Ayah Mahsa Amini: Saya Ingin Lihat Putri Saya, Tapi Tidak Diizinkan Masuk

Siswanto, BBC

Jum'at, 23 September 2022 | 14:33 WIB
Ayah Mahsa Amini: Saya Ingin Lihat Putri Saya, Tapi Tidak Diizinkan Masuk
BBC

Suara.com - Ayah dari Mahsa Amini, perempuan berusia 22 tahun yang kematiannya telah menyebabkan gelombang protes besar di seluruh Iran, menuduh pihak berwenang berbohong.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC Persia, Amjad Amini mengatakan bahwa dia tidak diizinkan untuk melihat laporan otopsi putrinya.

Amjad juga menyangkal tudingan yang menyebut anaknya memiliki masalah kesehatan yang buruk.

Dia mengatakan beberapa saksi telah memberi tahu keluarga bahwa anaknya dipukuli dalam tahanan polisi.

Pihak berwenang Iran telah membantah tudingan itu.

Mahsa Amini ditahan karena diduga melanggar aturan berhijab.

Perempuan Kurdi dari kota barat laut Saqez itu meninggal di Rumah Sakit Teheran pada hari Jumat, setelah berada selama tiga hari dalam keadaan koma.

Penangkapan Mahsa

Pihak berwenang Iran mengatakan Amini tidak dianiaya, tetapi menderita "gagal jantung mendadak" setelah dia ditahan di Teheran oleh polisi moral negara itu.

Tetapi Amjad mengatakan, saudara laki-laki korban berusia 17 tahun, Kiarash, yang ada di sana ketika penahanan, diberitahu bahwa Amini telah dipukuli.

baca juga

"Anak saya bersamanya. Beberapa saksi mengatakan kepada anak saya bahwa dia [Amini] dipukuli di dalam mobil van dan di kantor polisi," katanya.

"Anak lelaki saya memohon mereka untuk tidak membawanya, tetapi dia dipukuli juga, pakaiannya dirobek.

"Saya meminta mereka untuk menunjukkan kamera di tubuh petugas keamanan, tapi mereka bilang kamera kehabisan baterai."

Pihak berwenang Iran menyebut, Amini telah mengenakan pakaian tidak sopan pada saat penangkapannya.

Namun ayah Amini, bagaimanapun, mengatakan bahwa ankanya selalu mengenakan mantel panjang.

Dicegah petugas kesehatan

Selain itu, Amjad juga mengatakan bahwa dia berulang kali dilarang oleh staf medis untuk melihat tubuh putrinya setelah kematian.

"Saya ingin melihat putri saya, tetapi mereka tidak mengizinkan saya masuk," katanya.

Bahkan, Amjad mengatakan, ketika dia meminta untuk melihat laporan autopsi anaknya, dokter malah menjawab: "Saya akan menulis apa pun yang saya inginkan, dan itu tidak ada hubungannya dengan Anda."

Hingga kini, kata Amja, tidak ada informasi apapun terkait otopsi yang telah dirilis kepada pihak keluarga.

Bahkan, dia mengatakan, baru melihat jenazah putrinya setelah dibungkus untuk dimakamkan, hanya kaki dan wajahnya yang terlihat.

"Ada memar di kakinya," katanya. "Saya meminta dokter untuk memeriksa kakinya."

Amini mengatakan, pihak berwenang berjanji untuk menyelidiki penyebab cedera. Tapi, hingga kini, dia tidak mendengar kabar dari mereka.

"Mereka mengabaikan saya. Mereka sekarang berbohong."

Dalam pernyataan sebelumnya, Mehdi Faruzesh, Direktur Jenderal Kedokteran Forensik Provinsi Teheran, mengatakan: "Tidak ada tanda-tanda cedera di kepala dan wajah, tidak ada memar di sekitar mata, atau patah tulang di dasar tengkorak Mehsa Amini yang diamati."

Pihak berwenang juga mengatakan tidak ada tanda-tanda cedera internal.

Tuduhan kesehatan

Amjad juga membantah tudingan yang menyebut putrinya memiliki masalah kesehatan yang menjadi penyebab kematiannya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kedokteran Forensik Provinsi Teheran mengatakan, Amini telah menjalani operasi otak pada usia delapan tahun.

"Mereka berbohong," kata Amjad.

"Dia tidak pernah ke rumah sakit sama sekali dalam 22 tahun terakhir, selain beberapa penyakit yang berhubungan dengan flu.

"Dia tidak pernah menderita kondisi medis apa pun, dia tidak pernah menjalani operasi."

BBC telah mewawancarai dua teman sekelas Amini.

Mereka juga mengaku tidak pernah melihat ataupun mendengar bahwa Amini menjalani pengobatan di rumah sakit sebelumnya.

Amjad juga membantah klaim lain tentang kesehatan putrinya - yang menyebut Amini telah berulang kali jatuh dan pingsan baru-baru ini saat bekerja di sebuah toko - menggambarkannya sebagai "palsu".

Mimpi kuliah yang pupus

Menurut keluarganya, Amini seharusnya mulai belajar di universitas minggu depan.

Perjalanan mereka ke Teheran akan menjadi liburan terakhirnya sebelum kursusnya dimulai.

"Dia ingin belajar mikrobiologi," kata Pak Amini. "Dia ingin menjadi dokter - itu adalah mimpi yang tidak pernah menjadi kenyataan.

"Ibunya sangat sakit, kami semua merindukannya.

"Seharusnya kemarin dia berulang tahun yang ke-23."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Presiden AS Donald Trump Ejek Nama Nabi Muhammad

Presiden AS Donald Trump Ejek Nama Nabi Muhammad

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:26 WIB

Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad di Tengah Ketegangan Timur Tengah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Jet Tempur AS Lumpuhkan Kapal Kargo Misterius, Situasi Teluk Oman di Luar Kendali

Jet Tempur AS Lumpuhkan Kapal Kargo Misterius, Situasi Teluk Oman di Luar Kendali

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:55 WIB

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Tips Tampil Bersinar di Depan Panggung dalam Buku Let's Speak

Tips Tampil Bersinar di Depan Panggung dalam Buku Let's Speak

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Permata Bank Raih Laba Bersih Rp2,6 Triliun hingga Kuartal III 2026

Permata Bank Raih Laba Bersih Rp2,6 Triliun hingga Kuartal III 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:27 WIB

Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!

Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:18 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:11 WIB

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

×