Kutuk Tragedi Kanjuruhan, Ahmad Sahroni Malah Dirujak Gegara Pasang Foto Berukuran Raksasa

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:17 WIB
Kutuk Tragedi Kanjuruhan, Ahmad Sahroni Malah Dirujak Gegara Pasang Foto Berukuran Raksasa
Politikus NasDem Ahmad Sahroni panen kritikan karena menggunakan foto berukuran besar di poster ungkapan duka cita atas terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter Arema FC. (Twitter/@NasDem)

Suara.com - Duka mendalam dirasakan Indonesia, khususnya para penggemar olahraga sepak bola Tanah Air. Lebih dari 170 nyawa melayang dalam kerusuhan pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasional Demokrat Ahmad Sahroni menjadi salah satu pihak yang ikut mengutuk insiden yang terjadi.

Sebuah mobil polisi rusak di lapangan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam, akibat kericuhan yang terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. ANTARA/Vicki Febrianto
Sebuah mobil polisi rusak di lapangan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam, akibat kericuhan yang terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. ANTARA/Vicki Febrianto

Dilihat Suara.com di akun Twitter resmi NasDem, tampak unggahan gambar ungkapan dukacita atas tragedi kemanusiaan yang terjadi diikuti dengan desakan agar pihak-pihak bertanggung jawab segera dicopot.

"Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, kakak @ahmadsahroni88 meminta untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi di dunia sepak bola Indonesia. Siapapun yang bertindak di lapangan harus segera diperiksa, harus segera dicopot!" cuit @NasDem, dikutip pada Minggu (2/10/2022).

Sementara unggahan gambarnya memperlihatkan suasana rusuh di Stadion Kanjuruhan dengan tambahan foto Ahmad Sahroni serta pernyataan resminya.

"Duka Cita Sepak Bola Indonesia," begitulah tulisan di foto tersebut. "Tragedi besar dalam sejarah olahraga. Siapapun yang bertindak di lapangan harus segera diperiksa, harus segera dicopot. Siapapun."

Namun ungkapan duka ini rupanya malah membuat Ahmad Sahroni panen kritik dari warganet. Banyak warganet yang mengecam penggunaan foto berukuran raksasa dari sang politikus, bahkan sampai menutupi foto kerusuhan yang terjadi.

"Kurang gede tu bang fotonya, ini saya bantu biar lebih gede," kritik warganet.

"Muka segede gaban gitu buat apaaaaaaaaaaaaaa," kecam warganet.

baca juga

"Gasopan banget sahroni belasungkawa sambil beatbox," celetuk warganet, mengkritik pose foto Ahmad Sahroni yang dipasang di gambar tersebut.

"Yo fotomu yang gede banget itu dicopot dari poster ucapan belasungkawa lah yang paling bener -_-" komentar warganet lain.

"Kirain beda nih orang ternyata sama aja capernya kek politisi lain wkw," timpal yang lainnya.

Jeritan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Tangkapa layar kekecewaan keluarga korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. (Twitter/@bbbbaall)
Tangkapan layar kekecewaan keluarga korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. (Twitter/@bbbbaall)

Hingga Minggu (2/10/2022), tragedi yang terjadi usai suporter Arema FC mengamuk akibat kekalahan klub sepak bola kesayangannya itu mengakibatkan 170 lebih orang meninggal dunia.

Demografi korbannya juga beragam, termasuk remaja berusia belasan tahun yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.

Termasuk di antaranya adalah 3 keponakan pemilik akun Twitter @bbbbaall. Lewat cuitan Twitter-nya yang melampirkan foto jenazah kala didoakan keluarga, @bbbbaall meluapkan emosinya.

"Siapapun kalian yang menembakan gas air mata semalam, kalian adalah pembunuh!" kecamnya, dikutip dari Selebtek Suara.

Pasalnya polisi menggunakan gas air mata untuk memukul mundur suporter Arema FC yang memaksa masuk ke lapangan.

Padahal menurut FIFA Safety and Security Regulation, lebih tepatnya di poin 19B, penggunaan senjata api dan gas pengendali massa dilarang di pertandingan sepak bola.

"No firearms or 'crowd control gas' shall be carried or used (senjata api atau 'gas pengendali massa' tidak boleh dibawa atau digunakan)," begitulah aturan dari FIFA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Suara Terkait Tragedi Kanjuruhan, PSSI Beri Laporan Kepada FIFA

Buka Suara Terkait Tragedi Kanjuruhan, PSSI Beri Laporan Kepada FIFA

Foto | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:27 WIB

Raungan Sirine Bikin Publik Merinding, Puluhan Ambulans Beriringan Bawa Korban Tragedi Kanjuruhan

Raungan Sirine Bikin Publik Merinding, Puluhan Ambulans Beriringan Bawa Korban Tragedi Kanjuruhan

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:05 WIB

Arema FC Buka Suara Soal Tragedi Kanjuruhan, Manajemen Akan Bentuk Ini

Arema FC Buka Suara Soal Tragedi Kanjuruhan, Manajemen Akan Bentuk Ini

Purwasuka | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:02 WIB

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi ke Kapolri: Investigasi dan Usut Tuntas Kasus Ini

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi ke Kapolri: Investigasi dan Usut Tuntas Kasus Ini

Batam | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Selamat dari Tragedi Kanjuruhan, Pria Ini Ungkap Detik-detik Sebelum Kericuhan Pecah Hingga Ratusan Orang Tewas

Selamat dari Tragedi Kanjuruhan, Pria Ini Ungkap Detik-detik Sebelum Kericuhan Pecah Hingga Ratusan Orang Tewas

Kalbar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×