AHY Copot Sementara Lukas Enembe, Ini 7 Poin Sikap Demokrat soal Dugaan Kasus Korupsinya

Farah Nabilla

Kamis, 29 September 2022 | 19:34 WIB
AHY Copot Sementara Lukas Enembe, Ini 7 Poin Sikap Demokrat soal Dugaan Kasus Korupsinya
Lukas Enembe dan AHY

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi mencopot sementara Lukas Enembe sebagai Ketua DPD Demokrat Papua setelah terjerat kasus suap korupsi. Kekinian AHY menunjuk Willem Wandik sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Demokrat Papua.

AHY menyampaikan bahwa Demokrat mendukung penuh upaya Lukas untuk mencari keadilan. Dalam upaya itu beberapa waktu terakhir Lukas memang tak fokus jalankan tugasnya sebagai Ketua DPD Demokrat Papua. Simak penjelasan sikap Demokrat terhadap Lukas Enembe berikut ini.

Sikap Demokrat Terhadap Lukas Enembe

AHY mengungkap keputusan yang diambil berdasarkan atas konsultasi bersama dengan majelis tinggi partai. Selain itu Demokrat juga sudah mempelajari kasus hukum yang menimpa Lukas Enembe. Sementara itu sebelumnya KPK menyatakan pihaknya hingga kini belum mendapatkan informasi yang sahih soal kondisi kesehatan Gubernur Lukas Enembe setelah beberapa kali mangkir pemanggilan dengan alasan sakit.

Partai Demokrat punya tujuh sikap menanggapi kasus dugaan korupsi Lukas Enembe yakni sebagai berikut:

  1. Partai Demokrat memegang teguh komitmen untuk mendukung segala upaya penegakan hukum di negeri Indonesia terlebih dalam hal pemberantasan korupsi.
  2. Partai Demokrat mendukung serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kami mohon hukum ditegakkan secara adil, jangan sampai ada politisasi dalam prosesnya.
  3. Kami mendukung upaya hukum Lukas Enembe untuk mencari keadilannya. Selama proses tersebut berjalan maka kami menunjukkan Willem Wandik sebagai pelaksana tugas ketua DPD PD di Papua.
  4. Willem Walik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
  5. Partai Demokrat menghormati dan memegang teguh asas praduga tak bersalah. Jika Lukas Enembe tidak terbukti bersalah maka akan dikembalikan jabatannya. Namun jika Lukas Enembe terbukti bersalah maka kami akan mengangkat ketua definitif dengan cara musyawarah daerah luar biasa.
  6. Partai Demokrat tidak akan melakukan intervensi dalam proses hukum untuk apapun. Walau begitu, kami tetap akan menyiapkan tim bantuan hukum jika dibutuhkan. Hal ini berlaku sama kepada semua kader Partai Demokrat.
  7. Semua kader Partai Demokrat diharapkan tetap tenang.

Kasus Lukas Enembe

Lukas Enembe sebelumnya tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan masih sakit. Dari pemanggilan tersebut, Lukas akan diperiksa KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua. 

Panggilan itu merupakan yang kedua untuk Lukas Enembe setelah sebelumnya ia tidak menghadiri panggilan dalam kapasitas sebagai saksi pada Senin (12/9/2022) lalu. Oleh karenanya, KPK mengharapkan peran kuasa hukum yang seharusnya bisa menjadi perantara yang baik agar proses penanganan perkara berjalan efektif dan efisien.

Kontributor : Trias Rohmadoni

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paulus Waterpauw Bantah Pengacara Lukas Enembe yang Sebut Dirinya Objek Lobi Kepala BIN dan Mendagri agar Jadi Wagub

Paulus Waterpauw Bantah Pengacara Lukas Enembe yang Sebut Dirinya Objek Lobi Kepala BIN dan Mendagri agar Jadi Wagub

News | Kamis, 29 September 2022 | 19:32 WIB

Sudah 18 Tahun SBY dan Megawati Berseteru, Begini Asal Mulanya

Sudah 18 Tahun SBY dan Megawati Berseteru, Begini Asal Mulanya

News | Kamis, 29 September 2022 | 19:03 WIB

Moeldoko Buka Suara soal Kasus Hukum yang Menjerat Lukas Enembe

Moeldoko Buka Suara soal Kasus Hukum yang Menjerat Lukas Enembe

Riau | Kamis, 29 September 2022 | 18:15 WIB

Soal Safari Politik Puan Maharani ke AHY, Demokrat: Kami Sangat Terbuka

Soal Safari Politik Puan Maharani ke AHY, Demokrat: Kami Sangat Terbuka

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:38 WIB

PDIP Tak Merasa Jadi Tertuduh, Demokrat: Pernyataan SBY Soal Pemilu Ditujukan untuk Siapapun yang Curang

PDIP Tak Merasa Jadi Tertuduh, Demokrat: Pernyataan SBY Soal Pemilu Ditujukan untuk Siapapun yang Curang

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:32 WIB

Aliran Uang Lukas Enembe Diduga Mengalir ke Kasino di Perth

Aliran Uang Lukas Enembe Diduga Mengalir ke Kasino di Perth

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:20 WIB

Safari Politik Puan ke AHY Ingin Dinginkan Suasana, Masinton PDIP: Jangan Semua Meruncingkan Ini

Safari Politik Puan ke AHY Ingin Dinginkan Suasana, Masinton PDIP: Jangan Semua Meruncingkan Ini

News | Kamis, 29 September 2022 | 16:55 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×