Harga Pertalite Naik Jadi Berapa? Bikin Penasaran, Ini Prediksinya

Rifan Aditya

Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:03 WIB
Harga Pertalite Naik Jadi Berapa? Bikin Penasaran, Ini Prediksinya
Peluncuran BBM Pertalite di SPBU Abdul Muis, Jakarta, Jumat (24/7).

Suara.com - Kabar kenaikan harga BBM subsidi yaitu solar dan pertalite semakin kencang beredar. Masyarakat pun ingin tahu harga Pertalite naik jadi berapa. Kapan kenaikan harga pertalite ini dimulai? 

Sebelum itu tahukah Anda, bahwa Pertamina Pertalite pertama kali diluncurkan pada hari Jumat, 24 Juli 2015 di SPBU 31.1.02.02 Abdul Muis, Jakarta Pusat? Pada saat itu, Pertamina Pertalite baru tersedia di 101 SPBU di Kota Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Tepatnya, Pertamina Pertalite pada saat itu ada di 40 SPBU Jakarta dan Bandung, 28 Rest Area Jawa Barat, serta 33 di Surabaya, Gresik dan Mojokerto.

Pertalite yang memiliki warna hijau terang dan jernih dengan ciri khas nozzle pompa pengisian berwarna putih. Pertamina Pertalite ini sangat tepat digunakan oleh kendaraan dengan kompresi 9:1 sampai dengan 10:1.

Kini, masyarakat Indonesia tengah harap-harap cemas dan banyak yang penasaran, harga Pertalite naik jadi berapa? Sebelum mengetahui harga Pertalite naik jadi berapa, Anda harus tahu bahwa harga Pertalite murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah dan perannya resmi yaitu sebagai Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP).

Pemerintah memang berencana untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertalite dan Solar Subsidi. Namun, besaran kenaikannya masih dalam tahap pengkajian, di mana pertimbangan besarnya adalah supaya tidak mengganggu daya beli masyarakat termasuk inflasi yang tidak terlalu tinggi.

Harga Pertalite Naik Jadi Berapa? 

Nah, untuk menjaga daya beli masyarakat, kemungkinan kenaikan harga Pertalite di SPBU Pertamina masih akan berada di bawah Rp 10.000 per liter dengan range kenaikan Rp 1.000 sampai Rp 2.500 dari harga yang saat ini Rp 7.650 per liter.

Prakiraan ini berdasarkan pengakuan dari sumber dari lingkungan pemerintah. Namun kebenaran rumor harga baru pertalite ini belum dapat dikonfirmasi.

baca juga

Sementara itu, dikutip dari jaringan Suara.com--tangsel.suara.com, Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno memberikan bocoran tentang kenaikan harga Pertalite dan Solar. Ia menyebut bahwa kenaikannya bisa mencapai hingga 40%.

Tahun ini pemerintah mengerek naik alokasi subsidi energi menjadi Rp 502 triliun, angka ini sekitar 16 persen dari total rencana pengeluaran negara. Berdasarkan hal tersebut, maka diperkirakan harga kenaikan BBM sesuai yang tertera dalam gambar viral di media sosia. Pertalite akan naik lebih dari 30%, Pertamax akan naik lebih dari 30%, dan Solar pun akan naik lebih dari 30%.

Perlu diketahui pada awal Agustus 2022, beredar viral gambar di media sosial yang menyebutkan harga baru BBM. Disana tertulis: Pertalite (Harga Awal Rp7.650/liter, Harga Baru Rp10.000/liter), Pertamax (Harga Awal Rp12.500/liter, Harga Baru Rp16.000/liter), dan Solar (Harga Awal Rp5.150/liter, Harga Baru Rp7.200/liter).

Rumor kenaikan harga BBM viral di media sosial (Twitter))
Rumor kenaikan harga BBM viral di media sosial (Twitter))

 Lantas, bagaimana dengan kabar harga Pertalite sebesar Rp 17.000 per liter? Ternyata, yang dimaksud harga Pertalite Rp 17.100 adalah harga murni jika tidak dapat subsidi. Dalam artian yang dikatakan oleh Presiden Joko Widodo adalah harga keekonomian Pertalite Rp 17.100.

Dilansir dari berbagai sumber, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa harga Pertalite sekarang jauh di bawah harga keekonomian, di mana harga Pertalite saat ini dijual sebesar Rp 7.650 per liter padahal seharusnya dijual Rp 17.200 per liter (harga keekonomian pada Juli 2022). Dengan begitu, dari penjualan Pertalite saja ada selisih hingga Rp 9.550 per liter. 

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga mengungkapkan hitung-hitungannya bahwa harga keekonomian Pertalite seharusnya dijual di kisaran Rp 14.450 per liter, sedangkan untuk harga keekonomian solar senilai Rp 13.950 per liter.

Meski begitu, harga Pertalite naik jadi berapa hingga saat ini Rabu (31/8/2022), masih belum diketahui secara pasti. Yang jelas, harga BBM pada hari ini masih belum mengalami perubahan.

Berikut ini adalah daftar harga BBM yang dijual Pertamina:

  • Pertamax Turbo naik menjadi Rp 17.900/liter dari harga sebelumnya Rp 16.200/liter.
  • Dexlite naik menjadi Rp 17.800/liter dari harga sebelumnya Rp 15.000/liter.
  • Pertamina Dex menjadi Rp 18.900/liter dari harga sebelumnya Rp 16.500/liter.
  • Pertamax tetap di harga Rp 12.500 per liter.
  • Pertalite tetap di harga Rp 7.650 per liter.
  • Solar tetap di harga Rp 5.150 per liter

Demikianlah ulasan  singkat mengenai harga Pertalite naik jadi berapa yang perlu diketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Pertalite dan Solar Harus Naik Harga?

Kenapa Pertalite dan Solar Harus Naik Harga?

News | Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:34 WIB

Kelebihan Subsidi BBM Rp195 Triliun Dibayar Tahun 2023

Kelebihan Subsidi BBM Rp195 Triliun Dibayar Tahun 2023

Tantrum | Rabu, 31 Agustus 2022 | 07:02 WIB

Ini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina Secara Online

Ini Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina Secara Online

Serang | Rabu, 31 Agustus 2022 | 05:45 WIB

Ombudsman Sarankan Pemerintah Batasi Distribusi BBM Bersubsidi Jenis Pertalite

Ombudsman Sarankan Pemerintah Batasi Distribusi BBM Bersubsidi Jenis Pertalite

News | Selasa, 30 Agustus 2022 | 23:23 WIB

Harga BBM Mau Naik, Ombudsman Beri Saran kepada Pemerintah

Harga BBM Mau Naik, Ombudsman Beri Saran kepada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:48 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×