'Tragedi yang Memakan Ratusan Korban Jiwa di Kanjuruhan Tak Bisa Dilepaskan dari Tanggung Jawab PSSI'

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:49 WIB
'Tragedi yang Memakan Ratusan Korban Jiwa di Kanjuruhan Tak Bisa Dilepaskan dari Tanggung Jawab PSSI'
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Koordinator Presidium Demokrasiana Institute Zaenal Abidin Riam menilai bahwa tragedi Kanjuruhan merupakan peristiwa yang amat memilukan. Harus ada pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang menelan ratusan korban jiwa itu.

Menurutnya, tragedi yang telah menewaskan ratusan korban jiwa itu tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab PSSI.

"Tragedi yang memakan ratusan korban jiwa di Kanjuruhan Malang ini tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab PSSI sebagai lembaga induk sepak bola di Indonesia,” kata Zaenal Abidin Riam dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Zaenal menegaskan bahwa penyelenggaraan liga sepak bola di Indonesia ini secara umum merupakan tanggung jawab PSSI dan menugaskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai badan teknis yang mengurus liga.

Pada tingkat operasional liga, panitia pelaksana yang bekerja sama dengan klub tuan rumah untuk memastikan jalannya pertandingan dibentuk oleh PT LIB.

Setelah itu, panitia pelaksana bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI demi menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan liga.

"Dalam hal pelaksanaan, demi menjaga keamanan dan ketertiban, maka panitia pelaksana bekerja sama dengan pihak kepolisian dan jajaran TNI setempat untuk mengamankan jalannya pertandingan,” kata pria yang akrab disapa Enal ini.

Dilihat dari alur penyelenggaraan liga, menurutnya PSSI yang menjadi penanggungjawab utama berjalannya liga sepak bola di Indonesia.

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya membuat sedikitnya 125 orang meninggal dunia. Kasus ini menjadi yang kedua terbesar di dunia dan saat ini banyak mendapat sorotan.

baca juga

Presiden Joko Widodo juga memerintah jajaran di bawahnya untuk melakukan investigasi dengan cepat kasus yang korbannya juga menimpa anak-anak dan perempuan itu.

Pemerintah bahkan langsung membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) yang dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Dalam TGIPF yang berjumlah 13 orang juga ada di dalamnya Menpora Zainudin Amali. Selain itu ada akademisi Rhenald Kasali dan Sumaryanto. Berikutnya pengamat olahraga, jurnalis, KONI, kemitraan hingga mantan pemain sepak bola nasional. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertanyakan SOP, Anggota DPR ke Polisi: Kenapa Tembakkan Gas Air Mata ke Tribun Stadion Kanjuruhan?

Pertanyakan SOP, Anggota DPR ke Polisi: Kenapa Tembakkan Gas Air Mata ke Tribun Stadion Kanjuruhan?

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:45 WIB

Kompolnas Awasi Kinerja Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan Bentukan Kapolri: Kami Ikut Cek Langsung

Kompolnas Awasi Kinerja Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan Bentukan Kapolri: Kami Ikut Cek Langsung

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:44 WIB

9 Anggota Brimob Jatim Dicopot Buntut Insiden Kanjuruhan Malang, Ini Nama-namanya

9 Anggota Brimob Jatim Dicopot Buntut Insiden Kanjuruhan Malang, Ini Nama-namanya

Purwasuka | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:42 WIB

Timnas Indonesia U-17 Menang Telak Dipersembahkan Untuk Para Korban Stadion Kanjuruhan Malang

Timnas Indonesia U-17 Menang Telak Dipersembahkan Untuk Para Korban Stadion Kanjuruhan Malang

Semarang | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:42 WIB

Bisingnya Deklarasi Capres di Tengah Tangisan Tragedi Kanjuruhan, 'Nir Empati'

Bisingnya Deklarasi Capres di Tengah Tangisan Tragedi Kanjuruhan, 'Nir Empati'

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:34 WIB

Terkini

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

×