Ancaman Hacker Retas Data Presiden Jokowi Tunjukan Kerentanan Indonesia Amankan Data Pribadi

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 09 September 2022 | 19:47 WIB
Ancaman Hacker Retas Data Presiden Jokowi Tunjukan Kerentanan Indonesia Amankan Data Pribadi
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Suara.com - Anggota Komisi I DPR Christina Aryani merespons ancaman dari hacker untuk meretas data Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Christina, munculnya ancaman itu menperlihatkan data di Indonesia yang mudah diretas.

Hal tersebut tentu harus menjadi perhatian serius dari pemerintah. Christina mengatakan, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang besar, dalam menjamin kemanan data pribadi.

"Upaya peretasan dalam bentuk apapun termasuk yang disampaikan oleh Dark Tracer memperlihatkan Indonesia memiliki pekerjaan rumah besar dalam upaya memberikan perlindungan optimal terhadap keamanan data," kata Christina kepada wartawan, Jumat (9/9/2022).

"Kerentanan Indonesia yang terlihat 'mudah' diretas menuntut keseriusan pemerintah untuk memastikan keamanan dan kedaulatan digital kita," katanya.

Anggota DPR RI Christina Aryani. ANTARA/HO-DPP Partai Golkar
Anggota Komisi IDPR RI Christina Aryani. ANTARA/HO-DPP Partai Golkar

Komisi I, kata Christina tidak bosan-bosannya mengingatkan pemerintah untuk mengambil langkah perbaikan serius terkait keamanan data.

"Saling melempar tanggung jawab tidak menjawab persoalan yang ada. Kami menunggu langkah serius pemerintah," kata Christina.

Belakangan ini, warganet dibuat geger dan heboh soal kemunculan hacker berinisial Bjorka yang meretas data milik Pemerintah Republik Indonesia.

Hacker Bjorka bahkan sempat saling berseteru dengan Kominfo soal peretasan data usai lontarkan kata-kata menohok. Kini, terduga hacker Bjorka secara blak-blakan mengaku akan retas data milik presiden Indonesia.

Informasi tersebut diketahui dari unggahan cuitan akun @darktracer_int di jejaring media sosial Twitter pada Jumat (09/09/2022). Dalam cuitan itu terduga hacker Bjorka mengungkapkan niat peretasan data presiden Indonesia melalui kanal di Telegram.

"The next will come from the presiden of Indonesia," tulis akun bernama Bjorka dilihat Beritahits.id, Jumat (09/09/2022).

Aksi yang diungkapkan Bjorka tersebut banyak diwarnai beragam reaksi oleh anggota kanal bernama 'Bjorkanism' tersebut. Sebagai informasi, menurut laporan akun @darktracer_int, Bjorka sendiri telah menargetkan untuk meretas data masyarakat Indonesia sejak 2020.

Sejauh ini, hacker Bjorka telah meretas dan menjual data pribadi dari situs Indihome, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kominfo, dan lainnya. Hingga saat ini pun belum diketahui, tujuan dan siapa sosok hacker Bjorka tersebut.

Alih-alih ketakutan dan khawatir, warganet Indonesia jutsru mendukung penuh aksi peretasan data yang hendak dilakukan oleh Bjorka.

Warganet menganggap, aksi hacker tersebut bisa menjadi sesuatu hal untuk pembuktian pemerintah terhadap keamanan data masyarakat. Dirangkum Beritahits.id, begini beragam tanggapan warganet soal informasi terduga hacker Bjorka yang hendak meretas data presiden.

"Gapapa bro, sikat aja. Data di Indonesia mah emang nggak ada harganya," tulis @monti***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkominfo Ingatkan Publik Tak Jadikan Hacker Seperti Pahlawan yang Dielu-elukan

Menkominfo Ingatkan Publik Tak Jadikan Hacker Seperti Pahlawan yang Dielu-elukan

Tekno | Jum'at, 09 September 2022 | 19:42 WIB

Kebocoran Data di Indonesia Terjadi Berkali-kali, SAFENet Geram: Bukti Nyata Pemerintah Sepelekan Perlindungan Data

Kebocoran Data di Indonesia Terjadi Berkali-kali, SAFENet Geram: Bukti Nyata Pemerintah Sepelekan Perlindungan Data

News | Jum'at, 09 September 2022 | 18:21 WIB

Jurnalis Mudah Didoxing Gegara Kebocoran Data Pribadi: Alamat Rumah hingga Keluarga Bisa Diteror

Jurnalis Mudah Didoxing Gegara Kebocoran Data Pribadi: Alamat Rumah hingga Keluarga Bisa Diteror

News | Jum'at, 09 September 2022 | 18:01 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB