Liga 1 Main Kemalaman, Panpelnya Mau Nonton Ikatan Cinta Dulu?

Rifan Aditya

Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:27 WIB
Liga 1 Main Kemalaman, Panpelnya Mau Nonton Ikatan Cinta Dulu?
Liga 1 Main Kemalaman, Panpelnya Mau Nonton Ikatan Cinta Dulu? - Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam berujung tragedi. [Twitter]

Suara.com - Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka heran dengan jadwal pertandingan Liga 1 yang terlalu malam. Menurutnya, kick off laga yang dimulai pada pukul 20.30 atau jam setengah sembilan malam ini kemalaman.

Hal itu ia sampaikan dalam cuitan di akun Twitter, @gibran_tweet pada Senin (3/10/2022). Anak pertama Presiden Joko Widodo ini heran dan mempertanyakan siapa yang mencetuskan jadwal pertandingan tersebut.

"Pertandingan bola jam 20.30 kuwi idene sopo to? (pertandingan bola jam 20.30 itu idenya siapa)," tulis Gibran.

Ayah Jan Ethes merasa jam main bola seperti itu terlalu malam. Ia pun memberi sindiran kepada panita pelaksananya.

"Bengi men. Lha opo panpel karo wasite meh nonton ikatan cinta sek to? (Terlalu malam. Lha apa panpel dan wasitnya mau nonton Ikatan Cinta dulu)," ujar Gibran.

Ia menambahkan, "Tanding paling penak kuwi sekitar jam 15.30 atau 19.30 (Tanding itu paling enak sekitar jam 15.30 atau 19.30)".

Kemudian dalam cuitan yang lain, Gibran mengungkapkan kesepakatannya dengan pendapat Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda. Dalam tulisan yang diunggah ke situs happywednesday.id (3/8/2022), Azrul mengungkapkan beberapa kerugian jika pertandingan digelar terlalu malam.

Bahkan menurut Azrul sendiri, kick off laga yang dimulai pukul 20.30 WIB alasannya demi rating. Akan tetapi, Liga 1 tidak punya pilihan, harus menurut dengan yang membayar yaitu pemegang hak siar televisi, ujar Azrul.

Kemudian Gibran memberi komentar, "WES POKOKE AKU SETUJU KARO MAS AZRUL. BAL2AN OJO KEBENGEN (Pokoknya aku setuju denga mas Azrul. Sepak bola jangan kemalaman)"

Tanding Malam Berujung Kelam

Kerugian terbesar jadwal pertandingan terlalu malam Liga 1 adalah Tragedi Kanjuruhan. 125 nyawa melayang, puluhan orang luka berat dan ratusan lainnya luka ringan.

Pedihnya air mata tak hanya karena gas. Banyak orang tua yang kehilangan anak dan anggota keluarganya dalam tragedi Sabtu malam (1/10/2022) ini.

Bahkan rata-rata korban adalah anak remaja dan wanita. Mereka terjebak tak bisa keluar stadion saat polisi membubarkan massa secara paksa dengan menembakkan gas air mata ke tribun.

Sebenarnya pihak Arema pun telah meminta jadwal pertandingan dimajukan menjadi sore. Namun akhirnya ditolak PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Atas permintaan Kapolres Malang sudah kita kirim (permohonan memajukan kick-off). Setelah itu PT LIB menjawab dan menetapkan bahwa jadwal tetap seperti sedia kala," ungkap Ali Rifki Manajer Arema FC seperti dimuat Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain "Liga Indonesia Dibekukan 8 Tahun", Ini 6 Sanksi FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan

Selain "Liga Indonesia Dibekukan 8 Tahun", Ini 6 Sanksi FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan

Deli | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:16 WIB

Ribuan Bonek Berkumpul di Tugu Pahlawan Surabaya sebagai Bentuk Bela Sungkawa Atas Tragedi Kanjuruhan

Ribuan Bonek Berkumpul di Tugu Pahlawan Surabaya sebagai Bentuk Bela Sungkawa Atas Tragedi Kanjuruhan

Surabaya | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:22 WIB

Kisah Kakek Selamatkan Cucu dari Maut Tragedi Kanjuruhan, di Tengah Aremania Hingga Ditembak Gas Air Mata

Kisah Kakek Selamatkan Cucu dari Maut Tragedi Kanjuruhan, di Tengah Aremania Hingga Ditembak Gas Air Mata

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:19 WIB

Pamit Terakhir Fajar ke Ibu ke Kanjuruhan, Kakak Tengah Malam Mencari Adiknya, Lalu Ketemu Sudah Jadi Jenazah

Pamit Terakhir Fajar ke Ibu ke Kanjuruhan, Kakak Tengah Malam Mencari Adiknya, Lalu Ketemu Sudah Jadi Jenazah

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:54 WIB

Tim Gabungan Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Mulai Pemetaan Masalah Malam Ini

Tim Gabungan Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Mulai Pemetaan Masalah Malam Ini

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Kepanikan Suporter Arema Saat Terjebak di Dalam Stadion Kanjuruhan: Aduh Pak, Enggak Kuat Aku

Kepanikan Suporter Arema Saat Terjebak di Dalam Stadion Kanjuruhan: Aduh Pak, Enggak Kuat Aku

Kaltim | Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:43 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB