Pengacara Brigadir J Sinyalkan Kuatnya Ferdy Sambo Cs sampai Mabes Polri 'Ciut': Bagaimana Kita yang Sipil

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Rabu, 14 September 2022 | 15:00 WIB
Pengacara Brigadir J Sinyalkan Kuatnya Ferdy Sambo Cs sampai Mabes Polri 'Ciut': Bagaimana Kita yang Sipil
Tersangka Irjen Ferdy Sambo saat mengikuti rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Yasir]

Suara.com - Perihal kuatnya geng Ferdy Sambo di lingkup korps bhayangkara kerap digaungkan di tengah investigasi pembunuhan Brigadir J. Pasalnya mantan Kadiv Propam Polri itu disebut memiliki banyak loyalis yang kini satu-persatu rontok akibat bergulirnya kasus Brigadir J.

Kekinian perihal kuatnya pengaruh Sambo kembali diungkit oleh pengacara Brigadir J, Johnson Panjaitan. Hal ini disampaikannya ketika menjadi tamu di podcast Refly Harun.

Johnson mengaku pelaporan kejanggalan pada kematian Brigadir J menyebabkan pihaknya selaku kuasa hukum banyak berpolemik. Bahkan ketika mereka datang ke Mabes Polri untuk diperiksa pun langsung disambut dengan penjagaan sekelompok Brimob.

Bahkan bukan sembarang polisi, konon yang berjaga adalah anggota Brimob yang membawa senjata dan diarahkan ke bawah.

"Hari itu juga dibuatkan BAP, jadi sampai pagi Refly kami diperiksa. Dan pada waktu itu sudah berpolemik. Jadi saya juga sudah agak heran," ujar Johnson, dikutip Suara.com pada Rabu (14/9/2022).

"Sudah puluhan tahun kami ke Mabes (Polri). Tapi kali ini kami datang udah agak kaget. Kenapa? Penjagaan ketat dan bukan seperti biasa. Mulai turun Brimob, dengan senjata di bawah, pakai loreng, dijaga dimana-mana. Saya kan kaget," sambungnya.

Situasi yang tak biasa ini membuat Johnson langsung mencari penjelasan. Tak disangka, polisi di Mabes Polri rupanya malah menunjukkan "ketakutan" mereka selama proses pemeriksaan kasus penembakan Brigadir J.

"Saya tanya, 'Kenapa ini Bos? Kenapa sampai harus kayak gini?' (Dijawab), 'Hati-hati, kita sendiri juga bahaya. Makanya ini Bang, jadi kami mohon, tolonglah...'" kata Johnson, menirukan balasan yang diterimanya dari pihak kepolisian di Mabes Polri.

"'Masa sih, ini Mabes (tapi) kalian terancam begitu?' (Dijawab), 'Ya pokoknya, sudah jangan ngomong gede-gede Bang, yang penting ini jalan.' Anda bisa bayangkan, polisi di Mabes begitu, bagaimana kita yang sipil, yang datang dari luar?" lanjut Johnson.

baca juga

Bahkan rekan Kamaruddin Simanjuntak ini menilai situasi di Mabes Polri cukup mencekam selama investigasi kasus penembakan Brigadir J. Namun hal ini, menurut Johnson, juga membuktikan soal seberapa kuatnya cengkeraman Sambo dan gengnya di tubuh Polri.

"Ini tentu jadi pembuktian juga ke belakang, tentang betapa kuatnya jaringan ini, baik Sambo-nya dan (gengnya)," sambungnya.

Situasi ini sebenarnya juga sempat membuat Johnson khawatir akan sulit mendapat kepercayaan publik. Namun menurutnya ada kuasa Tuhan yang turut membantu sehingga publik berbalik lebih memercayai pihaknya yang pro justicia.

Johnson Panjaitan Mengaku Pernah Dipertemukan dengan 11 Jenderal

Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Johnson Panjaitan, usai menyambangi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo untuk melihat jalannya prarekonstruksi, Sabtu (23/7/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Johnson Panjaitan, usai menyambangi rumah dinas Irjen Ferdy Sambo untuk melihat jalannya prarekonstruksi, Sabtu (23/7/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Pada kesempatan yang sama, Johnson menyebut soal pertemuannya berdalih pemeriksaan awal dari laporan Brigadir J.

"Nggak tahunya yang terjadi adalah kami rapat, Refly, dengan 11 jenderal. Belum lagi yang kombes, bersama dengan Kompolnas. Saya lihat ada Benny Mamoto, ada Poengky, untuk kita bicara," tutur Johnson.

Ia bahkan menganalogikan rapat tersebut selayaknya pertarungan. "(Saat itu) saya bilang, 'Jujurlah, supaya kita bisa ungkap. Kami akan bekerja sama, membantu, karena tujuan kami sama-sama mau menegakkan hukum dan menjaga marwah Polri'," katanya.

Namun tampaknya bujukan ini tak digubris pihak Ferdy Sambo yang tetap menggulirkan skenario tersebut sampai akhirnya Bharada E muncul untuk mengubah BAP, termasuk membelot dari skenario yang sudah disusun Sambo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Menyebut Peran Brigadir Frillyan di Kasus Ferdy Sambo: Rampas HP Wartawan Saat Liputan Brigadir J

Polri Menyebut Peran Brigadir Frillyan di Kasus Ferdy Sambo: Rampas HP Wartawan Saat Liputan Brigadir J

Depok | Rabu, 14 September 2022 | 14:00 WIB

Putri Candrawathi Buka Rekening Pinjam Nama Ajudan, Ada Saldo Capai Ratusan Juta, Semua Dikuasai Istri Ferdy Sambo

Putri Candrawathi Buka Rekening Pinjam Nama Ajudan, Ada Saldo Capai Ratusan Juta, Semua Dikuasai Istri Ferdy Sambo

Cianjur | Rabu, 14 September 2022 | 13:27 WIB

Anak Buah Ferdy Sambo yang Intimidasi Wartawan Dimutasi 2 Tahun

Anak Buah Ferdy Sambo yang Intimidasi Wartawan Dimutasi 2 Tahun

Sukabumi | Rabu, 14 September 2022 | 13:15 WIB

Bharada E dalam Bahaya, Pengacara: Ada Upaya Dikorbankan Melalui Skema Lie Detector

Bharada E dalam Bahaya, Pengacara: Ada Upaya Dikorbankan Melalui Skema Lie Detector

Bandung | Rabu, 14 September 2022 | 11:38 WIB

Kini Membelot, Bripka RR Diduga Punya Utang Budi sampai Takut Berhadapan dengan Ferdy Sambo

Kini Membelot, Bripka RR Diduga Punya Utang Budi sampai Takut Berhadapan dengan Ferdy Sambo

News | Rabu, 14 September 2022 | 12:42 WIB

Terkini

Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI

Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat

Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial

Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z

Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:30 WIB

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:15 WIB

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Opini | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×