Soal Invisible Power, PPP Sebut Parpol Pemerintah Tak Pernah Hambat Partai Lain Bentuk Koalisi

Rizki Nurmansyah, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 17 September 2022 | 17:09 WIB
Soal Invisible Power, PPP Sebut Parpol Pemerintah Tak Pernah Hambat Partai Lain Bentuk Koalisi
Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP PPP Arsul Sani menyebut selama ini partai-partai yang berada di pemerintahan tidak pernah melakukan hambatan terhadap Partai Demokrat untuk membangun koalisi Pilpres 2024.

Ia meminta Demokrat agar tak menyalahkan pihak eksternal jika kekinan belum membangun koalisi.

"Hambatan bagaimana? Wong kami yang di KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) juga welcome kalau PD (Partai Demokrat) mau gabung," kata Arsul saat dihubungi, Sabtu (17/9/2022).

Ia menyadari kekinian Demokrat sedang intens menjalin komunikasi penjajakan koalisi bersama NasDem dan PKS.

Menurutnya, jika ketiga parpol itu sudah ada kesepakatan berkoalisi, maka hambatan tersebut tidak akan pernah terlihat.

"Memangnya parpol sebesar Nasdem atau PKS bisa diatur-atur oleh kekuatan eksternal, jawabannya tentu tidak," ungkapnya.

"Jadi kalau kemudian belum terjadi koalisi ya buat saya faktornya adalah karena ketiganya belum sepakat tentang platform koalisinya atau memandang belum perlu membentuk koalisi sekarang," sambungnya.

Lebih lanjut, ia meminta Demokrat tak terus menyalahkan pihak eksternal jika memang belum ada kesepakatan koalisi.

"Tapi ya jangan terus menyalahkan kekuatan eksternal, itu bukan komunikasi publik yang baik," pungkasnya.

baca juga

Invisible Power

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman menyebut ada kekuatan tidak terlihat alias invisible power yang hendak mengganggu lahirnya koalisi baru jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Invisible power itu disebutnya didukung oleh kelompok penguasa saat ini.

"Ya, itu tadi ada invisible power yang mengganggu yang tidak ingin ada koalisi di luar yang dikehendaki oleh penguasa sekarang ini kan," kata Benny di kawasan Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Invisible power tersebut yang ditekankan oleh Partai Demokrat melalui pidato yang disampaikan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Benny juga turut meminta kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan guna menghambat munculnya koalisi baru.

Benny tidak mau kalau pesta demokrasi nantinya malah dicemari oleh cara-cara yang tidak adil. Apalagi kalau memanfaatkan kekuasaan untuk mematikan persaingan hingga menghadang munculnya calon presiden nan potensial.

"Itu menghambat persaingan sehat dalam demokrasi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi IBUKOTA Rayakan Ulang Tahun Kemenangan Gugatan Warga Negara atas Hak Udara Bersih

Koalisi IBUKOTA Rayakan Ulang Tahun Kemenangan Gugatan Warga Negara atas Hak Udara Bersih

Metro | Sabtu, 17 September 2022 | 13:48 WIB

Isu Invisible Power, PPP Ajak Semua Kekuatan Politik Tidak Mengembangkan Pandangan Imajinatif

Isu Invisible Power, PPP Ajak Semua Kekuatan Politik Tidak Mengembangkan Pandangan Imajinatif

News | Sabtu, 17 September 2022 | 12:45 WIB

2024 Masih Jauh, SBY Sudah Siap Turun Gunung Gegara Cium Tanda-Tanda Kecurangan Pemilu

2024 Masih Jauh, SBY Sudah Siap Turun Gunung Gegara Cium Tanda-Tanda Kecurangan Pemilu

News | Sabtu, 17 September 2022 | 12:17 WIB

Terkini

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×