Adian Napitupulu Balas Tudingan Proyek 'Gunting Pita' dengan Data, Nilai Pernyataan AHY Hoaks

Dany Garjito | Sekar Anindyah Lamase | Suara.com

Senin, 19 September 2022 | 10:27 WIB
Adian Napitupulu Balas Tudingan Proyek 'Gunting Pita' dengan Data, Nilai Pernyataan AHY Hoaks
Adian Napitupulu di DPR, Jumat (16/8/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Politisi PDIP Adian Napitupulu membalas soal tudingan proyek 'Gunting Pita' yang dilontarkan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam rilis media, Adian Napitupulu menjawab keras AHY dengan judul 'AHY JANGAN CUMA BICARA, MANA DATA, FAKTA DAN ANGKANYA'.

Adian Napitupulu mengaku kasihan usai membaca pernyataan AHY terkait sindiran pemerintah Jokowi mengenai pembangunan infrastruktur yang dinilai hanya seremoni 'gunting pita'. Menurutnya, AHY menyampaikan data yang salah terkait klaim pembangunan infrastruktur saat era Jokowi.

"Saran untuk teman teman di Partai Demokrat tolong jangan jerumuskan AHY. Kan kasihan sudah sewa tempat mahal, bicara di hadapan 3.000 kader pakai sound system ribuan watt, di liput banyak media,..... eh data yang disampaikan salah total," tulis Adian Napitupulu dalam rilis media dipetik Suara.com, Minggu (18/09/2022).

Terkaita hal tersebut, Adian Napitupulu pun lantas membeberkan mulai dari data, angka dan fakta dalam rangka pembuktian pernyataan AHY apakah bohong atau terbukti benar.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat 2022 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9/2022). [ANTARA]
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat 2022 di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9/2022). [ANTARA]

Dala rilis itu, Adian Napitupulu mengambil 3 contoh jenis infrastruktur. Adian Napitupulu turut membandingkan proyek infrastruktur di era pemerintahan SBY dengan Jokowi.

"Pertama Jalan Tol : Jalan Tol yang di bangun SBY di periode 2005 hingga 2014 mulai dari konstruksi hingga gunting pita total 189,2 km. Sementara jalan tol yang di mulai konstruksi nya di pemerintahan SBY tapi di selesaikan oleh Jokowi total ada 222 km. Kalau total panjang jalan tol yang dimulai era Jokowi tahun 2015 hingga nanti 2023 total sepanjang 2.290 km," tulisnya.

Setelah itu, Adian menuliskan kembali perbandingan proyek infrastruktur bandara.

"Kedua, Bandara : Hingga akhir 2014 SBY menyelesaikan 24 Bandara yang sebagian besar sudah dikerjakan oleh Presiden sebelum SBY. Jadi SBY hanya meneruskan sebagian lalu ikutan gunting pita, bukan membangun seluruhnya dari awal," ungkap Adian.

"Sementara Bandara yang ground breakingnya dilakukan SBY tapi akhirnya diselesaikan Jokowi jumlahnya ada 7 Bandara yaitu Kertajati, Tebelian, Muara Teweh, Buntukunik, Morowali, Miangas dan Namniwel. Adapun Bandara yang konstruksinya di mulai oleh Jokowi sejak 2015 dan akan selesai 2023 total ada 31 Bandara," lanjutnya.

Terakhir, Adian membeberkan data perbandingan soal pembangunan bendungan yang lagi-lagi tak lupa membandingkan proyek SBY dan Jokowi.

"Ketiga, Bendungan : Beberapa Bendungan di mulai konstruksinya tahun 2014 beberapa bulan sebelum masa jabatan SBY berakhir seperti, Bendungan Tentip, Raknamo, Logung, Gondang dan Pidekso. Ke 5 Bendungan ini Sby mungkin hanya sempat melakukan seremoni peletakan batu pertama saja, ya kira kira bermodal 1 sak semen dan beberapa buah batu saja. Kenapa demikian? Karena memang masa jabatan Sby di tahun 2014 secara konstitusional hanya 10 bulan saja," terangnya.

"Lalu berapa Bendungan yang bisa di bilang SBY berperan cukup besar walaupun juga tidak selesai? Kira kira ada 13 Bendungan saja. Itupun penyelesaiannya tetap di tangan Jokowi," sambung Adian.

"Orang mungkin bertanya, berapa bendungan yang konstruksinya di bangun Jokowi dan selesai di era periode Jokowi? Dalam data saya dari 2015 hingga nanti 2023 total ada 39 Bendungan sementara 4 lagi diresmikan tahun 2025 bonus bagi pemerintahan berikutnya," lanjutnya menambahkan.

Tiga jenis infrastruktur tersebut dinilai Adian Napitupulu bahwa pernyataan AHY tidaklah benar atau hoaks.'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Serangan Bjorka, Ini Rekomendasi Langkah-langkah Strategis Pengamanan Data

Heboh Serangan Bjorka, Ini Rekomendasi Langkah-langkah Strategis Pengamanan Data

Press Release | Minggu, 18 September 2022 | 16:19 WIB

Soal Pembangunan Infrastruktur, Politisi Golkar Sebut Era Jokowi Jauh di Atas SBY

Soal Pembangunan Infrastruktur, Politisi Golkar Sebut Era Jokowi Jauh di Atas SBY

Bisnis | Minggu, 18 September 2022 | 13:24 WIB

Senyum Kecut Irma Suryani Tanggapi Sindiran AHY Proyek 'Gunting Pita': Menurut Saya Nggak Pas!

Senyum Kecut Irma Suryani Tanggapi Sindiran AHY Proyek 'Gunting Pita': Menurut Saya Nggak Pas!

Hits | Minggu, 18 September 2022 | 14:03 WIB

Ngeri Jika Tiga Partai Ini Dukung AHY: PDI Perjuangan Bisa Keok Pemilu 2024

Ngeri Jika Tiga Partai Ini Dukung AHY: PDI Perjuangan Bisa Keok Pemilu 2024

| Minggu, 18 September 2022 | 11:25 WIB

Mulai Dilelang, 7 Proyek Perbaikan Jalan di Bontang Capai Rp 14,8 Miliar, Target Selesai Sampai Oktober

Mulai Dilelang, 7 Proyek Perbaikan Jalan di Bontang Capai Rp 14,8 Miliar, Target Selesai Sampai Oktober

Kaltim | Minggu, 18 September 2022 | 08:34 WIB

Waspada, Data Pengguna TikTok Disebut Rawan Diakses

Waspada, Data Pengguna TikTok Disebut Rawan Diakses

Tekno | Minggu, 18 September 2022 | 07:36 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB