Kronologi Dugaan Kekerasan Santri di Ponpes Gontor, Terungkap Usai Ibu Mengadu ke Hotman Paris

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 18:26 WIB
Kronologi Dugaan Kekerasan Santri di Ponpes Gontor, Terungkap Usai Ibu Mengadu ke Hotman Paris
Olah TKP di Pondok Pesantren Gontor [Foto: Beritajatim]

Salah satu santri di Pondok Pesantren Darussalam Gontor I, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dikabarkan meninggal dunia usai diduga mengalami kekerasan.

Awalnya, kasus ini terungkap usai seorang ibu yang merupakan orang tua santri mengadu kepada pengacara kondang Hotman Paris dalam kunjungannya ke Palembang, Sumatera Selatan.

Berikut ini kronologi kasus kematian santri di Pondok Gontor selengkapnya.

Seorang santri berinisial AM yang tengah menempuh pendidikan Kelas 5i atau setara Sekolah Menengah Atas di Pondok Modern Darussalam Gontor 1, Ponorogo, Jawa Timur ini dikabarkan meninggal oleh pihak sekolah pada Senin (22/8/2022). Kabar itu pun sontak mengagetkannya dan mengharapkan jenazah putranya sampai ke Palembang.

AM diantarkan pulang ke kampung halamannya dalam keadaan meninggal dunia. Sang pengantar diketahui bernama Ustaz Agus yang tidak dikenal oleh Soimah. Ustaz Agus mengatakan bahwa AM meninggal karena kelelahan saat mengikuti kegiatan Perkemahan pada Kamis hingga Jumat. AM diketahui sebagai Ketua Perkemahan Kamis Jumat.

Beberapa waktu kemudian, Soimah mendapatkan kabar dari Wali Santri lain bahwa korban bukan meninggal karena kelelahan. Keluarga pun meminta peti jenazah anaknya dibuka. Soimah pun langsung menduga anaknya meninggal karena kekerasan.

Soimah menyayangkan sikap Pondok Gontor yang laporannya berbeda dengan kenyataan yang diterima. Soimah pun menghubungi pihak forensik dan rumah sakit siap melakukan autopsi.

Setelah didesak untuk mengaku, Pihak Gontor 1 pun mengakui AM merupakan korban kekerasan. Soimah mengaku menyesal telah menitipkan AM ke Pondok Pesantren yang terkenal nomor satu itu.

Soimah memutuskan tidak jadi melakukan autopsi. Soimah saat itu belum melanjutkan ke ranah hukum dan membuat surat terbuka yang intinya ingin bertemu Kiai Gontor 1. Ia ingin pelaku dan keluarganya menceritakan kronologi yang menyebabkan AM meninggal. Namun, pihak Gontor 1 saat itu belum menanggapi.

Soimah membagikan kisahnya kepada Hotman Paris yang sedang berkunjung ke Palembang. Polres Ponorogo pun menyelidiki dugaan kematian AM karena dianiaya. Saat ditemui Polres Ponorogo, pihak Gontor mengaku akan kooperatif dan transparan.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Wahyu Wibowo mengatakan korban penganiayaan ada tiga orang. Satu orang yang meninggal dunia adalah AM dan dua orang lainnya di rumah sakit. Pelaku diduga sesama santri.

Sudah ditemukan 9 saksi dalam kasus tersebut yakni dua santri, tiga pengurus pondok, dan empat dokter. Saksi kemungkinan masih terus bertambah seiring berjalannya penyelidikan.

Juru Bicara Pondok Modern Darussalam Gontor, Noor Syahid pun meminta maaf dan turut berduka. Pihaknya juga meminta maaf karena dalam proses pengantaran jenazah dilakukan dengan tidak jelas dan tidak terbuka.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan Ponpes Gontor Terkait Kasus Meninggalnya Santri, Akui Adanya Penganiayaan yang Sebabkan AM Wafat

Pernyataan Ponpes Gontor Terkait Kasus Meninggalnya Santri, Akui Adanya Penganiayaan yang Sebabkan AM Wafat

| Rabu, 07 September 2022 | 17:27 WIB

Tim Khusus Polisi Juga ke Palembang untuk Autopsi Jasad Santri Ponpes Gontor Albar Mahdi

Tim Khusus Polisi Juga ke Palembang untuk Autopsi Jasad Santri Ponpes Gontor Albar Mahdi

Malang | Rabu, 07 September 2022 | 18:21 WIB

Serahkan Kasus Kematian Santri di Gontor Sesuia Prosedur, Mahfud MD: Jadi Biar Saja, Ada Proses Hukumnya

Serahkan Kasus Kematian Santri di Gontor Sesuia Prosedur, Mahfud MD: Jadi Biar Saja, Ada Proses Hukumnya

Kalbar | Rabu, 07 September 2022 | 17:14 WIB

Polisi Sebut Kasus Penganiayaan Berujung Kematian Santri Gontor Akibat Kesalahpahaman

Polisi Sebut Kasus Penganiayaan Berujung Kematian Santri Gontor Akibat Kesalahpahaman

Malang | Rabu, 07 September 2022 | 15:54 WIB

Soroti Kasus Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor, Wapres Ma'ruf Amin Beri Perintah Tegas Ini

Soroti Kasus Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor, Wapres Ma'ruf Amin Beri Perintah Tegas Ini

News | Rabu, 07 September 2022 | 15:44 WIB

Terkini

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:14 WIB

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:10 WIB

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:04 WIB

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:57 WIB

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:53 WIB

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:51 WIB

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:48 WIB

Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan

Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:47 WIB