Luncurkan Buku 'Visioning Indonesia' Terkait Visi Capres 2024, Cak Imin: Negara Harus Mampu Memanusiakan Rakyatnya

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 17:25 WIB
Luncurkan Buku 'Visioning Indonesia' Terkait Visi Capres 2024, Cak Imin: Negara Harus Mampu Memanusiakan Rakyatnya
Ketua DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat peluncuran Visioning Indonesia di The Dome Senayan Park pada Rabu (7/9/2022). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meluncurkan buku berjudul Visioning Indonesia. Buku tersebut merupakan bukunya yang kedua tentang politik kesejahteraan.

Ia menyebut, visi yang ditulis dalam buku tersebut juga menjadi visinya sebagai calon presiden untuk 2024 mendatang.

"Ini serial yang kedua, InsyaAllah ada ketiga dan keempat. Dari hasil dialog, masih besar kesenjangan dalam hidup masyarakat kita. Karenanya, tugas kita menutup kesenjangan ini,” kata Cak Imin ditemui di acara peluncuran bukunya di The Dome Senayan Park, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

"Bisa jadi (sebagai visi capres 2024), salah satunya," sambungnya.

Ia mengatakan, politik kesejahteraan memang digaungkannya untuk menghapus kesenjangan dan menciptakan cita-cita keadilan sosial yang normatif.

"Hari ini kita masih punya banyak pekerjaan. Yang salah siapa, bukan siapa-siapa. Yang salah adalah realitasnya. Memang sulit. Nah dari situ perlu konsistensi, perlu namanya kalau bahasa saya Istiqomah," ungkapnya.

Cak Imin mengatakan, negara harus tetap menjadi pelindung masyarakat. Menurutnya, keberadaan negara bukan hanya menjadi pengelola pasar, melainkan menjadi pelindung masyarakat dalam menghadapi kekuatan pasar.

"Ini harus dirombak tata kelolanya kita sehingga kita lebih maju. Karena itu saya ingin pengkayaan melalui launching buku hari ini bisa menjadi inspirasi semuanyalah, terutama saya sebgai politisi, anak buah saya di kabinet dan di legislatif," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, demokrasi yang ada kekinian harus bisa memunculkan kesejahteraan.

"Demokrasi harus mampu melahirkan kesejahteraan. Negara harus mampu memanusiakan rakyatnya," pungkasnya.

Dalam acara peluncuran buku tersebut turut hadir Pimpinan DPR RI, perwakilan Fraksi di DPR RI dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Selain itu, nampak juga Dubes Ukraina dan Wakil Dubes Rusia hadir di kursi undangan. Tak ketinggalan, Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senang Jika PDIP Gabung Koalisi PKB-Gerindra, Cak Imin: Komposisi Capres-Cawapres Harus Didiskusikan

Senang Jika PDIP Gabung Koalisi PKB-Gerindra, Cak Imin: Komposisi Capres-Cawapres Harus Didiskusikan

News | Rabu, 07 September 2022 | 16:33 WIB

Restu Cak Imin Tentukan Nasib Duet Prabowo-Puan, Lanjut jadi Kenyataan atau Kandas hanya jadi Peluang?

Restu Cak Imin Tentukan Nasib Duet Prabowo-Puan, Lanjut jadi Kenyataan atau Kandas hanya jadi Peluang?

News | Senin, 05 September 2022 | 20:03 WIB

Gerindra Diingatkan Tak jadi Pengkhianat, Tinggalkan Cak Imin dan PKB Demi Tampung Puan jadi Cawapres Prabowo

Gerindra Diingatkan Tak jadi Pengkhianat, Tinggalkan Cak Imin dan PKB Demi Tampung Puan jadi Cawapres Prabowo

News | Senin, 05 September 2022 | 19:56 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB