Korban Banjir

Banjir Bandang Pakistan Tewaskan 1.000 Jiwa, PM Minta Orang Kaya Bantu Korban Banjir

Video | Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:30 WIB

6.261 Warga Terdampak Banjir di Kapuas Hulu Kalimantan Barat

6.261 Warga Terdampak Banjir di Kapuas Hulu Kalimantan Barat

Kalbar | Selasa, 30 Agustus 2022 | 08:05 WIB

BMKG: Waspada Bencana Hidrometeorologi di Sumut

BMKG: Waspada Bencana Hidrometeorologi di Sumut

Deli | Senin, 29 Agustus 2022 | 19:27 WIB

Sejumlah Wilayah Singkawang Direndam Banjir, Pemprov Kalbar Siap Kirim Bantuan

Sejumlah Wilayah Singkawang Direndam Banjir, Pemprov Kalbar Siap Kirim Bantuan

Kalbar | Senin, 29 Agustus 2022 | 18:37 WIB

Terkini

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

×